Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Meningkatkan Bonding antara Ayah dan si Kecil saat LDM

MY STORY  |  PARENTING  |  TODDLER  |  07 Jan '20


Moms, siapa di sini yang menjalani pernikahan secara LDM?

LDM atau Long Distance Marriage adalah sebuah istilah yang dibuat untuk pasutri yang menjalani pernikahan jarak jauh, atau lebih jelasnya suami istri tidak tinggal bersama-sama karena suatu hal. Alasannya bisa karena pekerjaan, tuntutan ekonomi dll. Saya sendiri kadang menjalani pernikahan jarak jauh karena suami harus bekerja di tempat lain.

Pernikahan jarak jauh mungkin sudah bukan hal asing dan bukan hal yang sulit bagi pasangan yang sama-sama menerima keputusan untuk menjalani pernikahan jarak jauh atau LDM.

Tetapi saat sudah mempunyai anak dalam keluarga, apakah LDM tetap terasa mudah? Tentu tidak ya Moms, saya sendiri merasakan betapa sulitnya menjalani LDM di saat sudah punya si Kecil, terlebih si Kecil juga mempunyai hak dalam menerima kasih sayang yang utuh dari ayahnya.

Setiap hari kami berusaha agar si Kecil tidak kekurangan kasih sayang dari sosok ayahnya serta selalu berusaha mengenalkan si Kecil pada sosok ayahnya, meningkatkan bonding antara si Kecil dan ayahnya.

Berikut tips yang saya lakukan untuk meningkatkan bonding antara si Kecil dan ayahnya saat kami menjalani LDM:

1. Berkomunikasi setiap hari.

Meski berkomunikasi sekedar melalui handphone, ini selalu kami lakukan demi meningkatkan bonding antara ayah dan si Kecil.

2. Mengirim hadiah untuk si Kecil.

Suami saya atau ayah si Kecil selalu rutin mengirim hadiah untuk si Kecil, baik mainan atau baju si Kecil, apalagi sekarang Zila sudah mengerti dia akan sangat senang saat menerima paket hadiah dari ayahnya.

3. Mengirim makanan kesukaan si Kecil.

Suami saya juga selalu mengirim paket makanan ringan seperti snack kesukaan si Kecil atau sekedar susu UHT dll.

4. Menjadwalkan pulang secara rutin.

Dua bulan sekali meski hanya 3 hari suami saya selalu rutin pulang dan kami selalu memanfaatkannya dengan baik.

5. Mengajak jalan-jalan ke wahana permainan anak.

Intinya saat suami saya pulang, kami usahakan pergi ke tempat di mana ada wahana permainan anak, agar anak saya senang main bersama ayahnya.

6. Menceritakan kisah ayah sebelum tidur.

Saya selalu berusaha memasukkan sosok ayahnya pada ingatan Zila anak saya, jadi kalaupun saya bacakan cerita saya selalu sebut sosok ayahnya.

Nah Moms mungkin segitu tips meningkatkan bonding antara si Kecil Zila anak saya dan ayahnya saat kami menjalani LDM.

Hasilnya berhasil ya Moms, meski berada jauh dengan ayahnya, Zila selalu merindukan dan memanggil ayahnya, dia seolah tidak pernah lupa punya sosok ayah.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

563 Risny Saputra

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Terrible Two or Terrific Two, Yang Mana Yang Cocok untuk si Kecil?

Si Kecil sering tantrum? Tenang Moms, you're not alone. Yuk simak cerita berikut ini.

Tips & Tricks Potty Training Ala Mama Alby

Moms sedang mempersiapkan si Kecil untuk potty training? Simak tips dan trik berikut ini ya.

Proses Menyapih si Kecil Serta Berbagai Persiapannya Part 2

Yuk simak lanjutan cerita Mom Risya berikut ini tentang proses menyapih.

Kapan Sebaiknya Mengajak Si Kecil Gowes?

Mengajak anak gowes, sebaiknya dimulai sejak usia berapa? Kami pun berusaha mencari informasi sebanyak mungkin untuk memenuhi kualifikasi tersebut.

Yuk, Moms, Cegah Stunting Sejak Si Kecil dalam Kandungan!

Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang harus diatasi sejak dini. Simak penyebab, dampak, dan cara mengatasi stunting pada anak berikut ini.

Belajar Mengenal Angka dengan Tempelan Kulkas

Saya sedang mengajari Stacy untuk mengenal bentuk angka-angka. Namun, saya ingin mengajarinya sambil bermain sehingga Stacy senang dan [...]

Mari Menjalani Fase Teribble Two dengan Bahagia

Keputusan menjadi orang tua dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dan bukan perkara yang mudah.

Bagaimana agar si Kakak Tidak Cemburu pada Adiknya

Pertanyaan ini sering muncul di hati saya sejak saya mengandung anak ke 2. Moms and Dads juga mengalami yang sama? Yuk simak berikut ini.

Role Model Terbaik Adalah Ayahku

Proses mengandung, melahirkan dan membesarkan buah hati tidak hanya menjadi tugas ibu lho Moms!

Menghadapi Tantrum Anak Usia 14 Bulan

Tantrum, sebuah momok yang sudah tidak asing di telinga orang tua.

Tips agar Anak Tidak Menjadi Pelaku Bullying

Beberapa saat yang lalu warganet dikejutkan dengan kabar meninggalnya artis K-Pop yang bunuh diri karena depresi

Tips Memilih Tontonan Anak

Peran kita sebagai orangtua dalam memberikan hiburan pada si Kecil sangat penting loh Moms

Mengatasi Rasa Cemburu Kakak Terhadap Adik Barunya

Saya ingin sharing tentang pengalaman menjadi Mom of two, karena tanggal 2 November lalu saya melahirkan anak kedua.

Disiplin saat Masih Balita, Pentingkah?

Saat menjadi ibu, naluri & pemikiran saya berkembang, naluri melindungi, menyayangi dsb yang menyangkut anak saya.

Tips Mengajarkan Kakak Menyayangi Adiknya Sejak di Dalam Perut

Walau Daud masih kecil banget & belom ngerti apa itu adik, aku berusaha banget untuk kasih tau dia dari sekarang

Berbagai Aktivitas Agar si Kecil Betah di Dalam Pesawat

Aktivitas berikut ini bisa moms coba agar si Kecil betah di dalam pesawat lho

Punya Dua Balita, Moms Harus Siap Jadi 'Super Mom'

Saya memiliki 2 balita dengan jarak yang cukup dekat, saya jaga & besarkan sendiri tanpa bantuan nanny atau orang tua.

Saat si Kecil Bertanya: Kenapa Bunda Bisa Hamil?

Moms, pasti pernah ya berada dalam momen seperti itu. Atau si Kecil bertanya, aku lahir dari mana sih Bunda?

Orangtua Selalu Membandingkan Anak, Ini Dampak Negatifnya!

Pernahkah di antara kita sebagai orang tua membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain atau antar saudaranya?

Hentikan Kebiasaan Selalu Menjanjikan Sesuatu Hal kepada si Kecil

Hayo mom siapa yang biasa melakukan hal tersebut? Membujuk anak dengan menjanjikan sesuatu hal yang menarik.