Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pengalaman Menjalani Operasi Pengangkatan Kista saat sedang Hamil

MY STORY  |  PREGNANCY  |  08 Jan '19


Saya memiliki kista sebelum saya menikah, dan saya berencana untuk menjalankan setelah imlek. Namun sebelum waktunya operasi, ternyata saya hamil!

Kemudian saya pun langsung mengabari dokter spesialis kandungan saya akan hal ini. Dokter kemudian menjelaskan jenis kista yang saya miliki (kista saya berbentuk seperti balon berisi cairan bening berukuran kurang lebih 11 cm menempel pada indung telur/ovarium kanan), dan dalam keadaan tidak hamil pun tidak boleh sampai pecah, nah kalau hamil dan janin semakin besar, pastinya akan sangat berisiko untuk pecah. Oleh karena itu, kondisi saya tidak bisa menunggu sampai janin lahir, dan operasi pun akan dilakukan pada saat usia kehamilan saya 14 minggu. 

Saya pun mencari tahu lewat Google. Dan memang usia kandungan yang aman untuk operasi pengangkatan kista adalah di minggu ke 14-15, karena pada usia itu plasenta sudah sempurna dan dapat menjalankan fungsinya.

Dokterpun meyakinkan saya bahwa operasi ini aman walaupun tetap ada risikonya. Operasi bisa dilakukan dengan 2 cara, laparoskopi (dengan alat mesin)  dan laparatomi (dengan tangan dokter), dan saya memilih laparatomi.

Pada saatnya tiba saya sangat santai, sama sekali tidak grogi, saya berterimakasih karena pembawaan dokter yang santai dan mampu menenangkan saya, saya percayakan semua sama dokter dan pasrahkan kepada Tuhan.  

Pada saat operasi, saya diberi infus pada tangan kanan dan obat anti kontraksi pada tangan kiri. Sebisa mungkin dokter tidak menyentuh rahim saya dan hanya bersentuhan dengan indung telur dan kistanya. 

Setelah saya operasi, suster beberapa kali mengecek denyut jantung janin, mencari denyut jantung janin (ini yang bikin deg-degan yah), bersyukur semua selamat, dan janin tetap dalam kondisi kuat. Berkat semua doa dari keluarga dan dokter yang kompeten, saya dan janin saya bisa melewati semuanya dengan baik. Pasca operasi pun saya tetap diresepkan obat anti kontraksi selama beberapa minggu.

Sekarang baby saya sudah lahir dan berumur 15 bulan serta sehat! 

Kasus seperti ini memang jarang terjadi, namun bagi Moms yang mengalami hal yang sama,  tidak perlu khawatirya melainkan segera konsultasikan dengan dokter ahli.

Semoga bermanfaat.

By: Laura Mathilda

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

609 Laura Mathilda

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

6 Daftar Pertanyaan Wajib Sebelum Memilih Tempat Bersalin

Di usia kehamilan saya yang udah mulai memasuki 26w ini, saya sudah mulai berpikir tentang persalinan. Sebagian Moms-to-be juga mungkin [...]

Preggo Story: Prenatal Gentle Yoga Sejak UK 20 Weeks

Hallo Moms, di artikel kali ini saya mau sedikit flashback kegiatan saya saat masa kehamilan kemarin.

Pengalamanku Alami Hidramnion di Usia Kehamilan 25 Minggu

Tak disangka, saya kembali divonis Polihidramnion di usia kandungan 25 minggu.

Ultrasonography (USG) 4 Dimensi

Yakin banget semua pasti familiar dengan USG 2D yang biasa hitam putih & bisa dilihat waktu monthly check up.

Keluhan Umum Selama Kehamilan Trimester 2

Ternyata di trimester 2 kehamilan, beberapa ketidaknyamanan akan muncul lho Moms, apa saja ya?

Preggo Story: Trimester 2, Calon Ibu Harus Pinter

Menikmati masa-masa kehamilan tuh ternyata sangat menyenangkan ya? Banyak sekali hal yang dilalui dan dipelajari

Kehamilan Kosong, Terus Bayinya di Mana?

Hamil kosong, pernah dengar gak moms tentang kehamilan kosong ini?

Placenta Previa: Pengalaman Pendarahan di Usia Kandungan 15 Minggu

1 April 2019 lalu atau tepatnya saat usia kandungan saya 14 minggu, saya mengalami pendarahan ringan.

Trimester Kedua - Waktu yang Tepat untuk Traveling Saat Hamil

Trimester kedua adalah masa yang paling menyenangkan selama hamil, iya gak Moms? Yuk, simak pengalaman mom Floren.