Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Menyapih Si Kecil dengan Bahagia Tanpa Harus Berbohong

FEEDING  |  MY STORY  |  PARENTING  |  23 Mar '20


Menyusui adalah momen yang indah. Namun, ketika masa-masa menyusui harus berakhir alias si Kecil sudah memasuki masa menyapih, banyak Moms merasa tidak tega dan sedih. Sebagian besar Moms yang sudah berniat menyapih menghentikan proses tersebut karena merasa kasihan dengan si Kecil yang menangis ingin ASI.

Proses menyapih anak bagi saya sangat tidak mudah, butuh usaha yang keras, niat, konsistensi dan dukungan dari orang-orang terdekat. Waktu penyapihan pun tergantung dari ibu dan anak. Jangan memaksakan diri jika memang belum waktunya dan jangan juga dibiarkan tetap menyusui tanpa belajar untuk menyapihnya jika memang si Kecil sudah bisa.

Apa yang harus dipertimbangkan dan dilakukan jika akan menyapih si Kecil? Ini beberapa hal yang dapat saya bagikan kepada Moms: 

  1. Kesiapan dan konsistensi ibu untuk menyapih

Sebelum melakukan proses menyapih, sebaiknya Moms menyiapkan mental terlebih dahulu. Jangan sampai Moms menjalani proses menyapih lalu tiba-tiba berubah pikiran karena tidak tega. Kan, kasihan si Kecil yang mungkin sudah terbiasa tidak menyusu sehingga harus mengulang proses menyapih dari awal lagi.

  1. Kesiapan si Kecil untuk menjalani proses menyapih

Seperti proses menyusui, proses menyapih pun harus dilakukan dengan kelembutan. Moms tidak boleh memaksakan kehendak. Pastikan dia memang sudah siap untuk disapih baik fisik maupun mentalnya. Jangan menyapih si Kecil dalam keadaan sakit karena bisa saja berakibat buruk jika tiba-tiba dia dihentikan untuk menyusui lagi. Ingat, Moms, anak-anak itu peka.

  1. Komunikasikan dengan pasangan dan orang-orang terdekat kita minimal yang tinggal serumah

Sangat penting memberitahukan ke pasangan dan orang-orang terdekat tentang proses menyapih ini agar kita mendapatkan dukungan. Moms juga bisa bekerja sama dengan mereka untuk melancarkan proses menyapih ini. Seringkali, para Moms sudah siap untuk menyapih dan si Kecil juga sudah OK akan tetapi keluarga memiliki sikap berbeda. Moms dan keluarga harus satu pikiran demi suksesnya proses menyapih.

  1. Mengalihkan perhatian si Kecil ketika dia minta menyusui

Ada banyak cara mengalihkan perhatian anak-anak ketika minta disusui. Moms & Dads bisa bekerja sama saling mendukung untuk mengalihkan perhatian si Kecil. Yang terpenting adalah jangan berbohong, ya, Moms. Biasanya, saya mengalihkan perhatian anak saya dengan cara mengajaknya bermain permainan yang dia sukai, makan cemilan, atau minum air putih.

  1. Memberikan MPASI yang lebih menarik setiap harinya

Jika anak berhenti menyusui, maka biasanya dia jadi lebih lahap makannya. Itulah yang terjadi pada anak saya. Jadi, jika dia minta makan, saya akan langsung memberikannya. Agar si Kecil merasa tertarik, berikan makanan yang beragam. Ini juga bisa jadi salah satu cara mengalihkan perhatian si Kecil untuk minta ASI lagi.

  1. Mengatur waktu pemberian ASI

Nah, ini yang perlu banyak pertimbangan Moms. Menyapih bukan berarti langsung menghentikan proses direct breastfeeding pada si Kecil. Justru, tindakan tersebut akan membuat si Kecil kaget, menangis, dan sedih. Lakukan proses menyapih dengan perlahan-lahan. Atur waktu ketika akan menyusui si Kecil. Kurangi waktu pemberiannya dari yang seperti biasa dilakukan. Misalnya, jika siang hari biasanya si Kecil disusui 3 kali, maka cukup 2 kali dulu. Setelah itu, 1 kali lalu tidak sama sekali. Begitupun jika malam hari.

  1. Hindari membohongi si Kecil

Sering kali kita jumpai seorang ibu menyapih anaknya dengan melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Misalnya, dia mengoleskan balsem ke PD agar anaknya tidak suka, mengoleskan lipstik ke PD agar si Kecil takut karena mengira itu darah, dan masih banyak lagi hal lainnya. Tidak jarang anak-anak percaya saja dan menangis tapi tak jarang juga malahan si Kecil penasaran dan tetap menyusui sehingga cara itu tidak berhasil. Dalam hal ini, Moms sudah berbohong dan ternyata tidak berhasil juga. Karena itulah, ada baiknya jika menyapih dilakukan dengan jujur. Berikan sugesti positif ke si Kecil dan tetap melakukan sentuhan seperti biasa agar si Kecil tidak merasa dihindari.

Selamat menyapih dengan bahagia, ya, Moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

227 Inayah Soenaryo

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Pengalaman Menyapih dengan Bantuan Hypnoparenting

Menyapih ASI pada si Kecil bisa lho diterapkan dengan metode hypnoparenting. Tau ga sih Mom hypnoparenting itu apa?