Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Pemberian Madu Untuk Anak

FEEDING  |  HEALTH TIPS  |  10 Mar '18

Madu merupakan cairan manis yang mengandung karbohidrat, asam amino bebas, vitamin, dan flavonoid. Salah satu manfaat madu bagi kesehatan tubuh yaitu sebagai antioksidan. Namun, kapankah waktu yang tepat memberikan madu untuk Anak ? Aku suka dengar cerita dari ibu-ibu, termasuk mamaku sendiri. Kebanyakan orangtua suka memberikan madu pada bayi mereka dengan harapan dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindarkan dari penyakit. Madu bisa juga digunakan sebagai obat herbal untuk meredakan gejala batuk dan keluhan lainnya.

Tapi Moms, tidak semua orangtua mengetahui risiko pemberian madu pada bayi dibawah usia 12 bulan, padahal risiko nya cukup membahayakan Lho.

Konsumsi madu pada anak usia kurang dari 12 bulan dapat meningkatkan risiko infant botulism (penyakit botulisme pada bayi). Infant botulism terjadi akibat toksin yang diproduksi oleh kuman Clostridium botulinum. Clostridium botulinum adalah bakteri gram positif bersifat anaerob yang dapat ditemukan di dalam tanah yang dapat terbawa oleh udara.

Ternyata Spora Clostridium botulinum juga dapat ditemukan pada madu, suatu hal yang sudah terbukti secara mikrobiologis dan epidemiologis. Sebanyak 95% kasus infant botulism terjadi pada bayi berusia 6 minggu hingga 6 bulan.

Bayi yang menelan spora Clostridium botulinum berisiko mengalami infant botulism karena masih belum lengkapnya flora normal pada usus bayi sehingga belum dapat berkompetisi dengan spora yang masuk ke saluran cerna. Pada anak mulai tumbuh besar atau orang dewasa, madu jarang menyebabkan masalah kesehatan karena flora normal usus dapat bersaing dengan spora yang masuk ke saluran cerna sehingga tidak timbul penyakit.

Gejala yang tampak pada anak yang mengalami infant botulism antara lain lesu, lemas, sesak napas, malas menyusu, sulit menelan, sembelit, sulit membuka mata, dan mulut kering.

Untuk meminimalkan risiko infant botulism, tidak disarankan memberikan madu pada bayi berusia kurang dari 12 bulan. Sebagai alternatif pemanis alamiah bagi bayi yang sudah mendapat makanan pendamping ASI (usia 6 bulan ke atas) dapat diberikan sari buah.

Semoga bermanfaat.  

By: Dr. Nurul Hidayati

764 Dr. Nurul Hidayati

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bahaya MPASI Dini

Apa saja bahaya dari pemberian MPASI sebelum usia yang seharusnya? Berikut ulasannya.

Cara Meningkatkan Berat Badan Anak

Jika Moms mengkhawatirkan berat badan si Kecil, yuk tingkatkan berat badannya dengan beberapa cara ini.

Manfaat Ice Cream untuk Ibu Hamil dan Janin

Ternyata es krim memiliki manfaat bagi Moms sedang hamil. Apa saja manfaatnya? Simak artikel dari Mom Nawang

Cara Membersihkan Lidah Bayi

Lidah putih pada bayi akibat minum susu memang merupakan hal yang wajar, namun lidahnya tetap harus dibersihkan ya Moms.

Perlukah Memberikan Vitamin Untuk Anak Yang Sulit Makan?

Suplemen yang tepat akan mampu melengkapi kekurangan zat gizi sang anak. Lantas bagaimana pemilihan vitamin yang sesuai dengan kebutuhan anak?