Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Moms Sudah Tahu Belum Pentingnya Menjaga Kadar Oksigen dalam Tubuh?

BRANDS  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  19 May '21


Saat tubuh beraktivitas, misalnya saat sedang berolahraga, sel dan organ tubuh melakukan pembakaran kalori sehingga tubuh tetap merasa fit. Karena beraktivitas membutuhkan energi, tubuh membakar lemak dan karbohidrat sehingga menghasilkan panas. Itulah sebabnya denyut jantung meningkat karena memompa lebih banyak darah melalui sistem yang pada akhirnya juga meningkatkan suhu tubuh.

Apakah Moms sering merasa cepat capek atau ngos-ngosan saat berolahraga? Itu artinya, Moms memiliki VO2Max yang rendah. Perlu Moms tahu, VO2Max adalah volume maksimal oksigen yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif, misalnya berolahraga. Semakin tinggi kadar VO2Max seseorang, semakin mampu dia beraktivitas lebih intensif dengan tingkat kelelahan semakin rendah. Sebaliknya, orang yang memiliki VO2Max rendah ototnya semakin cepat bekerja sehingga cepat lelah dan ngos-ngosan. Kesimpulannya, Moms perlu meningkatkan kadar VO2Max untuk melawan kelelahan selama beraktivitas.

Tips meningkatkan kadar VO2Max

Nah, latihan apa saja yang bermanfaat untuk mempertahankan kemampuan tubuh mengonsumsi oksigen alias melatih kemampuan VO2Max tubuh? Berikut ini beberapa contoh aktivitas yang dapat Moms lakukan:

1. Tes jalan-lari 15 menit

Moms dapat melakukan olahraga sederhana yaitu jalan diselingi lari selama 15 menit dan berkala. Misalnya, dalam satu sesi, Moms berjalan selama 5 menit, lalu berlari selama 5 menit juga.

2. Lari 2,4 km

Latihan berikut mengharuskan Moms berlari secepat-cepatnya sejauh 2,4 km. Lakukan latihan ini di lapangan yang rata agar risiko cedera dapat dihindari. Catat waktu yang Moms butuhkan saat berlari 2,4 km agar Moms bisa menghitung pertambahan angka VO2Max Moms. Semakin cepat Moms berlari sejauh 2,4 km, semakin baik pula nilai VO2Max Moms.

3. Beep Test (Shuttle Run)

Beep Test dijalankan dengan cara berlari berulang-ulang pada jarak lintasan sejauh 20 meter. Untuk menjalankan tes ini, Moms butuh alat bantu yang berbunyi dalam interval waktu tertentu, semakin lama semakin cepat. Moms mulai berlari setelah bel berbunyi dan harus menyentuh garis ujung sebelum bel berikutnya berbunyi, dan seterusnya. Shuttle Run dinyatakan gagal apabila Moms 3 kali gagal menginjak garis saat atau setelah bel berbunyi.

4. Fartlek

Metode Fartlek bermanfaat untuk melatih endurance atau membangun, mengembalikan, dan memelihara kondisi tubuh seseorang. Fartlek dilakukan dengan cara berlari lambat divariasikan dengan sprint pendek intensif, kemudian juga disertai lari jarak menengah dengan kecepatan cukup tinggi secara konstan, diselingi jogging, lalu kembali sprint.

5. Interval Training

Metode Interval Training dilakukan dengan cara latihan diselingi istirahat. Jadi, Interval Training memiliki pola latihan – istirahat – latihan.

6. Circuit Training

Metode Circuit Training tergolong berat karena Moms harus berlatih berbagai macam jenis latihan secara berurutan (circular); dari latihan A, lanjut B, lanjut C, dst.. Macam-macam latihan dalam Circuit Training misalnya melempar bola, shuttle run, weight training, dan lari naik-turun tangga.

Meskipun latihan kebugaran sangat bermanfaat dalam meningkatkan nilai VO2Max pada setiap individu, tidak dimungkiri ada faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi VO2Max.

