Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mompetition Di Social Media, Yuk Hadapi Dengan Bijak!

MY STORY  |  OTHERS  |  PARENTING  |  01 May '18


“Duhh barusan liat di Instagram, kenapa sih, anaknya sudah bisa jalan di umur segitu sedangkan anak aku belum? “Apa jangan-jangan ada yang salah ya dengan pola pengasuhan Aku selama ini?”

Mom, pernah tidak berasa pusing sendiri pengen restart handphone pas habis lihat social media perkembangan anak dari teman? Apalagi anak seumuran dengan kita? Atau pernahkah habis ngeliat postingan teman yang anaknya sudah bisa lancar berbicara kemudian membuat kita menjadi worried sendiri melihat anak kita yang masih belum bisa?

Pernahkah Mom? Atau bahkan sering? Atau malah selalu?

"Tidak perlu iri dengan kehebatan anak orang lain."

Jangan sedih ya Mom, percayalah kalau Anda tidak sendiri. Perkembangan dunia sosial media merupakan tantangan baru yang kita hadapi di era sekarang. Tantangan ini yang tidak dirasakan oleh orang tua kita saat mengasuh kita di waktu kecil dulu. 

Jika dahulu orang tua kita cukup tebal telinga jika menghindari arisan/berpapasan dengan tentangga, bagi urban mama di zaman sekarang seperti kita, tentunya tantangannya menjadi lebih besar, selain menghindari tatap muka secara langsung, terpaan gadget dan informasi di sosial media yang ada di “tangan kita” sendiri juga harus kita sikapi dengan bijak. 

Jangan sampai “hanya” karena melihat social media, hidup Mom jadi tak tenang, mood jadi berantakan, dan kesal sendiri melihat perkembangan anak. 

Berikut beberapa tips untuk “menenangkan diri” agar lebih bijak melihat Mompetition di social media:

  1. Tenangkan pikiran, tidak usah panik apabila anak belum bisa melakukan apa yang dilakukan anak orang lain. Percayalah anak memiliki tumbuh kembang yang berbeda. Berpatokanlah kepada grafik tumbuh kembang anak yang Mom miliki di KMS. Jika memang masih sesuai, maka tidak perlu panik, bersabarlah sebentar, dan jangan lupa konsultasikan ke DSA ya.

  2. Mom dapat download aplikasi seperti PRIMA, aplikasi resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia. Isinya sangat membantu untuk melihat perkembangan anak, apa yang seharusnya sudah bisa di usia 9 bulan misalnya, dan juga list pertanyaan apabila Moms ingin ke dokter. 

  3. Jangan pernah membebankan kepada anak. Hindari kalimat “Ayo Nak si X sudah bisa jalan, masa kamu belum bisa?”. Ubahlah dengan kalimat yang lebih positif tanpa bernada tendensius, seperti “Ayo nak jalan, kamu pasti ingin bisa melihat ayam di luar rumah sendiri kan”.  Siapa sih yang suka dibanding-bandingkan? Ingat anak kita juga sudah memiliki perasaan loh Mom. 

  4. Ketahuilah bahwa ada kejadian di balik postingannya itu yang tidak sempurna. Bisa jadi yang terbaik yang hanya dipost. Tentunya Anda tidak tahu bahwa setelah teman Anda posting tentang anaknya yang jago makan finger food, ia masih tetap harus membereskan meja makannya, ada puluhan video yang dihapus karena sang anak malah memainkan makanannya, bukan dimasukkan ke mulut seperti yang diposting. Atau mungkin ia memberikan gadget agar terlihat “sempurna” untuk difoto.

  5. Jika masih meresahkan, maka Mom dapat mengabaikan postingan tersebut. Menjalani kehidupan di sosial media itu pilihan kita kok Moms, untuk apa kita pusing karena postingan orang yang belum tentu nyata? Jika itu tidak menyehatkan jiwa dan raga, maka Mom bisa menghindarinya terlebih dahulu agar tidak dibuat pusing karenanya. 

"Jika sudah dewasa nanti, anak tidak akan ditanyakan bisa sukses berjalan sendiri di umur berapa?"

Yuk Moms, hadapi mompetition di social media dengan bijak. Tidak perlu panik karena anak belum bisa ini belum bisa itu, tidak perlu iri dengan kehebatan anak orang lain. Percayalah anak kita akan bertumbuh dan berkembang dengan baik, asal kita memberikan pengasuhan yang terbaik juga untuknya. 

Toh, jika sudah dewasa nanti, anak tidak akan ditanyakan bisa sukses berjalan sendiri di umur berapa, tetapi yang akan ditanyakan adalah bagaimana anak bisa sukses berjalan sendiri untuk menggapai cita-citanya, benar bukan?

Semoga bermanfaat.

By: Lizta Permata.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2012 Lizta permata

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Menghemat Energi Listrik Saat di Rumah Aja

Bagaimana caranya agar biaya listrik saat di rumah aja jadi ga boros? Yuk, simak berikut ini.

Caraku Mengelola Keuangan Selama Pandemi

Yuk simak cara Mom Palo mengelola keuangan dengan bijak selama masa pandemi ini.

Tips Manajemen Keuangan Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips mengatur keuangan keluarga di masa pandemi berikut ini.

Cara Sederhana Mencegah Kulit Kering Karena Pemakaian Hand Sanitizer

Yuk simak tips mencegah kulit tangan kering akibat hand sanitizer berikut ini.

DIY Stroller Pad Praktis Tanpa Mesin Jahit

Tidak semua stroller dilengkapi stroller pad saat pembelian. Nah, kali ini, saya bermaksud membagikan cara membuat stroller pad dari kain bedong [...]

Berkunjung ke Wisata Kampung Halloween Sekipan

Hai Moms, saya ingin menceritakan pengalaman pertama kalinya mengajak anak saya untuk berlibur. Kebetulan, saya memutuskan untuk berkunjung ke [...]

REVIEW : Wisata Edukasi di The World Landmark Merapi Park Yogyakarta

Moms yang lagi liburan sama si Kecil di Yogyakarta, ada tempat wisata yang bisa membuat si Kecil mengenal berbagai negara di dunia, loh. Namanya [...]

Caraku Mengatasi Rasa Bersalah Saat Bekerja

Berikut tips untuk working Mom agar tidak merasa bersalah saat harus meninggalkan untuk bekerja

Haruskah si Kecil Memiliki Tabungan Sendiri?

Perlukah kita membuat tabungan sendiri untuk si Kecil? Buat saya pribadi sih PERLU BANGET. Kenapa?

Jangan Lupa Ucapkan Terima Kasih pada Nenek yang Menjaga Anak Kita

Sebagian besar Working Moms memilih menitipkan anak pada keluarga, baik itu Orang Tua ataupun Mertua jika memungkinkan.