Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

My Exclusive Pumping Journey

BABY  |  FEEDING  |  MY STORY  |  18 Jun '19


Okay this kind of questions might emerge; “Kenapa mom ga menyusui langsung babynya?” “Takut payudaranya rusak ya mom?” Well, kalo kalian tau, pumping lebih merusak payudara daripada direct breastfeed loh. Dan saya bukannya ga mau direct breastfeed, tapi anak saya udah bingung puting karena terlalu cepat dikenalkan dengan botol. Karena dia kuning dan aku udah parnoan, setiap dua jam sekali aku catet berapa cc yang dia minum. Hal itu cuma bisa dilakukan jika dikasih botol susu, bisa diukur brp banyak minumnya selama satu hari.

As you might know from my Instagram, I did insisted on breastfeeding my baby, why? Karena asi saya sudah keluar di bulan ke 7 kehamilan. Namun saya tanya dokter kandungan ketika hamil (Dr. Robby Indratto) bahwa asi pertama adalah yang paling bagus untuk anak kita karena banyak mengandung Kolostrum (mengandung immunoglobin A yang tinggi) jadi dokter obgyn saya bilang jangan distimulasi lagi, biar nanti baby udah lahir langsung dikasih ke baby. Jadi tidak aku pompa keluar ya asinya. Dibiarkan saja, dan ga sakit karena belum mengencang.

Ketika lahiran hal yang paling membahagiakan adalah saat menyusui anak dan anak saya sendawa pertama kalinya setelah minum asi, that is the best feeling i’ve ever felt so far. Pantes banget kalo ada wise word saying I’m proud of many things in my life, but nothing beats being a mother. (‘:

Awal melahirkan saya ga tau kalo anak harus disusuin setiap 2 jam sekali, setelah anak saya kuning dan kita masuk rumah sakit lagi saya belajar, bahwa prinsip asi adalah SUPPLY & DEMAND (again, ini dikasih tau obgyn saya). Semakin sering asi dikeluarkan, maka tubuh kita akan memproduksi lebih banyak lagi, karena permintaan banyak. Jadi awal setiap menyusui selesai, saya selalu memompa keluar kedua payudara (saya menggunakan double pump Spectra 2 hospital grade) jadi hanya perlu 15 menit untuk mengosongkan kedua payudara. Namun asi saya awal melahirkan pas-pasan. Anak sudah menangis, saya masih mompa. Dengan niat dan keukeuh bahwa saya pasti bisa kasih dia full asi, seminggu kemudian hal itupun terwujud.

Inilah hasil Pompa saya yang pertama kali.

Setelah satu bulan saya pun menjadi exclusive pumper (ibu full memompa/anaknya minum dari botol). Kenapa begitu? Mungkin karena anak saya merasa minum dari botol alirannya kenceng ya, kalo dari payudara ibunya langsung, dia harus berusaha dengan mengenyot baru asinya keluar kan. Kalo dari botol aliran lancar dan terus-terusan. Setiap 2 jam sekali saya berikan dia susu dan saya catat dia minum berapa cc, berapa kali dia buang air kecil dalam 1 hari, berapa kali dia buang air besar dalam satu hari. Semua itu saya catat dalam catatan saya karena setelah dia kuning (jaundice) saya ga mau lagi dia kurang minum. Hal ini berlangsung hingga Mpasi pun tetap saya catat.

Exclusive pumper disini bukan berarti enak ya moms this was not even the plan. My plan was to fully breastfeed (nurse) her. Dalam memompa full, kita harus disiplin, misalnya saya setiap 2 jam alarm hp saya akan nyala, bahkan subuh pun saya pompa. Namun subuh saya sempat tidur 4 jam dan suami saya berikan anak saya 1 botol susu sepulang dia kerja, setelah itu i dont have a life, and my best friend is my pumping machine. Awal ketika Scarlett menolak direct breastfeed (sebelum usia dia 1 bulan) I felt rejected, sedih ya koq anak aku ga mau lagi menyusui langsung. Tapi dipaksa malah dia nangis kenceng. Hingga akhirnya saya memutuskan yaudahlah kasih minum dari botol aja, kan gakpapa selama itu asi. Ga tega aku denger dia nangis kenceng minta botol.

Selama 3 bulan awal setelah melahirkan, jadwal pompa aku sehari adalah 11 kali. Yang kemudian berkurang menjadi 10 kali, hingga ketika Scarlett Mpasi pompa aku hanya 9 kali dan life gets easier for me, kayak weight nya udah berkurang. I did pumping until she’s 26 months old, and i stopped. It wasnt easy journey for me, but looking back, I didnt regret it at all, me and my baby Scarlett have a lot of time together during her first year.

