Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pengalaman Saya Mengenai Polip Endometrium

MY STORY  |  PREGNANCY  |  08 May '18


Kali ini aku mau sharing tentang pregnancy aku yang dulu. Sebenarnya keinginan sharing ini karena lumayan banyak teman aku yang suka tanya: "Kamu dulu kosong berapa bulan? Dulu bisa hamil gimana sih?" ini pertanyaan yang sering muncul buat aku dari teman yang after married dan masih belum hamil juga setelah lewat 2-3 bulan. 

Karena ini juga pernah jadi kekhawatiran dan momok aku ya dulu, jadi aku mengerti tentang pertanyaan begitu. Jika diingat, memang tidak mudah untuk mendapatkan Dila. Aku progmil selama 2 bulan dan total kosong selama 6 bulan. Jadi aku cek kondisi ke obgyn waktu usia pernikahan 4 bln. Dokter diagnosis aku ada masalah di sekitar tuba palofi (saluran untuk jalannya sperma ke ovarium) namanya POLIP.

Polip  adalah semacam tumor jinak. Sifatnya seperti parasit dan menempel di rahim. Bentuknya seperti jaringan mirip daging, jadi semacam bakteri yang berkembang. Sebenarnya polip tidak berbahaya ya mommies. Tapi namanya juga parasit kan, pasti ada sesuatu hal yang merugikan kita (a.k.a. bikin susah hamil)

Penyakit ini bisa terjadi pada semua usia, terutama di atas 35 tahun. Sebagian besar ditemukan di atas 35 tahun dan hanya 3% yang ditemukan pada usia di bawah 35 tahun. Meski tumor jinak, tetapi Pollip Endometrium bisa berubah menjadi ganas bila tidak dilakukan penyembuhan

Gejala Polip Rahim

  • Menstruasi yang tidak teratur, (jaraknya terlalu dekat)
  • Menstruasi dengan durasi atau volume perdarahan yang berlebihan.
  • Perdarahan di luar siklus menstruasi.
  • Perdarahan setelah menopause.
  • Sulit atau tidak bisa hamil/infertilitas.


Namun, tidak semua penderita polip rahim mengalami gejala yang sama. Terkadang ada penderita yang bahkan sama sekali tidak merasakan gejala apa pun seperti ini. Dari aku pertama dapat haid sampai saat ini, siklus haid aku lancar. Kalaupun haid tidak pernah sakit yang berlebihan, paling hanya hari pertama. Makanya aku sendiri sangat tidak mennyangka kalau ternyata terkena penyakit ini. 

Pengobatan Polip Rahim

Obat

Mengonsumsi obat akan membantu mengatur keseimbangan hormonal, seperti progestin. Ini juga semacam antibiotik supaya jaringannya jinak, melunak dan bisa hilang bersama urin.

Histeroskopi

Selain dipakai sebagai alat diagnostik, histeroskopi juga dapat digunakan sebagai metode pengobatan. Jadi ketika alat itu dimasukkan ke dalam rahim dan ketika terlihat adanya polip, maka langsung dilakukan pengangkatan.

Kuretase

Teknik kuretase ini efektif untuk polip kecil. Kalau di case aku, pertama dokter memberikan obat antibiotik buat menghilangkan polipnya, sambil dokter tetap menjadwalkan buat progmil. Jadi kalau misalnya selama konsumsi obat itu aku hamil, obatnya distop dan tidak perlu ada tindakan apa-apa untuk penyembuhan polip. Jadi kalau persalinan normal, polipnya bisa terdorong keluar bersama bayi nantinya


Tapi, ternyata setelah pemeriksaaan selanjutnya polipnya masih ada dan tidak mempan pakai obat. Akhirnya dokter melakukan tindakan kuret. Tapi kuretnya itu tidak seserem kedengerannya ya mommies. Jadi bukan merusak atau merobek bagian vagina atau rahim kita. Jadi, akan dimasukin alat lewat vagina berbentuk seperti vacuum, trus polipnya disedot. Dan memang sama sekali tidak ada efek apapun. After 1 bulan aku langsung hamil. Ini memang masuk kategori operasi moms, tapi tidak seserem kedengerannya kok Moms. 

Jadi mommies, yang masih galau-galau belum pregnant dan ragu buat periksa, atau semacamnya, check up your condition, tidak masalah Moms, periksain aja. Aku sharing ini agar kita lebih aware dengan kondisi tubuh kita. Yang selama ini kita merasa baik-baik aja tapi ternyata ada something di dalam tubuh yang berbahaya. 

Jangan juga expect yang tinggi kalau sudah periksa or sekali progmil langsung hamil, karena tentunya tidak akan semudah itu. Jika memang belum berhasil hamil berarti masih perlu ditunggu dan diusahakan lagi. Kalau casenya kayak aku, setidaknya kita jadi bisa mencegah suatu hal yang akan berakibat buruk ke depannya. 

Semoga bermanfaat.

By: Mala Sari.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2369 Mala Sari

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

Salah satu resiko yang dapat terjadi pada Ibu hamil adalah keguguran. Setelah itu biasanya Mom akan dianjurkan untuk kuretase.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?