Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Merawat Kulit Bayi Agar Terhindar dari Diaper Rash

HEALTH TIPS  |  11 Mar '19

Diaper rash atau ruam popok adalah salah satu masalah yang sering muncul pada kulit bayi. Biasanya berupa bintik merah di area yang tertutup diaper seperti sekitar area genital, pantat, serta pangkal paha yang terkena diaper (bagian dalam) dan cukup menimbulkan ketidaknyamanan pada bayi. Bayi bisa rewel dan menangis terus menerus karena terganggu dengan rasa gatal dan perih yang muncul. Tentunya Moms tidak ingin kan si Kecil mengalami diaper rash? Sebelumnya, kenali dulu penyebabnya munculnya ruam popok yuk Moms.

Penyebab Diaper Rash/Ruam Popok

  1. Terlalu lama bersentuhan dengan diaper kotor
  2. Bahan diaper yang tidak cocok dengan kulit bayi yang masih sensitif
  3. Pemakaian diaper yang terlalu ketat atau tidak sesuai berat badan bayi
  4. Iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif (biasanya pada newborn-usia bayi di bawah 6 bulan)
  5. Asupan makanan saat MPASI yang mempengaruhi feses bayi (biasa terjadi di awal MPASI ketika mencoba jenis makanan baru)

Mencegah dan Mengatasi Diaper Rash

Jika si Kecil belum pernah mengalami diaper rash atau ruam popok, cegah terlebih dahulu dengan cara berikut:

  • Ganti popok setiap 4 jam sekali atau saat sudah terlihat penuh (pada beberapa diaper terdapat indikator penuh atau tidaknya cairan yang ditampung). Usahakan tidak menunggu kulit lembab ya Moms.

  • Sebelum memakaikan diaper, pastikan kulit bayi telah benar-benar bersih dan kering lalu oleskan diaper cream tipis merata.

  • Pilih diaper yang memiliki lapisan yang lembut dan berdaya serap tinggi agar mengurangi kemungkinan kulit sekitar area popok menjadi lembab.

  • Lalu, jika ternyata ruam popok atau diaper rash masih muncul, tidak perlu panik Moms. Segera oleskan diaper cream lebih sering agar kulit bayi terasa lebih nyaman. Namun, jika dalam 2-3 hari belum mereda, konsultasikan dengan dokter spesialis anak ya.

Semoga bermanfaat.

By: Dita Anindia

Copyright by Babyologist

191 Dita Anindia

Comments

Related Stories