Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pengalaman Kuretase di Usia Kehamilan 11 Minggu

MY STORY  |  PREGNANCY  |  07 May '20


Kehamilan kedua saya kali ini bukan menjadi rejeki kami sekeluarga Moms. Saya harus menjalani kuretase di usia kehamilan 11 minggu karena janinnya tidak berkembang. Sampai dengan minggu ke 9, belum ada tanda-tanda bahwa janin sudah terbentuk jadi saya sebenarnya sudah mempersiapkan mental bahwa kemungkinan buruk bisa saja terjadi. Waktu kontrol ke SPOG, dokter menduga saya Blighted Ovum (BO), namun pada usia kehamilan menjelang 11 minggu, ternyata ada bakal janinnya dan luruh menyisakan plasentanya. 


Karena sejak awal sudah bermasalah, saya pernah bleeding di usia kehamilan 6 minggu, saya tidak pernah berharap banyak. Dan 2 hari sebelum luruh, saya mengalami bleeding lagi tapi bukan darah segar melainkan darah seperti mens yang berwarna coklat dan berbau. Kemudian saya menghubungi dokter lewat aplikasi Whatsapp Akhirnya saya pergi ke dokter dan benar ternyata bakal janin saya sudah luruh. Saya diminta kuret saat itu juga.

Dan setelah mengurus berkas administrasi (saya direkomendasikan dokter memakai BPJS), saya dikuret. Prosesnya sebentar saja Moms, tidak sampai 30 menit. Tapi proses menunggu dan persiapannya yang lama, saya harus menunggu 1 jam untuk dapat dikuret. Perasaan saya campur aduk karena harus meninggalkan Rubi bersama Papahnya, yang memang agak pasif kalau mengurus anak.

Proses kuretnya sendiri, saya berbaring di ranjang tinggi dengan penyangga kaki dan dipasang oksigen, alat pemantau detak jantung dan tekanan darah, serta jarum infus untuk proses anestesi. Awalnya saya takut Moms karena harus bius total sementara waktu operasi caesar saja saya masih sadar. Oh ya, ada bantal yang diselipkan dibawah punggung saya supaya posisi kepala lebih rendah, tapi saya kurang tahu tujuannya apa. Sangat tidak nyaman dan malam hari saat saya istirahat leher saya terasa kaku.

Saat anestesi mulai dilakukan, saya hanya punya waktu sekitar 3-5 detik untuk beristighfar. Dan saat mulai sadar, saya bisa merasakan dokter entah memasukkan apa ke jalan lahir dan perawat yang mendampingi meminta saya menurunkan kaki dari penyangga.

Setelahnya, saya harus beristirahat kurang lebih 2 jam sebelum pulang. Wah kacau sekali saya Moms, Rubi menangis terus mencari saya akhirnya saya beranikan diri untuk mencopot selang oksigen sendiri, memakai pembalut dan segera berpakaian. Saya pangkas istirahat saya menjadi 1 jam saja karena saya harus segera menemui Rubi.

Dengan jarum infus masih ditangan, saya pergi menemui bidan dan diberikan surat kontrol. Sementara infus harus saya lepas dibantu perawat yang berjaga di ruangan lain. Untungnya, setelah proses kuret saya tidak merasakan nyeri, kram, atau mual. Semua terasa biasa saja.

Setelah kesana-kemari, saya akhirnya bisa bertemu Rubi. Kebetulan saya kuret sehari menjelang puasa dan memang kondisinya sudah malam jadi tidak banyak yang berjaga. Karena obat sudah diambil suami saya, saya bisa langsung pulang meskipun harus diomeli bidan dulu. Sebelum pulang, saya sempatkan untuk menyusui Rubi untuk menenangkannya dan Rubi akhirnya tidur sepanjang perjalanan pulang.

Pesan saya, jangan takut jika Moms harus menjalani kuretase karena ternyata tidak semenakutkan itu kok Moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

354 H Eka Putri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Begini Efeknya Kalau Menunda KB

Moms ada yang berencana KB tapi terus tertunda? Wajib simak cerita yang satu ini!

Jangan Sepelekan Pemeriksaan USG Saat Kehamilan, Ini Alasannya!

USG di masa kehamilan itu penting loh Moms! Yuk, simak ulasan berikut ini.

Ceritaku Hamil Kembar dan Mengalami Preeklampsia

Dibalik kelucuan memiliki bayi kembar, ternyata ada hal-hal yang perlu diwaspadai, salah satunya preeklampsia.

Cerita Kehamilan dan Melahirkan Mom Devita

Moms, yuk simak cerita kehamilan dan melahirkan Mom Devita berikut ini.

Cerita Promilku di Usia 35 Tahun

Moms sedang merencanakan program hamil? Simak yang satu ini yuk!

Aku Ngidam Belut, Amankah Di Konsumsi Saat Hamil?

Amankah ibu hamil mengonsumsi belut? Baca yang berikut ini.

Pengalaman Program Hamil dengan Memiliki Myoma di Rahim

Di awal pernikahan aku dan suami sudah berencana ingin segera memiliki momongan. Karena kami sudah berpacaran 4 tahun, jadi rasanya sudah cukup [...]

7 Langkah Persiapan Persalinan Penuh Cinta

Ternyata perkara melahirkan bukan terjadi begitu saja. Tanpa persiapan, maka tak jarang kenangan buruk yang akan tersimpan dalam waktu yang [...]

Ceritaku Hampir Khilaf Saat Hamil

Siapa Moms yang pernah merasa galau ketika tahu hamil? You're not alone. Baca cerita ini yuk.

Proses Persalinan Anak Kedua Lebih Cepat, Benarkah?

Kata orang melahirkan anak kedua akan jauh lebih mudah dan lebih cepat dari anak pertama. Benarkah demikian?

Tips Jarak Kehamilan Antara Kakak dan Adik

Berapa jarak kehamilan yang ideal? Setiap orang pasti punya alasannya masing-masing ya. Berikut ini cerita dari Mom Ngel Zhuang.

7 Hal Penting yang Harus Dipersiapkan Sebelum Persalinan

Memasuki trimester ketiga, ibu hamil biasanya akan merasakan dag dig dug antara bahagia karena akan segera bertemu dengan sang buah hati dan [...]

Hindari Perkataan Negatif Terhadap Ibu Hamil

Yuk hindari mom-shaming dan bersama-sama memberikan dukungan terhadap para orang tua lainnya. Simak cerita berikut ini ya.

Tips Mengatasi Perut Gatal Saat Hamil

Ibu hamil sering mengalami gatal-gatal di kulit karena berbagai hal. Apa pun penyebabnya, berikut ini beberapat tips mengatasi perut gatal saat hamil.

Perbedaan USG 2D, 3D dan 4D

Bagi Moms yang tengah hamil tentunya USG sudah tidak asing lagi, ya. Seiring perkembangan zaman USG untuk memeriksa kondisi janin pun semakin [...]

5 Tanda Awal Kehamilan yang Dapat Dideteksi Tanpa Testpack

Apakah Moms mengalami telat haid? Atau merasa eneg mual ingin muntah setiap pagi dan bertanya-tanya jangan-jangan Moms sedang hamil? Jika memang [...]

Couvade Syndrome: Suami Ngidam saat Istri Hamil Ternyata Bukan Mitos

Salah satu hal yang sering dianggap tidak masuk akal adalah suami yang ikut ngidam saat Moms hamil. Di dunia medis, hal ini disebut sebagai [...]

3 Manfaat Jeruk Lemon bagi Kehamilan

Ibu hamil disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya termasuk vitamin C. Oleh karena itu, jeruk lemon juga baik untuk kesehatan ibu hamil.

Berhubungan Intim Terbukti Berhasil Memancing Kontraksi

Kata orang berhubungan intim di kala hamil tua dapat memicu kontraksi. Betulkah demikian?

Sounding ke Bayi, Mempermudah Persalinanku

Waktu 2 garis di test pack itu muncul, betapa bahagianya hati Saya dan Suami. Kami memang tidak menunda punya momongan dan diberikan kepercayaan [...]