Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Menjaga Kualitas ASIP

FEEDING  |  24 Mar '18


ASI merupakan asupan yang paling ampuh dalam menjaga kekebalan tubuh dan membantu tumbuh kembang bayi.  Namun, ibu menyusui yang bekerja di kantor dan tidak dapat selalu menyusui bayi setiap waktunya akan merasa kesulitan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan memerah dan menyimpannya. ASI perahan tersebut disimpan agar bayi masih dapat mengonsumsi ASI setiap harinya.  Untuk menjaga kualitas Air Susu Ibu Perah (ASIP), maka perlu disimpan dengan baik dan benar.

Tempat penyimpanan ASIP:

Gunakanlah wadah yang terbuat dari bahan kaca.  Hindari wadah berbahan plastik dan styrofoam.  Selain itu, pilihlah penutup yang kedap udara.  Pastikan tempat yang digunakan bersih dan higenis.  Bersihkan botol atau wadah tersebut dengan air hangat dan sabun, kemudian bilas hingga bersih dan biarkan kering dengan sendirinya.

Cara menyimpan ASIP:

  • Siapkan wadah secukupnya dan pastikan kebersihannya.
  • Pompa ASI dari payudara dan langsung simpan dalam wadah yang telah disiapkan.  Sebaiknya jangan menyimpan ASI terlalu banyak atau terlalu penuh pada satu wadah. Hal ini dikarenakan ASI yang tidak habis lalu disimpan kembali tidak baik untuk dikonsumsi bayi.
  • Jangan lupa untuk menutupnya dengan rapat.
  • Beri label jam dan tanggal pada masing-masing wadah.
  • Dinginkan dalam lemari pendingin atau kulkas.

Lama penyimpanan ASIP:

  • ASIP dapat digunakan selama 24 jam kedepan jika disimpan dalam kotak pendingin.
  • ASIP dapat digunakan selama kurang lebih 5 hari jika disimpan dalam pendingin dengan suhu 4 derajat atau lebih dingin.
  • ASIP dapat digunakan selama kurang lebih 2 minggu jika dibekukan pada suhu -15 derajat.
  • ASIP dapat digunakan selama kurang lebih 3 bulan ke depan jika dibekukan pada kulkas dua pintu dengan suhu -18 derajat atau lebih dingin.

Penyajian ASIP:

Pertama-tama pilihlah ASIP berdasarkan waktu pemerahan, yang lebih awal diperah yang diambil terlebih dahulu.  Cara menyajikan ASIP yang telah disimpan di alat pendingin dengan suhu sebesar 4 derajat adalah dengan merendam wadah penyimpanan ASIP tersebut dalam mangkok yang berisi air panas. Hindari memanaskan ASI dengan microwave.  Jika ingin menyajikan ASIP yang telah dibekukan, sebaiknya pindahkan dulu ASIP tersebut dari freezer ke kulkas dengan suhu kurang lebih 4 derajat selama tiga hingga empat jam.  Setelah itu, Rendamkan pada mangkok yang berisi air panas.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

566 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perbedaan Susu Sapi, Susu Soya, dan Formula Soya

Apa bedanya susu sapi, susu soya dan formula soya? Yuk simak berikut ini.

Kastengel Keju Wajan

Siapa yang suka kastengel? Coba resep anti gagal berikut ini yuk!

Traditional Weaning vs Baby Led Weaning (BLW)

Memasuki tahap MPASI, apakah Moms bingung menentukan metode traditional weaning atau baby-led weaning? Simak berikut ini yuk!

Camilan Keluarga : Cireng isi Keju

Ketika #dirumahaja, bawaanya jadi pengen ngemil mulu ga sih Moms? Bikin sendiri yuk cireng isi keju. Ini resepnya.

Tips Mengatasi Kolik pada si Kecil

Kolik adalah kondisi yang terjadi pada bayi sehat yang menangis tiada henti selama lebih dari 3 jam sehari.

Yuk! Cegah si Kecil Sakit Mulai dari Peralatan Makannya

Masuk diusia Zayn yg ke 1 tahun, pertama kali nya aku coba memberikan dia Sufor.

Nasi Goreng Salmon ala MamaUna

Dikarenakan BabyU sudah genap setahun, MamaUna mau coba kasih makanan masakan rumah, biar papa nya juga kebagian 🤪 hehehe. Nasi Goreng jadi sa [...]

4 Komposisi Penting ASI Booster untuk Keberhasilan ASI Eksklusif

Ternyata, peran ASI Booster sebagai penunjang keberhASIlan ASI eksklusif sangatlah penting.

Akhirnya Ku Menemukan Jodoh Botolku

Mencari botol susu yang cocok untuk si Kecil itu ternyata seperti memilih jodoh! Yuk simak berikut ini.

Creamy Cheesy Chicken Liver, MPASI yang Kaya akan Zat Besi

Hati ayam merupakan salah satu sumber zat besi yang baik bagi bayi.

Tips Menjaga Kadar Vitamin dalam ASI

Saat ASI sudah dipompa, ASI dapat segera didinginkan dalam waktu kurang dari 1 jam.

10 Finger Foods Kesukaan Si Kecil

Finger foods atau camilan yang dapat dimakan sendiri oleh si Kecil dapat mengurangi rasa laparnya di antara jam makan

Tips Memberikan Snack Sehat untuk Gigi pada Si Kecil

Berikut tips memberikan snack sehat untuk camilan si Kecil. Yuk simak Moms

Resep MPASI Beef Rolade

Menu favorit Kenneth, baru pertama kali coba dan berhasil! Ini anti gagal loh Moms. Selamat mencoba.

Onion Rings Bisa Jadi Snack untuk si Kecil

Onion rings mudah dibuat dan juga bisa dipakai untuk jadi cemilan si Kecil disaat senggang loh Moms!

Oats, Menu Andalan si Kecil

Jangan lupa variasikan menu makanan si Kecil agar tidak bosan dan tetap nafsu makan ya Moms! Simak resep berikut.

Resep Tahu Daging Cincang

Apakah si Kecil sudah berusia 20 bulan? Yuk, variasikan menu MPASI dengan coba resep tahu daging cincang ala mom Arlina.

Ikan Tuna Orak Arik Telur

Menu ini bukan hanya menjadi andalan si kecil loh Moms tapi semua anggota keluarga juga suka. Mari dicoba resepnya.

Menu MPASI: Chicken Rice Singapore

Apakah Moms sedang mencoba untuk menaikkan berat badan si Kecil? Resep chicken rice singapore ini cocok loh!

Nasi Brokoli Udang

Apakah Moms sedang mencari resep yang bergizi namun mudah dibuat? Cocok untuk si Kecil yang menyukai menu seafood.