Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Moms, Ketahui Masalah yang Timbul karena Hiperlaktasi Berikut Ini

FEEDING  |  10 Sep '19


Melimpahnya pasokan ASI selama minggu-minggu pertama menyusui adalah normal. Setelah itu, seiring berjalannya waktu, sebagian besar ibu menyusui akan menyadari bahwa pasokan ASI mereka menyesuaikan kebutuhan bayi. Namun, bagi beberapa wanita, penyesuaian tubuh ini seperti tak kunjung datang dan pada akhirnya mereka tetap membuat ASI yang melebihi kebutuhan. Kondisi itu disebut hiperlaktasi.

Mungkin Moms merasa melimpahnya pasokan ASI adalah anugerah karena melihat beberapa ibu menyusui kesulitan memproduksi ASI. Meski demikian, melimpahnya pasokan ASI dapat menyulitkan Moms untuk menyusui dan mengembangkan masalah baik untuk Moms maupun si Kecil.

Berikut ini masalah-masalah yang dapat timbul karena hiperlaktasi:

Bagi bayi:

1. Bayi yang ibunya memproduksi terlalu banyak ASI kadang-kadang mendapatkan lebih banyak foremilk daripada hindmilk, dan ini dapat menyebabkan perut kembung serta gejala kolik.

2. Beberapa bayi malah tidak mendapatkan cukup ASI karena mereka tidak bisa mengatasi aliran ASI yang terlalu deras. Ini bisa menjadi masalah jika terus berlanjut untuk beberapa waktu dan mengganggu asupan makanan mereka.

3. Aliran ASI yang terlalu deras dapat membuat bayi muntah, tersedak, dan mengalami kesulitan bernapas dan menyusui bersamaan. Ketika mencoba mengikuti aliran ASI yang sangat cepat, bayi tersebut mungkin akan menelan banyak udara. Menghirup udara terlalu banyak menyebabkan kerewelan, gas, meludah, cegukan, dan gejala kolik.

4. Beberapa bayi mungkin menjadi sangat frustrasi dan menolak untuk menyusui karena tidak bisa mengatasi aliran ASI yang sangat deras.

Bagi Moms:

Suplai ASI yang terlalu tinggi dapat menyebabkan beberapa masalah umum menyusui seperti:

1. Pembengkakan payudara

2. Saluran susu tersumbat

3. Mastitis

4. Payudara bocor

5. Puting sakit

6. Refleks let-down yang menyakitkan

7. Penurunan berat badan yang berlebihan

Meskipun Moms sedang mengalami hiperlaktasi, Moms masih dapat menyusui si Kecil. Bahkan, melanjutkan menyusui merupakan bagian dari solusi, meskipun Moms mungkin perlu mencoba berbagai teknik untuk mengatur agar persediaan ASI lebih sesuai dengan kebutuhan si Kecil.

Jika Moms terus memproduksi ASI secara berlebihan, hubungi dokter atau konsultan laktasi. Mereka akan memberikan saran-saran dan perawatan tambahan untuk mengobati kondisi hiperlaktasi.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

316 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kunci Sukses Menyusui

Apa Moms tahu bangaimana kiat sukses menyusui bayi? Yuk simak tips-nya di sini!

Hiperlaktasi: Pengertian, Tanda, Penyebab Dan Pengobatannya

Yuk Moms cari tahu lebih dalam lagi mengenai masalah menyusui yang sering muncul yaitu hiperlaktasi

11 Sumber Makanan Pelancar ASI

Kesulitan memenuhi kebutuhan makanan si Kecil? Coba konsumsi beberapa sumber makanan pelancar ASI ini.

Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Bocor pada Ibu Menyusui

Adalah normal ketika payudara Moms bocor atau ASI mengalir kencang selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan.

Sakit Saat Pertama Kali Menyusui? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Apabila Moms merasa sakit ketika si Kecil pertama kali menyusui, Moms tidaklah sendiri.

4 Masalah Serius Menyusui yang Perlu Penanganan Medis

Beberapa masalah menyusui berikut memerlukan penanganan medis. Apa sajakah itu?

Apakah Ibu dengan Puting Terbalik (Inverted Nipples) Masih Bisa Menyusui?

Inverted nipples adalah puting yang tertarik ke bawah permukaan kulit dan tidak memiliki tonjolan normal.

5 Masalah Umum dalam Menyusui dan Solusinya

Meskipun dikaruniai anggota & organ tubuh yang didesain untuk menyusui, bukan berarti hal itu mudah bagi Moms.

Apa itu Kualitas ASI?

Selain memerhatikan kuantitas ASI, Moms juga harus memerhatikan kualitasnya. Bagaimana caranya?

5 Gejala Awal Kanker Payudara

Apakah Moms memiliki beberapa gejala seperti gatal dan sakit serta kulit memerah pada area payudara? Waspada kanker!

Ibu Menyusui Ikut Puasa? Kenapa Tidak?

Sebagai ibu menyusui, saya ikut bersemangat ingin ikut berpuasa.

Ini Delapan Tanda Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor yang terasa seperti benjolan ketika sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali.

Segera Batalkan Puasa Ramadan Jika Mengalami Gejala Ini

Moms yang sedang menyusui sebenarnya tidak diwajibkan berpuasa.

Tips Menyusui Lancar Saat Sedang Berpuasa

Secara medis tetap menyusui di saat bulan puasa bukan hal yang dilarang. Nah berikut tips bagi busui saat puasa

Apakah Bayi Non-ASI Memerlukan Susu Lain? Begini Menurut WHO

Bagaimana jika anak terpaksa tidak dapat menerima ASI hingga usia 2 tahun? Apakah perlu susu lain?

5 Hal Penting dalam Menu Berbuka Ibu Menyusui

Ibu menyusui yang memutuskan untuk berpuasa harus mempersiapkan fisik, mental, dan spiritualnya secara memadai.

Membuat ASI Booster Untuk Busui yang Berpuasa

Moms harus memperhatikan asupan nutrisi Moms saat sahur dan buka puasa, yuk coba resep ala Mom Lisa berikut!

Induksi Laktasi, Apa Itu?

Induksi laktasi biasanya dilakukan untuk para ibu yang ingin atau sudah mengadopsi bayi.

Tips Melancarkan ASI setelah Melahirkan

Hi Moms, jumpa lagi nih tentunya sharing lagi kali ini soal ASI yang belum keluar setelah melahirkan.

7 Tips Memompa ASI Saat Berpuasa

Moms yang sedang menyusui tentu boleh menjalankan puasa. Namun, para ibu menyusui sering khawatir produksi ASI mereka terganggu lantaran mereka [...]