Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Metode Kontrasepsi Darurat Menurut WHO

OTHERS  |  PREGNANCY  |  07 Oct '18


Tahukah Moms tentang kontrasepsi darurat? Kontrasepsi darurat merupakan kontrasepsi yang dipakai justru setelah berhubungan. Menurut World Health Organization (WHO), tingkat keefektifan kontrasepsi darurat dalam mencegah kehamilan mencapai 95% jika digunakan dalam 5 hari sejak berhubungan. Kontrasepsi darurat digunakan jika kita khawatir kontrasepsi yang sebelumnya dipakai gagal (kondom bocor, diafragma bergeser, dsb), atau saat lupa meminum pil KB.

4 Metode Kontrasepsi Darurat Menurut WHO

  1. Pil KB kombinasi biasa
    Metode ini paling kecil efektivitasnya dibandingkan kontrasepsi darurat lainnya.

  2. Pil Levonorgestrel
    Pil ini bekerja dengan menunda ovulasi sehingga sperma mati sebelum bertemu sel telur dan mengentalkan lendir rahim supaya sperma sulit bergerak. Pil Levonorgestrel tidak terpengaruh oleh kontrasepsi hormonal yang telah dipakai sebelumnya. Jadi kalau lupa minum pil KB atau terlambat ganti implan, pil ini lebih efektif dibandingkan pil Ulipristal.
    Namun, pil ini hanya efektif jika dikonsumsi 72 jam setelah berhubungan. Pil jenis ini dijual bebas di pasaran dan tidak membutuhkan resep dokter. Pil jenis ini kurang efektif untuk wanita dengan Body Mass Index (BMI) di atas 25 dan tidak efektif jika BMI nya di atas 30. Cara hitung BMI adalah Berat badan (dalam satuan kilogram) dibagi dengan pangkat dua dari tinggi (dalam satuan meter).

  3. Pil Ulipristal
    Pil ini bekerja dengan mencegah terjadinya ovulasi. Pil ini jauh lebih efektif dibandingkan pil Levonorgestrel karena masih dapat bekerja hingga 5 hari setelah berhubungan. Namun menurut Planned Parenthood Federation of America, jika sebelumnya Moms telah menggunakan kontrasepsi hormonal dan mengonsumsi pil Ulipristal ini karena lupa mengonsumsi pil KB misalnya, maka kemungkinan pil ini tidak bekerja dengan efektif. Pil Ulipristal juga tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan pil Levonorgestrel karena akan saling mengacaukan satu sama lain sehingga malah jadi tidak efektif sama sekali. Pil ulipristal dapat bekerja untuk wanita dengan BMI mencapai angka 35. Jika BMI Moms di atas 35, maka pilihan yang tepat adalah IUD tembaga.
    Pil ulipristal memerlukan resep dokter dan harganya lebih mahal dibandingkan pil Levonorgestrel. Pada tahun 2016, BPOM Indonesia telah memberikan ijin edar untuk pil Ulipristal import dengan merek Ella.

  4. IUD tembaga
    IUD tembaga yang biasa digunakan untuk kontrasepsi jangka panjang juga dapat dijadikan kontrasepsi darurat jika dipasang dalam 5 hari sejak berhubungan. IUD tembaga merupakan metode kontrasepsi darurat paling efektif dibandingkan metode lain hingga saat ini menurut WHO dengan tingkat keberhasilan mencapai 99%.
    Cara kerja IUD tembaga adalah dengan menghalangi terjadinya fertilisasi. Ion tembaga membuat ekor sperma terpisah dari badannya sehingga sperma tidak dapat berenang dan akhirnya mati.
    IUD tembaga dapat digunakan wanita dengan BMI berapa pun dan tidak terpengaruh kontrasepsi hormonal yang dipakai sebelumnya. Namun untuk pemasangan dan pelepasannya, disarankan ke dokter.

