Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

My Story: Detik-detik si Kecil Terlahir ke Dunia

MY STORY  |  PREGNANCY  |  15 May '19

Saat kandunganku berusia 39 minggu dan 6 hari, di hari Sabtu nan cerah ini saat aku sedang di kamar mandi kutemukan terdapat flek coklat. Karena kaget, aku pun segera membangunkan suamiku untuk menghubungi dokter SPOG. Saat telepon tersambung, suamiku pun bertanya pada dokter tentang kondisiku. Dan dokterku menjelaskan bahwa hal tersebut adalah proses kelahiran. Dokter merujukku untuk segera ke rumah sakit dan masuk ke ruang bersalin.

Dikarenakan kondisi yang tidak mengalami mulas maupun kontraksi, aku dan suami pun memutuskan untuk baru jalan ke rumah sakit siangan.

Kira2 pukul 4 sore, tibalah kami di rumah sakit Ibu dan Anak Grand Family PIK dan langsung menuju ruang bersalin. Kami pun disambut oleh Bidan dan suster yang bertugas di sana. Dengan ramah, mereka pun membantuku untuk melakukan rekam jantung bayi dan kontraksi. Setelah itu, bidan pun membantuku untuk melakukan pemeriksaan pembukaan. Sekitar pukul 8 sore, pembukaan telah memasuki pembukaan 6 sehingga aku pun dibawa masuk ke ruang tindakan. Dan pada pukul 8 sore tersebut, bidan dan suster yang selalu ramah mendengar keluh kesah ataupun permintaanku pun berganti shift. Dan bidan serta suster yang menggantikan ternyata sama ramahnya dan baiknya. Dengan bantuan mereka, walaupun ini merupakan proses kelahiran pertamaku dan mules perut yang semakin kencang dapat kutekan. Bidan dan suster membantuku untuk melakukan pengambilan napas saat kontraksi semakin kencang di mana dapat memicu ibu untuk mengejan sebelum waktunya. Tak lama berselang, dokterku pun datang, dengan bantuan mereka bertiga akhirnya saya pun berhasil melahirkan putri pertama kami dengan selamat dan lancar. 

Ternyata Dokter yang memahami pasien, bidan dan suster yang ramah dan ahli dapat membuat proses persalinan normal yang menyakitkan berjalan dengan cepat dan rasa sakit yang terasa pun terbayar saat mendengar suara tangis bayi dan memeluknya.

Terima kasih Grand Family PIK, dokter, bidan serta suster yang profesional serta mendidik kami selaku pasien.

185 Fenny Tan

Comments

Related Stories