Don’t ever think that ur breastmilk is not enough for ur baby. Pikir positive dan happy itu aja, tidak ada booster asi yang bener-bener berpengaruh selain pikiran positif dan hati yang senang dari seorang ibu. Ini hasil pompa aku dari hari pertama hingga akhirnya banyak. Karena tubuh kita secara otomatis memproduksi banyak ketika permintaan banyak.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

196 Silvia Yang Dinata

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Mempersiapkan ASI Lancar Saat Hamil dan Setelah Melahirkan

ASI lancar merupakan salah satu impian para bumil dan busui. Simak tips berikut ini yuk!

Beberapa Hal yang Membuat Si Kecil Tidak Mau Menyusu

Empat hal berikut ini adalah penyebab umum mengapa si Kecil mendadak tidak mau menyusui menurut Moms Dini Iscahyani.

Breastfeeding Story: Pentingnya Pelekatan saat Menyusui

Salah satu "ketakutan" new mom adalah puting lecet saat menyusui, apalagi saat menyusui newborn.

Kenapa ya Harus ASI?

Kenapa sih mom mau susah payah untuk menyusui? Padahal di awal menyusui tidak jarang puting jadi lecet.

Mengenal Pentingnya IMD (Inisiasi Menyusui Dini)

Setelah si Kecil lahir, dengan meletakkannya di dada Moms maka secara naluriah si Kecil akan mencari sumber ASI.

Breastfeeding Story: ASI Seret dan Caraku Mengatasinya

MengASIhi buah hati selama 2 tahun memang menjadi dambaan setiap Moms, tidak terkecuali bagiku.

Bagaimana Menyimpan ASIP agar Tidak Basi?

Sebagai mommy eping, salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah gimana cara menyimpan ASIP dengan benar,

Mitos dan Fakta Tentang Menyusui Buah Hati

Fase menyusui adalah fase yang katanya bikin kita jadi kuat begadang dan bermata panda. Benar nggak sih Moms?

Apakah ASI Encer Tidak Baik untuk Bayi?

Benarkah ASI yang kental merupakan ASI yang paling bagus dan bernutrisi bagi si Kecil?

Aku Pernah Gagal Menyusui dan Aku Tidak Mau Gagal Lagi!

Hai Moms! Lagi dan lagi aku mau share real storyku nih. Bicara soal BreastFeeding masalahnya tuh gak abis-abis ya.

Bayiku Mogok Menyusu (Nursing Strike)

Nursing Strike adalah suatu kondisi di mana bayi menolak untuk menyusu, bahkan bisa sampai mengamuk bila disusui.

Caraku Menyusui si Kecil ketika ASI Seret

26 April 2019, hari dimana Baby Kent lahir dg proses SC karena sudah pembukaan tapi stuck.

Nutrisi untuk Ibu Menyusui

Masa emas si Kecil adalah 1000 hari pertama dalam kehidupannya.

Alasan Kenapa Bayi Suka Ngempeng Puting Ibu

"Kalau nyusuin bayi sebaiknya tidak usah sampai 30 menit, karena biasanya dia cuma pengen ngempeng doang."

Jangan Takut MengASIhi Saat Anak Tumbuh Gigi

Gigi Nabilla mulai tumbuh dari dia berusia 7 bulan. Kebetulan saya sudah baca2 pengalaman menyusui dan gigi tumbuh.

Mandi ASIP? Kenapa Enggak!

Suka sayang ga sih Moms kalo ASIPnya dianggurin? Dari pada dibuang gitu aja, mending buat mandi mewah si Kecil.

ASI sebagai Pembawa Pesan Waktu bagi Bayi?

ASI selain memberi rasa kenyang & sebagai nutrisi penting bagi bayi, ternyata juga memberikan informasi waktu bagi bayi?

Pengalaman Pahit Bayiku Dirawat Di Perina

Yuk simak cerita Mom Michaela ketika harus menghadapi kendala menyusui hingga si Kecil harus dirawat di perina

Tanda si Kecil Sudah Melakukan Pelekatan yang Benar Saat Menyusu

Salah satu kunci kesuksesan menyusui adalah pelekatan yang benar. Namun, apa sih tanda-tandanya?

Sudah Menyusu, Bayi Masih Rewel? Jangan Buru-buru Beri Sufor!

Menjadi Ibu yang dapat mengASIhi si Kecil sampai 2 tahun tentu adalah dambaan setiap Moms.