Kontrasepsi darurat berbeda dengan aborsi. Kontrasepsi bekerja sebelum pembuahan terjadi, sedangkan aborsi menghentikan janin yang telah terbentuk.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1131 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kenalan Dengan Hypnobirthing

Moms sudah tahu mengenai hypnobirthing? Yuk, simak bersama berikut ini.

Ini Sebab Penyakit Adhesi Pengaruhi Kesuburan Wanita

Apakah Moms sudah pernah mendengar tentang penyakit adhesi? Yuk, simak informasi selengkapnya berikut.

Pengaruh Kesehatan Gigi Terhadap Kesuburan Pria

Meskipun tampaknya tidak berkaitan, ternyata, pria dengan kesehatan mulut yang buruk cenderung mengalami infertilitas.

Tips Babymoon ala Backpacker

Apakah Moms sangat suka travelling ala backpacker? Yuk, simak tips travelling ala backpacker saat hamil berikut.

Mengenal Lebih Jauh tentang IVF with dr. Thomas Chayadi, Sp. OG

IVF atau In Vitro Fertilisation yang biasa disebut dengan program bayi tabung adalah sah satu pilihan Moms dalam memiliki sang buah hati.

Tips Meminimalisir Biaya Melahirkan

Adakah calon Moms yang kepikiran biaya persalinan yang cukup menguras kantong terutama di kota-kota besar?

Apa itu Usia Kehamilan Aterm? Simak Jawabannya Berikut!

Proses kehamilan berawal dari ovulasi. Proses ovulasi melepaskan ovum yang dipengaruhi oleh hormon kompleks wanita.

Cemilan Kukus untuk Ibu Hamil

Saat hamil, ada masa di mana nafsu makan kita meningkat. Apa snack yang menyehatkan untuk ibu hamil?

Ini Faktor-faktor Penyebab Mual saat Hamil

Mual-mual saat hamil terutama saat usia kandungan masih dalam trimester pertama adalah hal yang umum terjadi.

Kapan Waktu Terbaik untuk Hamil? Ini Penjelasannya

Waktu paling efektif untuk berhubungan seks jika ingin hamil adalah selama masa subur Moms.

Hospital Bag, Apa Saja Isinya?

Menyiapkan hospital bag adalah salah satu persiapan penting sebelum melahirkan loh Moms, yuk simak tipsnya.

Pilihan KB yang Aman Untuk Busui

Moms ingin menggunakan alat kontrasepsi tapi sedang menyusui? Tenang Moms ada pilihan KB yang aman

Bagaimana Cara untuk Meningkatkan Peluang Hamil?

Apakah kesuburan dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi obat-obatan?

Melahirkan Normal Setelah Caesar Sebelumnya, Mungkinkah?

Mungkinkah melahirkan anak kedua secara normal dilakukan setelah melahirkan anak pertama dengan caesar?

4 Macam Obat Nyeri untuk Persalinan

Untuk mengurangi rasa sakit saat persalinan ada obatnya. Yuk simak penjelasannya berikut ini

Benarkah Pijat Bisa Membantu Meningkatkan Peluang Kehamilan?

Pijat dapat membuat kita relaks, namun apakah dapat meningkatkan peluang kehamilan?

Segudang Manfaat Hubungan Intim Saat Hamil

Moms melakukan hubungan intim dengan suami saat masa kehamilan diperbolehkan, karena ternyata banyak sekali manfaat yang didapatkan. Simak [...]

KB Aman untuk Ibu Menyusui

Jika Moms masih dalam masa menyusui, sebaiknya pilihlah jenis kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui ini.

Hindari Beberapa Hal Ini Saat Hamil 8 Bulan

Ada beberapa hal yang tidak boleh Moms lakukan saat hamil 8 bulan. Simak penjelasannya berikut ini.

Bingung Mau Inseminasi atau Bayi Tabung?

Kondisi apa yang mewajibkan pasangan suami istri melakukan program inseminasi dan bayi tabung? Yuk cari tahu