Faktor-faktor yang memengaruhi nilai VO2Max

1. Genetik

Faktor genetik memengaruhi 25-40% perbedaan nilai VO2Max setiap individu. Faktor keturunan memberikan kontribusi besar pada kebugaran aerobik seperti ukuran jantung, kapasitas maksimal sistem respiratori dan kardiovaskuler, kekuatan dan daya tahan otot, dan jumlah sel darah merah serta hemoglobin.

2. Usia

Semakin bertambahnya usia, ketahanan kardiovaskuler seseorang semakin menurun. Puncak ketahanan kardiovaskuler seorang individu adalah ketika dirinya berusia 10-20 tahun. Sebaliknya, penurunan kontraksi jantung, massa otot jantung, kapasitas vital paru, dan kapasitas oksidasi otot skeletal terjadi secara perlahan dan pada usia 80 tahun hanya tinggal separuh dari kemampuan puncaknya.

3. Jenis kelamin

Wanita memiliki kemampuan aerobik sekitar 20% lebih rendah daripada pria pada usia yang sama. Perbedaan hormonal menyebabkan wanita memiliki konsentrasi hemoglobin lebih rendah dan lemak tubuh lebih besar, serta massa otot lebih kecil daripada pria.

4. Aktivitas fisik

Orang yang aktif memiliki otot lebih kuat, lebih lentur, dan ketahanan kardiorespirasi lebih baik. Maka dari itu, individu yang sering berolahraga memiliki nilai VO2Max yang lebih baik.

5. Komposisi tubuh

Orang yang gemuk cenderung memiliki VO2Max yang lebih rendah daripada orang dengan berat badan ideal. Hal ini karena jaringan lemak menambah berat badan tetapi tidak secara langsung mendukung tubuh menggunakan oksigen selama olahraga berat.

Selain kelima faktor di atas, faktor lingkungan juga sangat memengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses oksigen. Moms harus memastikan udara yang masuk ke dalam tubuh bersih agar kerja organ tubuh bisa maksimal dan tubuh tetap sehat. Udara yang kotor membawa bibit penyakit sehingga malah bisa membuat Moms dan keluarga rentan terkena penyakit.

Maka, jika Moms berolahraga di luar ruangan, carilah tempat yang sepi dan tidak banyak polusi udara. Sedangkan saat berada di rumah, jaga kualitas udara tetap bersih dengan menerapkan gaya hidup sehat; tidak merokok, memelihara tanaman hias, rutin membersihkan rumah, dan sering membuka pintu serta jendela agar sirkulasi udara baik.

Satu hal yang bisa Moms lakukan untuk menjaga kualitas udara tetap bersih dan segar adalah dengan memasang air purifier. Pilihlah air purifier dengan filter HEPA 13 dan teknologi sinar UV seperti DREW Air Purifier yang bisa memfilter udara kotor sekaligus membunuh kuman penyakit, bakteri, virus, dan berbagai macam alergen.

DREW Air Purifier tersedia dalam 3 macam varian yaitu DREW Pure 1, DREW Pure 3, dan DREW Pure 5. Ketiganya memiliki fitur filter Pure HEPA 13, filter Carbon, mode sinar UV-C, dan sleep mode sehingga mampu memurnikan hingga 99,97% partikel udara, menghilangkan bau tak sedap, membunuh virus dan kuman penyakit lainnya, serta menggunakan daya listrik lebih hemat. Selain itu, pada DREW Pure 5, Moms juga dapat mengetahui dan memonitor kondisi udara di dalam ruangan dengan Air Quality Indicator atau indikator kualitas udara, loh, sehingga Moms akan merasa lebih aman lagi.

DREW Air Purifier memberikan pengalaman #BernafasLebihBaik bagi Moms dan keluarga.

Referensi: DBL, Hello Sehat, IDN Times, UMS, UNUD

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2796 Drew Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Moms, Simak 7 Tips Mengurangi Stres Si Kecil Selama Belajar di Rumah Berikut Ini

Covid-19 telah memaksa masyarakat di seluruh dunia untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan....