Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Metode Finish at the Breast untuk Bayi Bingung Puting

FEEDING  |  14 Mar '19


Salah satu metode yang bisa dipakai untuk membiasakan bayi menyusu di payudara lagi adalah "Finish at the Breast". Metode ini dianjurkan oleh dokter sekaligus konsultan laktasi internasional, Christina Smillie. Menurut Christina, jika menyusui saat bayi sedang benar-benar lapar maka akan membuat bayi tidak sabar dan rewel sehingga sulit melakukan pelekatan. Maka tidak ada salahnya memberikannya sedikit susu melalui botol terlebih dahulu.

Cara melakukan metode finish at the breast

  1. Sebelum menyusui langsung, berikan bayi susu melalui botol dengan takaran 7-15 ml kurang dari porsi biasa ia minum.

  2. Setelah susu di botol habis, coba susukan secara langsung.

  3. Jika bayi keburu tidur atau tidak mau lanjut untuk menyusu di payudara, untuk sesi berikutnya kurangi lagi porsi di botolnya sebanyak 15 ml. Moms jangan lupa pumping untuk mengosongkan PD ya.

  4. Namun jika setelah bayi disusui langsung dan masih lapar, Moms lanjutkan dengan memberinya susu melalui botol lagi. Dan untuk sesi berikutnya, Moms tambah porsi di botolnya sebanyak 15 ml.

  5. Jika bayi menolak susu dari botol, coba tawarkan untuk menyusu langsung di PD. Setelah itu berikan ia susu melalui botol dengan porsi yang dikurangi 15 ml dari biasanya. Lalu lanjutkan dengan menyusu langsung lagi.

  6. Dengan metode ini, Moms harus bisa membaca tanda bahwa bayi sudah kenyang ketika menyusu melalui botol (biasanya bayi terlihat lebih relax). Walaupun susu di botolnya belum habis, namun ketika bayi terlihat mulai kenyang, segera arahkan bayi untuk menyusu langsung.

Metode ini membutuhkan sejumlah trial dan error dalam menentukan porsi susu botol yang pas untuk bayi sehingga bayi dapat menyusu langsung dengan baik (cirinya: bayi dapat menyedot lama, relax setelah kenyang, payudara menjadi lembek setelah menyusui, dsb).

Moms harus memperhatikan frekuensi BAK bayi tiap harinya ketika menggunakan metode ini. Tanda bayi cukup ASI adalah BAK minimal 6x sehari. Jika BAK bayi kurang dari 6x, tandanya ia masih belum mendapat ASI yang cukup saat menyusu langsung, jangan kurangi porsi di botolnya terlebih dahulu hingga BAKnya mencapai minimal 6x sehari.

Jika BAK dan kenaikan berat badannya baik, Moms bisa kurangi porsi di botolnya secara bertahap. Misal di hari 1-3 dikurangi 15 ml per sesi, di hari 4-6 dikurangi 30 ml per sesi.
Ketika susu yang perlu diminum bayi melalui botol hanya tinggal sebanyak 15 ml per sesi, Moms sudah bisa mulai untuk menyusui langsung saat bayi lapar (tidak perlu diawali dengan susu botol lagi). Tidak masalah jika bayi minta untuk menyusu lebih lama atau sering karena hal tersebut dapat merangsang produksi ASI lebih banyak lagi.

Semoga bermanfaat.

By: Kristiani Chen

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

269 Kristiani Chen

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Kunci Sukses Menyusui

Apa Moms tahu bangaimana kiat sukses menyusui bayi? Yuk simak tips-nya di sini!

Moms, Ketahui Masalah yang Timbul karena Hiperlaktasi Berikut Ini

Apa saja masalah yang ditimbulkan akibat hiperlaktasi?

Hiperlaktasi: Pengertian, Tanda, Penyebab Dan Pengobatannya

Yuk Moms cari tahu lebih dalam lagi mengenai masalah menyusui yang sering muncul yaitu hiperlaktasi

11 Sumber Makanan Pelancar ASI

Kesulitan memenuhi kebutuhan makanan si Kecil? Coba konsumsi beberapa sumber makanan pelancar ASI ini.

Penyebab dan Cara Mengatasi Payudara Bocor pada Ibu Menyusui

Adalah normal ketika payudara Moms bocor atau ASI mengalir kencang selama beberapa minggu pertama setelah melahirkan.

Sakit Saat Pertama Kali Menyusui? Ini Beberapa Tips Mengatasinya

Apabila Moms merasa sakit ketika si Kecil pertama kali menyusui, Moms tidaklah sendiri.

4 Masalah Serius Menyusui yang Perlu Penanganan Medis

Beberapa masalah menyusui berikut memerlukan penanganan medis. Apa sajakah itu?

Apakah Ibu dengan Puting Terbalik (Inverted Nipples) Masih Bisa Menyusui?

Inverted nipples adalah puting yang tertarik ke bawah permukaan kulit dan tidak memiliki tonjolan normal.

5 Masalah Umum dalam Menyusui dan Solusinya

Meskipun dikaruniai anggota & organ tubuh yang didesain untuk menyusui, bukan berarti hal itu mudah bagi Moms.

Apa itu Kualitas ASI?

Selain memerhatikan kuantitas ASI, Moms juga harus memerhatikan kualitasnya. Bagaimana caranya?

5 Gejala Awal Kanker Payudara

Apakah Moms memiliki beberapa gejala seperti gatal dan sakit serta kulit memerah pada area payudara? Waspada kanker!

Ibu Menyusui Ikut Puasa? Kenapa Tidak?

Sebagai ibu menyusui, saya ikut bersemangat ingin ikut berpuasa.

Ini Delapan Tanda Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor yang terasa seperti benjolan ketika sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali.

Segera Batalkan Puasa Ramadan Jika Mengalami Gejala Ini

Moms yang sedang menyusui sebenarnya tidak diwajibkan berpuasa.

Tips Menyusui Lancar Saat Sedang Berpuasa

Secara medis tetap menyusui di saat bulan puasa bukan hal yang dilarang. Nah berikut tips bagi busui saat puasa

Apakah Bayi Non-ASI Memerlukan Susu Lain? Begini Menurut WHO

Bagaimana jika anak terpaksa tidak dapat menerima ASI hingga usia 2 tahun? Apakah perlu susu lain?

5 Hal Penting dalam Menu Berbuka Ibu Menyusui

Ibu menyusui yang memutuskan untuk berpuasa harus mempersiapkan fisik, mental, dan spiritualnya secara memadai.

Membuat ASI Booster Untuk Busui yang Berpuasa

Moms harus memperhatikan asupan nutrisi Moms saat sahur dan buka puasa, yuk coba resep ala Mom Lisa berikut!

Induksi Laktasi, Apa Itu?

Induksi laktasi biasanya dilakukan untuk para ibu yang ingin atau sudah mengadopsi bayi.

Tips Melancarkan ASI setelah Melahirkan

Hi Moms, jumpa lagi nih tentunya sharing lagi kali ini soal ASI yang belum keluar setelah melahirkan.