Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Menghadapi Tantrum Anak Usia 14 Bulan

MY STORY  |  PARENTING  |  TODDLER  |  18 Jan '20


Tantrum, sebuah momok yang sudah tidak asing di telinga orang tua. Tantrum adalah ledakan emosi anak dan berada di puncaknya pada usia 1 sampai 3 tahun, di mana anak ku saat ini berada di usia 14 bulan dan aku mulai menghadapi masalah tantrum.


Uwais menunjukan fase tantrum ini mulai dari menangis, berontak saat di tenangkan, memukul mama atau abinya, melempar mainan. Apa saja yang bisa dia lakukan untuk menunjukan bahwa "Ia sedang marah".

Apa saja yang aku lakukan saat anak di usia dini mengalami tantrum?

1. Bersikap tenang
Dengan bersikap tenang dan mengetahui bahwa memang anak sedang beeada di fase tersebut. Jangan ikut tantrum terlebih ikut meledakan emosi ke anak dengan tujuan membuat anak berhenti menangis dan berontak. Itu kesalahan besar!

2. Jangan menyerah
Lakukan observasi pada anak, cari penyebab yang membuat anak menjadi tantrum.

3. Ketahui perasaan anak
Di usia 1 sampai 3 tahun, anak belum fasih berbicara dan menyampaikan keinginan nya. Pelajari dan pahami bahwa anak juga ingin di mengerti.

Observasi yang aku lakukan pada Uwais dalam fase tantrum nya:

1. Uwais menjadi sangat rewel dan sulit untuk di tenangkan saat pola jam makan dan pola jam tidur nya tidak teratur seperti biasa. Biasa nya ini terjadi saat kami sedang berpergian.

2. Uwais menjadi sangat rewel dan sulit untuk di tenangkan saat ia tidak bisa meraih mainan yang ia ingin mainkan dan tidak mau bermain dengan mainan yang tersedia. Aku mulai menyiasati dengan merapihkan dan menyusun mainan-mainan yang disukai dan sering dimainan Uwais di dalam rak mainannya, selebihnya aku rapihkan dan simpan. Tiga hari sekali aku merotasi susunan mainan nya agar tidak membuat uwais bosan dan memicu tantrum.e

3. Uwais menjadi sangat rewel dan sulit di tenangkan saat Uwais dilarang untuk memegang benda yang ia ingin pegang, seperti hal nya remote AC. Uwais senang sekali dengan remote AC, menekan tombol power menghidupkan AC dan mematikan nya. Aku menyiasati dengan memindahkan barang barang yang "tidak boleh di pegang" Uwais ketempat yamg lebih aman dan tidak terjangkau oleh Uwais.

Semenjak aku melakukan observasi dan menyiasati nya. Aku sangat bersyukur tantrum yang di hadapi Uwais perlahan menghilang, emosi nya lebih terkendali dan mudah tersampaikan keinginan nya. Semangat Moms dan dads menghadapi fase tantrum pada anak, jangan mudah menyerah.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

343 Ummah Uwais

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Terrible Two or Terrific Two, Yang Mana Yang Cocok untuk si Kecil?

Si Kecil sering tantrum? Tenang Moms, you're not alone. Yuk simak cerita berikut ini.

Tips & Tricks Potty Training Ala Mama Alby

Moms sedang mempersiapkan si Kecil untuk potty training? Simak tips dan trik berikut ini ya.

Proses Menyapih si Kecil Serta Berbagai Persiapannya Part 2

Yuk simak lanjutan cerita Mom Risya berikut ini tentang proses menyapih.

Kapan Sebaiknya Mengajak Si Kecil Gowes?

Mengajak anak gowes, sebaiknya dimulai sejak usia berapa? Kami pun berusaha mencari informasi sebanyak mungkin untuk memenuhi kualifikasi tersebut.

Yuk, Moms, Cegah Stunting Sejak Si Kecil dalam Kandungan!

Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang harus diatasi sejak dini. Simak penyebab, dampak, dan cara mengatasi stunting pada anak berikut ini.

Belajar Mengenal Angka dengan Tempelan Kulkas

Saya sedang mengajari Stacy untuk mengenal bentuk angka-angka. Namun, saya ingin mengajarinya sambil bermain sehingga Stacy senang dan [...]

Mari Menjalani Fase Teribble Two dengan Bahagia

Keputusan menjadi orang tua dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dan bukan perkara yang mudah.

Bagaimana agar si Kakak Tidak Cemburu pada Adiknya

Pertanyaan ini sering muncul di hati saya sejak saya mengandung anak ke 2. Moms and Dads juga mengalami yang sama? Yuk simak berikut ini.

Role Model Terbaik Adalah Ayahku

Proses mengandung, melahirkan dan membesarkan buah hati tidak hanya menjadi tugas ibu lho Moms!

Tips agar Anak Tidak Menjadi Pelaku Bullying

Beberapa saat yang lalu warganet dikejutkan dengan kabar meninggalnya artis K-Pop yang bunuh diri karena depresi

Tips Memilih Tontonan Anak

Peran kita sebagai orangtua dalam memberikan hiburan pada si Kecil sangat penting loh Moms

Meningkatkan Bonding antara Ayah dan si Kecil saat LDM

Long Distance Marriage adalah sebuah istilah yang dibuat untuk pasutri yang menjalani pernikahan jarak jauh.

Mengatasi Rasa Cemburu Kakak Terhadap Adik Barunya

Saya ingin sharing tentang pengalaman menjadi Mom of two, karena tanggal 2 November lalu saya melahirkan anak kedua.

Disiplin saat Masih Balita, Pentingkah?

Saat menjadi ibu, naluri & pemikiran saya berkembang, naluri melindungi, menyayangi dsb yang menyangkut anak saya.

Tips Mengajarkan Kakak Menyayangi Adiknya Sejak di Dalam Perut

Walau Daud masih kecil banget & belom ngerti apa itu adik, aku berusaha banget untuk kasih tau dia dari sekarang

Berbagai Aktivitas Agar si Kecil Betah di Dalam Pesawat

Aktivitas berikut ini bisa moms coba agar si Kecil betah di dalam pesawat lho

Punya Dua Balita, Moms Harus Siap Jadi 'Super Mom'

Saya memiliki 2 balita dengan jarak yang cukup dekat, saya jaga & besarkan sendiri tanpa bantuan nanny atau orang tua.

Saat si Kecil Bertanya: Kenapa Bunda Bisa Hamil?

Moms, pasti pernah ya berada dalam momen seperti itu. Atau si Kecil bertanya, aku lahir dari mana sih Bunda?

Orangtua Selalu Membandingkan Anak, Ini Dampak Negatifnya!

Pernahkah di antara kita sebagai orang tua membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain atau antar saudaranya?

Hentikan Kebiasaan Selalu Menjanjikan Sesuatu Hal kepada si Kecil

Hayo mom siapa yang biasa melakukan hal tersebut? Membujuk anak dengan menjanjikan sesuatu hal yang menarik.