Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Nutrisi yang Baik untuk Kekebalan Tubuh Si Kecil

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  04 Sep '18


Tahukah Mom bahwa pertahanan tubuh Si Kecil sudah terbentuk sejak janin berada dalam kandungan? Sistem pertahanan tubuh ini dibentuk dengan tujuan melindungi Si Kecil terhadap gangguan dari luar maupun dalam tubuh sendiri. Sistem pertahanan tubuh dapat muncul secara alami, di mana tubuh Si Kecil secara alamiah membentuknya. Ada beberapa bentuk sistem kekebalan tubuh yang berperan penting, seperti sel darah putih, kulit, rambut, kuku, keringat, air mata dan asam lambung.

Sistem pertahanan tubuh darah putih biasanya akan muncul untuk melindungi Si Kecil dari berbagai benda asing seperti bakteri, virus, jamur yang mencoba menyerang dan memasuki tubuh Si Kecil. Sel darah putih ini berusaha untuk membentuk sel-sel kekebalan, atau yang lebih dikenal dengan istilah antibodi.

Karena pertahanan tubuh terbentuk sejak janin dalam kandungan. Jadi pemenuhan nutrisi yang optimal dan memadai selama kehamilan merupakan dasar pembentukan sistem pertahanan tubuh jangka panjang.

Setelah lahir, sistem pertahanan tubuh Si Kecil mulai menurun. Pada saat ini, sistem pertahanan harus segera mendapat dukungan dari luar berupa imunisasi/vaksinasi dan nutrisi. Imunisasi/vaksinasi harus diberikan sesuai dengan usia Si Kecil. Sementara untuk asupan nutrisi, ASI dapat diberikan secara langsung.  ASI tidak hanya menjadi sumber nutrisi utama, tapi juga sebagai sumber sel-sel kekebalan terbaik bagi Si Kecil. Beberapa zat nutrisi yang terkandung pada ASI adalah kolostrum, yang kaya akan Immunoglobulin, IgA (immunoglobulin A), nukleotida, bifidus factor dan Laktoferin.

Penelitian membuktikan bahwa pemberian nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh Si Kecil terutama bayi yang diberikan ASI sejak usia dini akan mengoptimalkan daya tahan tubuhnya, dan tentunya dengan harapan dapat terlindungi dari risiko penyakit infeksi menular, alergi, dan penyakit kanker pada masa depannya.

Jenis nutrisi yang membantu sistem pertahanan tubuh Si Kecil dibagi dalam 2 kelompok besar yaitu nutrisi makro dan nutrisi mikro. Nutrisi Makro biasanya dibutuhkan dalam jumlah banyak seperti karbohidrat (nasi, roti, kentang, jagung) dan juga lemak (daging, kuning telur, minyak ikan dan kacang-kacangan) yang berfungsi sebagai sumber tenaga. Protein (putih telur, susu, ikan, daging, tahu/tempe) adalah nutrisi makro yang paling penting untuk pembangun sistem daya tahan tubuh Si Kecil.

Sedangkan kelompok nutrisi mikro merupakan vitamin dan mineral yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit dan berfungsi untuk membentuk daya tahan tubuh seperti vitamin (vitamin A, B kompleks, C, D, E) dan mineral (seng, iodium, dan selenium). Semuanya dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, daging dan susu.

Semua nutrisi tersebut dapat dipenuhi dengan memberikan ASI dan makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat. Bila terjadi kekurangan asupan nutrisi penting tersebut, anak akan berisiko mengalami gangguan pertahanan tubuh.

Apa dampak jika anak kekurangan nutrisi dan daya tahan tubuh menjadi lemah?

Akibat jangka pendeknya adalah gangguan kesehatan dan Si Kecil menjadi mudah sakit. Gangguan akan semakin berat bila kekurangan nutrisi terjadi pada masa usia di bawah 5 tahun, karena akan berdampak terhadap perkembangan dan kecerdasan Si Kecil.

Dengan kemajuan teknologi nutrisi, saat ini ada nutrisi yang khusus diberikan langsung kepada Si Kecil untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuhnya:

  1. Pemberian Probiotik-Prebiotik: Probiotik adalah bakteri baik yang dibutuhkan untuk melawan bakteri jahat di saluran cerna, dan pilihkankah jenis bifidobakterium untuk Si Kecil karena ini adalah tipe probiotik yang dominan di usus Si Kecil. Pemberian Prebiotik (FOS-GOS dan Laktulosa-inulin) yang merupakan makanan bagi Probiotik Bifidobakterium juga akan menguatkan sistem pertahanan tubuh.

  2. Laktoferin: Merupakan bagian dari protein yang banyak di ASI, yang mempunyai efek anti bakteri/virus/jamur pada anak sehingga Si Kecil bisa terhindar dari infeksi.  Kemampuan lain dari laktoferin adalah dapat mengikat zat besi untuk meningkatkan kadar zat besi. Hal ini berguna mengurangi risiko anemia dan meningkatkan daya tahan tubuh pada Si Kecil. 

Semoga bermanfaat.

Narasumber: dr. Muliaman Mansyur.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

751 Morinaga Platinum

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bahaya Fluoride dalam Pasta Gigi Si Kecil

Moms, yuk ajari si Kecil sikat gigi sejak dini!

Moms, Yuk, Sayangi Bahumu!

Karena sering membawa beban berat yang tidak seimbang di bahu, seseorang dapat menderita kejang otot lokal di sekitar leher dan panas di bahu. [...]

Mau Tingkatkan Daya Tahan Tubuh? Jaga Makan, Olahraga, dan Jaga Kualitas Udara

Di masa new normal ini, bagaimana cara meningkatkan daya tahan tubuh? Yuk, simak berikut ini.

Cara Mudah Mencegah Dehidrasi yang Menyebabkan Virus Bertumbuh

Tahukah Moms bahwa tenggorokan yang kering dapat menyebabkan virus bertumbuh? Yuk, cegah dengan cara berikut ini!

Tips Buat Moms untuk Sambut New Normal Dengan Imunitas Prima

Moms sudah harus kembali beraktivitas di masa new normal ini? Pastikan imun kuat ya!

Apa Saja Keunggulan UV Air Purifier?

Apa kelebihan UV air purifier dengan air purifier lainnya? Mari simak bersama berikut ini.

Tetap Sehat Walau #DiRumahAja

Walaupun #dirumahaja, jangan lupa untuk memastikan Anda dan keluarga dalam keadaan sehat-sehat ya Moms and Dads.

Cara Yang Benar Dalam Menggunakan Minyak Telon Untuk Bayi

Penggunaan minyak telon tentu tidak asing lagi. Tapi tahukah Moms mengenai cara penggunaannya yang benar?

Manfaat Air Humidifier Pada Masa Pandemi COVID-19

Apa manfaat air humidifier untuk kesehatan? Mari pelajari bersama berikut ini.

Tips Mencegah DBD pada si Kecil

Selain Covid-19, Moms and Dads juga harus berwaspada terhadap bahaya demam berdarah. Simak tips berikut ini ya.

Tips Berjemur Dengan si Kecil

Berjemur adalah salah satu cara untuk mendapatkan vitamin D yang kita butuhkan. Simak tips berjemur yang aman berikut ini yuk.

Apa Itu Cradle Cap?

Apa sih cradle cap? Berbahayakah untuk si Kecil? Kita simak bersama berikut ini.

6 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil Selama Pandemi Virus Corona

Di tengah-tengah pandemi Covid-19, apa yang sebaiknya dilakukan agar kesehatan si Kecil tetap terjaga? Yuk simak berikut ini.

Purifier dan Humidifier, Apa Bedanya?

Moms pasti sering mendengar istilah Air Humidifier dan Air Purifier. Sebetulanya apa, sih, bedanya? Yuk simak berikut ini!

Tips Mengurangi Risiko Alergi pada Bayi dengan Humidifier

Unit cool mist humidifier menggunakan filter sumbu internal untuk menyerap air dari cadangannya.

Tips Mencegah Infeksi Virus dengan Purifier

Air purifier dapat menghilangkan mikroba-mikroba terkecil di udara.

4 Cara Menjaga Kebersihan Udara agar Terhindar dari Virus

Untuk memperlambat pertumbuhan mikroba jahat, pastikan kelembaban udara di rumah sekitar 30% hingga 50%.

Seberapa Pentingkah Humidifier Bagi Kesehatan Anak?

Humidifier dapat membantu menjaga kulit si Kecil tetap lembab saat dia menderita eksim.

Perbedaan Cod Liver Oil dan Minyak Ikan Biasa

Apa, sih, bedanya cod liver oil dengan minyak ikan biasa? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini!

Gerakan Yoga Untuk Anak

Mengajarkan yoga kepada anak-anak adalah hal terbaik yang bisa moms lakukan buat mereka.