Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pengalaman Baby Blues Pasca Melahirkan

MY STORY  |  PARENTING  |  01 Mar '19


Baby blues adalah perasaan sedih dan depresi setelah melahirkan. Itulah yang saya rasakan setelah anak pertama saya lahir 4 bulan yang lalu.

Hari-hari setelah melahirkan, entah mengapa saya malah merasa sedih. Tiap sedang sendiri atau hanya bersama anak, tiba-tiba saya menangis tanpa sebab. Padahal waktu itu saya melahirkan di rumah orang tua. Ada suami yang menemani, dan ada mertua juga yang menginap di rumah. Tapi hati ini rasanya kosong, sepi, merasa ada yang berubah. Ditambah jahitan yang masih sakit. Karena tinggal bersama orang tua di Jawa, jadi banyak pantangan-pantangan. Waktu tidur pun saya harus sambil duduk dan bersandar ditembok sambil kaki diluruskan. Itu malah membuat jahitan tambah sakit dan pantat panas. Bayangkan harus dalam posisi seperti itu sampai pagi. Ingin menangis saja rasanya.

Terkadang ada perasaan kangen masa-masa hamil. Karena memang setelah anak lahir, saya jadi kurang tidur. Tiap malam terbangun karena anak menangis. Merasa sudah tidak bisa bebas seperti dulu lagi.

Yang membuat saya semakin tertekan adalah karena hadirnya mertua saya yang waktu itu lebih dominan merawat anak saya. Ditambah karena ASI saya belum keluar setelah melahirkan, jadi anak saya diberi susu formula. Saya coba minum suplemen pelancar ASI, makan sayur bayam, dan banyak minum air putih. Baru di hari ketiga, ASI saya mulai keluar.

Saya langsung mencoba menyusui anak saya dengan duduk. Pertama kali anak saya tentu masih bingung mencari puting. Saya coba masukkan puting ke mulutnya tapi mulut dia masih bingung mencari dan tidak mau disedot. Saya terus mencoba tapi yang ada anak saya malah menangis kencang. Mertua yang melihat seperti gemas sendiri karena saya tidak bisa menyusui anak saya. Beliau langsung saja menggendong anak saya dan memberinya susu formula dari botol dot. Dalam hati saya merasa jengkel. Ini baru pertama kalinya jadi anak saya, tentu masih bingung puting karena sudah terbiasa menyusu di dot.

Hari-hari berikutnya selalu sama seperti itu. Rasanya pun saya ikut menyerah karena tiap saya menyusui anak saya selalu menangis. Dan mertua selalu sigap menggendong dan memberinya susu formula. Saya sampai trauma menyusui takut anak saya menangis lagi.

Saya yang tadinya sudah sedih dan tertekan semakin sedih lagi dan merasa depresi. Saya sampai tidak mau melihat wajah anak saya lagi. Tidak mau menggendongnya. Waktu menangis pun saya tidak peduli. Jadi mertua yang mengurus anak saya.

Suami pun malah seperti menyalahkan saya. Waktu saya cerita ke suami tentang perasaan saya ini, suami malah seperti tidak peduli. Waktu tahu saya menangis hanya dibiarkan saja. Padahal saya sangat berharap ada yang menguatkan dan memberi motivasi agar saya bisa lebih tenang.

Akhirnya saya mencoba menenangkan dan menghibur diri sendiri. Tiap hari saya pegang handphone dan membuka social mediaChatting dan curhat dengan teman. Walaupun tiba-tiba tetap suka menangis sendiri.

Baby blues saya ini berlangsung hampir 1 bulan. Pada akhirnya bisa membaik sendiri seiring berjalannya waktu. Banyak teman yang berkunjung ke rumah mengunjungi bayi saya, berbagi cerita dan membawa hadiah membuat saya lebih tenang.

Itulah pengalaman saya saat baby blues. Dari pengalaman yang saya baca di internet dan cerita orang, ternyata banyak ibu-ibu di luar sana yang mengalami baby blues. Ini normal, dan saya tidak sendiri. Sebabnya bisa dari berbagai faktor. Support dari orang-orang di sekitarnya sangatlah penting, terutama suami ya Moms. Suami harus banyak menghibur istri dan menyenangkannya. Jangan biarkan ibu yang baby blues merasa sendiri. Yang terpenting siapkah mental bahwa setelah melahirkan, tanggung jawab kita bertambah. Kita harus siap mengurus bayi, begadang tiap malam, dan siap menghadapi bayi yang rewel. Saat minggu-minggu pertama, ajak suami atau orang terdekat untuk bergantian mengurus bayi, agar kita tidak lelah dan punya waktu istirahat.

 

Semoga bermanfaat.

By: Usi Nurha

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2561 Usi Nurha

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.