Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Milk Blister pada Ibu Menyusui

OTHERS  |  25 Jul '18

Pernah mengalami yang namanya Milk Blister pada awal menyusui, selain lecet pada puting ternyata milk blister ini rasanya tidak kalah menyakitkan lho moms. Bagi moms yang belum pernah mendengar apa itu milk blister,  milk blister yaitu cairan putih yang mengeras pada area puting seperti jerawat.

Berawal sewaktu menyusui terasa perih pada area payudara kiri, saya pikir saya kembali mengalami lecet pada area puting, namun setelah saya cek tidak ada tanda-tanda lecet. sekitar 2 hari saya menyusui dengan rasa perih  barulah muncul seperti jerawat berwarna putih dan ternyata itu milk blister, setelah saya mencari info mengenai milk bilister ternyata banyak sekali penyebab milk blister ini muncul salah satunya ada sisa ASI di pori-pori puting, saat itulah saluran ASI tertutup dan mengakibatkan milk blister.

Milk Blister ini membuat saya mengalami hambatan pada saat menyusui, saya hanya mampu menyusui pada satu payudara, karena saya tidak sanggup menyusui ketika milk blister itu belum menghilang. Efeknya payudara sebelah kiri saya cepat membengkak, disitulah mengapa pompa ASI buat saya amatlah penting.

Selama Milk Blister, berikut adalah hal-hal yang saya lakukan agar milk blister itu cepat menghilang:

  • Sebelum dan sesudah menyusui mengompres payudara menggunakan air hangat selama 5 menit, ini membantu membuka saluran ASI yang tehambat karena milk blister. Terkadang saya menggunakan air garam hangat untuk mengompres.
  • Meningkatkan intensitas pumping. biasanya saya pumping 3 jam sekali, ketika milk blister saya pumping setiap 2 jam sekali. Hal itu dikarenakan agar payudara tidak cepat membengkak.
  • Menjaga kelembaban area puting, ini berfungsi untuk mengurasi rasa sakit pada saat milk blister, bisa dengan cara meletakan kapas yang sudah ditetesi minyak zaitun di dalam bra.
  • Jika milk blister tidak kunjung hilang, moms bisa berkonsultasi dengan dokter laktasi agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Semoga bermanfaat.

By: Rosmila Dewi


 

 

356 Rosmila Dewi

Comments

Related Stories