Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak dengan Multivitamin

GROWTH & DEVELOPMENT  |  HEALTH TIPS  |  29 Dec '18


Tahukah Moms bahwa multivitamin dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak? Namun multivitamin yang dimaksud di sini bukanlah multivitamin yang pada umumnya dijual di pasaran.

Multivitamin yang dijual di pasaran biasanya memberi klaim bahwa dapat meningkatkan nafsu makan anak dan beragam keuntungan lainnya. Namun Moms, yang perlu digarisbawahi adalah multivitamin ini hanyalah sekadar suplemen biasa dan berdasarkan penelitian, kenyataannya multivitamin ini tidak berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak secara signifikan.
Ad

Lalu multivitamin apa yang dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak?

Saya mendapat ilmu ini dari seorang DSA terkait vitamin dan mineral yang dibutuhkan anak, beserta dengan lama pemberian yang dianjurkan.

  1. Vitamin A
    Kurangnya asupan vitamin A dapat membuat anak mengalami rabun senja dan meningkatkan potensi terkena penyakit infeksi, khususnya diare. Berbeda halnya dengan anak yang diberikan vitamin A justru menunjukkan bahwa anak lebih kebal terhadap penularan infeksi. Suplementasi vitamin A biasanya diberikan setiap 6 bulan sekali sejak usia 6-59 bulan dan sudah diprogramkan oleh pemerintah melalui pemberian vitamin A setiap bulan Februari dan Agustus di Posyandu ataupun Puskesmas.
  1. Vitamin D
    Vitamin D mendukung pertumbuhan tulang dan gigi yang sehat. Namun mengingat Indonesia merupakan negara tropis, maka Moms bisa mendapatkan manfaat vitamin ini dengan cara menjemur anak di bawah sinar matahari sebelum pukul 9 pagi. Tidak perlu lama-lama Moms, cukup 15 menit setiap harinya.
  1. Zat Besi
    Mikronutrien ini menjadi highlight yang sangat terkenal baru-baru ini karena memiliki efek anemia yang bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak. Moms bisa memastikan apakah si Kecil memiliki kecenderungan anemia atau tidak dengan cara memeriksakan Hb (hemoglobin) saat ia berusia 1 tahun. Apabila didapatkan anemia, maka pemberian suplemen zat besi penting untuk dilakukan.
  1. Zinc
    Zinc dapat mengoptimalkan tinggi badan anak serta menurunkan kejadian infeksi diare serta pneumonia. Diberikan secara rutin selama 2 bulan setiap 6 bulan sekali pada bayi berusia 6-23 bulan.
  1. Yodium
    Beruntungnya Indonesia karena memiliki garam beryodium sehingga kebutuhan yodium anak sudah cukup didapat dari garam beryodium. Inilah alasan bahwa garam beryodium lebih baik dibandingkan dengan himalayan salt. Kekurangan yodium selanjutnya bisa menyebabkan penyakit yang disebut dengan gondongan atau yang juga disebut dengan goiter.

Itulah 5 mineral yang penting untuk kita cermati dalam kebutuhan anak.

  

Semoga bermanfaat.

By: Editha Aldillasari

Copyrighty by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

517 Editha Aldillasari

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perlukah Memberikan Minyak Ikan untuk Anak?

Minyak ikan dipercaya baik untuk perkembangan sel otak anak. Namun, benarkah minyak ikan memang bermanfaat?