Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Panduan Ibu Hamil Usia Kandungan Trimester Kedua Jalani Puasa

HEALTH TIPS  |  OTHERS  |  PREGNANCY  |  24 May '19


Ibadah puasa di bulan Ramadan wajib dijalankan umat Muslim. Namun, ada beberapa golongan yang tidak diwajibkan, di antaranya anak-anak dan ibu hamil. Meskipun Moms boleh berpuasa, jangan sampai kegiatan beribadah Moms ini menjadi penghalang memberikan nutrisi optimal kepada janin. Apabila Moms sedang mengandung di trimester kedua, Moms dapat menjalankan kiat-kiat berikut ini:

1. Kontrol kondisi kehamilan ke dokter kandungan. Asalkan kehamilan dinyatakan normal dan tidak ada kelainan dalam perkembangan janin, Moms tidak dilarang berpuasa.

2. Trimester kedua kehamilan (usia kandungan 14-27 minggu) sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk berpuasa. Pada tahap kehamilan ini, Moms sudah beradaptasi dengan kondisi fisik Moms, terutama terkait perubahan hormonal, sehingga lebih mudah untuk menjalankan ibadah puasa. Puasa paling aman untuk ibu hamil memang saat kandungan memasuki trimester kedua karena Moms sudah tidak mengalami morning sickness.

3. Jangan memaksakan diri untuk berpuasa penuh. Jika Moms merasakan gejala-gejala sakit seperti mual, pusing dan ingin muntah, segera batalkan puasa.

4. Penuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan trimester kedua di antaranya kebutuhan zat besi, seng, kalsium, asam folat, dan asam lemak omega-3. Kebutuhan nutrisi tersebut dapat terpenuhi dengan cara mengonsumsi sayuran, buah-buahan, sumber protein nabati dan hewani, karbohidrat dan lemak.

5. Penuhi kebutuhan vitamin dan mineral dengan cara mengonsumsi sayuran dan buah sebanyak lima porsi per hari.

6. Kondisikan perut agar kenyang lebih lama dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks yang mengandung banyak serat. Selain kenyang lebih lama, sumber makanan ini juga dapat membuat Moms memiliki energi lebih lama karena membutuhkan waktu lama untuk memprosesnya. Makanan sumber karbohidrat berserat tinggi di antaranya beras merah, roti gandum, pasta gandum, dan oatmeal.

7. Hindari konsumsi makanan mengandung karbohidrat sederhana, misalnya makanan manis. Sumber makanan tersebut membuat kadar gula darah Moms cepat naik serta membuat Moms lebih cepat lapar.

8. Penuhi kebutuhan cairan sebanyak dua liter per hari. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dari minum air putih, jus buah, sup, dsb. Hindari konsumsi minuman berkafein dan bersoda karena malah dapat membuat cairan tubuh cepat hilang.

9. Tidur cukup untuk mengembalikan tenaga yang hilang. Bila perlu, tidurlah beberapa jam di siang hari.

10. Hindari aktivitas dan olahraga berat selama bulan puasa. Ini untuk memastikan energi Moms tidak terkuras dengan cepat dan memicu risiko kelaparan, lemas, dan pingsan.

Semoga bermanfaat.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

380 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories