THE DAILY

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Normalkah Si Kecil Punya Teman Imajiner?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  PARENTING  |  15 Oct '18

Jangan khawatir, si Kecil yang masih balita tidak hanya normal jika punya teman imajiner tetapi juga sangat kreatif. Imajinasi yang sedang berkembang ini mendorong penciptaan teman imajiner ini sebagai seseorang yang menemaninya saat menjelajahi dunia. Biasanya, anak sulung sering memiliki teman khayalan. Begitu pula anak-anak yang sangat cerdas.

Mempunyai teman imajiner adalah salah satu cara anak-anak belajar membuat perbedaan antara baik dan buruk.

Lebih mudahnya kita buat contoh ya Moms, si Kecil mungkin menyalahkan teman khayalannya karena kelakuan buruk yang dia lakukan. Misalnya, menyalahkan teman imajinernya “Jane” karena membuatnya menumpahkan susu di lantai atau menarik bukunya dari rak buku. Jika si Kecil mulai membuat alasan, terima alasannya dan bantu dia membereskan kekacauan yang dibuatnya.

Cobalah untuk tidak mempermasalahkan ketika si Kecil bercerita tentang teman khayalannya. Jangan mengesampingkan “teman” dari si Kecil dengan menyuruhnya berhenti berpura-pura atau mengatakan bahwa teman khayalan itu tidak ada. Jangan pula terlalu banyak bertanya tentang teman khayalan itu atau seolah-olah bertemu dan berbicara dengan “teman” tersebut.

Tidak ada alasan untuk membuat si Kecil merasa lucu ketika berbicara dengan seseorang yang tidak ada. Namun, jika Moms melibatkan teman imajiner ini ke dalam percakapan sehari-hari, maka kemungkinan besar dia akan memiliki sahabat tak nyata itu untuk waktu yang lama. Sementara itu, biarkan dia menikmati saat-saat bersama teman imajinernya. Dia akan segera tumbuh dari fase masa kecil yang umum dilalui ini.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

457 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories