Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mitos atau Fakta : Durian Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung Bawaan

HEALTH TIPS  |  PREGNANCY  |  24 Sep '18

Masyarakat Indonesia mengenal istilah nyidam (ngidam). Istilah ini muncul ketika seorang ibu hamil menginginkan sesuatu yang harus dipenuhi agar merasa senang dan puas.

Salah satu jenis nyidam yang sering ditemui adalah keinginan untuk memakan buah durian. Padahal, ada anggapan bahwa ibu hamil yang terlalu sering mengonsumsi buah durian dapat menyebabkan anak yang dilahirkannya kelak mengalami kelainan jantung bawaan. Apakah anggapan tersebut benar adanya? Simak penjelasan dari dr. Anita Amalia Sari berikut ini.

Penyakit Jantung Bawaan (PJB) terjadi sejak janin berada di dalam kandungan. Penyakit itu muncul karena adanya kelainan struktur jantung. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti PJB. Namun, para dokter telah menyebutkan beberapa faktor yang dapat memperbesar risiko anak terlahir dengan PJB.

Beberapa faktor risiko PJB

  1. Risiko anak lahir dengan PJB meningkat 1 hingga 5% apabila sebelumnya telah melahirkan anak dengan riwayat PJB. Risiko juga akan meningkat apabila ibu atau ayah mengidap PJB.

  2. Adanya kelainan genetik seperti sindroma DiGeorge, Williams, Noonan, Allagile, dan Down dapat menyebabkan kelainan pada jantung serta organ tubuh lainnya.

  3. Mengonsumsi obat-obatan seperti obat jerawat yang mengandung isotretinoin, lithium, thalidomide, dan obat anti kejang yang mengandung asam valproate apabila dikonsumsi ibu hamil dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan. Gangguan yang dimaksud termasuk PJB.

  4. Risiko anak lahir dengan PJB meningkat apabila ibu hamil mengonsumsi alkohol dan merokok.

  5. Ibu hamil yang terinfeksi rubella juga rentan terkena PJB karena rubella dapat menyebabkan gangguan perkembangan jantung janin. Oleh karena itu, perempuan yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya melakukan vaksin MMR (mumps, measles, rubella) sebelum menikah.

  6. Riwayat diabetes sebelum kehamilan yang tidak terkontrol juga meningkatkan risiko gangguan perkembangan jantung janin.

Lantas, bagaimana dengan konsumsi buah durian selama hamil? Belum ada penelitian yang menyatakan bahwa risiko PJB dapat meningkat akibat terlalu banyak mengonsumsi buah durian.

Meskipun demikian, buah durian memiliki kandungan gizi yang dapat meningkatkan risiko diabetus mellitus dan gangguan jantung pada sang ibu. Kandungan tersebut diantaranya alkohol, glukosa, dan kolesterol. Seperti diketahui, konsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko anak lahir dengan PJB. Kesimpulannya, ibu hamil sebaiknya membatasi konsumsi buah durian.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

363 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kesehatan Mulut dan Kaitannya dengan Fertilitas Wanita

Kebersihan mulut ternyata tidak hanya dapat memikat lawan jenis tetapi juga membuat Moms lebih subur lho

4 Cara Manjur Atasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Bagi Moms yang merasakan tidak nyaman dikarenakan kaki bengkak saat hamil, ada beberapa cara manjur untuk mengatasinya.

10 Manfaat Pijat Setelah Melahirkan

Pijat pasca melahirkan pada dasarnya adalah pijat seluruh tubuh setelah melahirkan

Pentingnya Antenatal Care Bagi Kesehatan Kehamilan

Antenatal care adalah perawatan kesehatan untuk ibu hamil. Dokter kandungan akan melakukan hal-hal berikut ini.

Pentingnya Pemeriksaan TORCH bagi Ibu Hamil

TORCH sebutan untuk penyakit-penyakit yang sangat rentan menyerang ibu hamil

Cara Melindungi Diri dari Sinar Matahari Saat Hamil

Matahari memancarkan sinar ultraviolet yang berbahaya dan menyebabkan kerusakan kulit

Apa Itu Kelas Antenatal?

Kelas antenatal adalah kelas yang mempersiapkan Moms menjalani kehamilan dan persalinan.

Tips Mengatasi Ruam Panas selama Kehamilan

Simak penjelasan berikut untuk mengetahui cara mendinginkan ruam panas saat kehamilan.

6 Pertanyaan Umum tentang Tes Antenatal Amniosentesis

Apakah Moms sedang mengalami masa kehamilan dengan usia lebih dari 35 tahun? Jangan lupa lakukan test berikut.

Normalkah Gatal-gatal Selama Kehamilan?

Gatal-gatal ringan selama kehamilan adalah normal dan terjadi pada banyak ibu hamil

Bahayakah Steroid bagi Ibu Hamil?

Setelah mengonsumsi steroid dalam jangka panjang, apakah memungkinkan untuk hamil dan apa efeknya bagi janin?

Merawat Bekas Jahitan Setelah Melahirkan Normal

Tantangan lain setelah melahirkan adalah bagaimana merawat bekas jahitan. Berikut tips ala Mom Sherly untuk mengatasinya

Minum Air Es Saat Hamil Bisa Bikin Bayi Lahir Terlalu Besar: Mitos atau Fakta?

Banyak banget nih pemikiran bahwa bayi besar di kandungan karena Mommy nya minum air es, sebenarnya ini Mitos atau Fakta?

Sebab dan Cara Mencegah Penggelapan Kulit Selama Kehamilan

Penggelapan kulit, yang dikenal sebagai melasma atau chloasma, adalah normal bagi bumil. Yuk, simak cara pencegahannya.

Tips Hamil Sehat Saat Bekerja

Bekerja pas hamil? Nggak masalah ya, Moms. Berikut tips agar hamil tetap nyaman dan aman saat bekerja.

Ini Daftar Olahraga Terbaik untuk Ibu Hamil yang Berpuasa

Jika kesehatan Moms memungkinkan untuk berpuasa, Moms hendaknya tetap berolahraga untuk menjaga kebugaran.

Cara Meredakan Leher Kaku dan Sakit Punggung Ibu Baru Melahirkan

Moms yang baru melahirkan biasanya mengalami leher kaku dan sakit punggung. Ini wajar karena vitalitas Moms sangat terkuras

Cara Cegah Dehidrasi Saat Ibu Hamil Berpuasa

Dehidrasi adalah tidak berfungsinya tubuh dengan baik karena kekurangan cairan. Berikut ini pemicu dehidrasi parah saat puasa

Moms, Ini Tips Jaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa Bagi Ibu Hamil

Moms yang sedang hamil diperbolehkan beribadah puasa apabila kondisi kesehatan Moms dan si Kecil dalam kandungan sehat

Varises saat Hamil

Pasti para moms ada yang sering merasakan kaki kram atau kesemutan saat hamil, apalagi kalau sudah masuk trimester tiga.