Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Menghadapi Anak Pertama yang Menjadi Sangat Manja saat Moms Hamil Anak Kedua

PARENTING  |  17 May '19

Hai Moms, kali ini saya ingin sharing tentang perilaku anak pertama saya yang saat ini berusia balita (27 bulan) dan saya sedang hamil 3 bulan anak kedua saya dan tanpa saya rencanakan. Yup benar, kehamilan kedua ini bisa dibilang mengejutkan dan tidak saya rencanakan, sehingga saya pun sedikit bingung, antara sedih dan senang, sedih karena usia anak pertama saya baru tepat 2 tahun (saya merasa dia masih kecil) dan senangnya Tuhan memberikan amanah lagi kepada saya dan suami. Rupayanya hal ini sedikit banyak berpengaruh ke anak pertama saya.

Entah mengapa, dia menjadi sangat manja, segala sesuatu minta saya temani, dia selalu bilang "sama mama", bahkan dengan ayahnya pun yang selama ini dia sangat dekat, sekarang dia menolak. Seharian dia minta saya selalu ada di dekatnya, jika kemauannya tidak dituruti dia tantrum, rewel, dan menangis kencang. Dan ada satu lagi hobi barunya sekarang dia hobi minta saya gendong, padahal sebelum saya hamil dia tidak seperti ini.

Awalnya saya kaget dengan perubahan ini, apalagi saat awal kehamilan kondisi saya mudah lelah dan ditambah kondisi cuaca sedang tidak baik saya mengalami batuk pilek, saya jadi sering bad mood dan curhat ke suami. Suami saya memberikan ide agar saya mencoba membiarkan saja saat dia merengek dan manja ingin saya temani, tapi saya tidak tega melihat dia menangis dan kecewa. Saat kontrol kehamilan pun saya juga menanyakan kepada Dokter kandungan apakah saya boleng menggendong? Jawabannya boleh asal tidak telalu sering hanya saat anak pertama rewel. Akhrnya, saya mencoba menerapkan hal ini kepada anak pertama saya saat dia mulai "berulah":

1. Memberikan pengertian kepadanya, bahwa saya sedang hamil adik bayi, jadi dia akan menjadi kakak, dia sudah besar, tidak boleh rewel,dan kakak harus sayang sama adik.

2. Memberikan pemahaman dengan sounding berulang-ulang setiap hari bahwa dan saya tetap sayang padanya meskipun nanti adiknya sudah lahir

3. Pelan-pelan membantunya merasa nyaman tanpa ada saya setiap saat dengan saya dekatkan kembali dengan ayahnya, teman-temannya, dan kakek neneknya

4. Saat dia beraksi minta digendong saya alihkan perhatiannya dengan mengajaknya naik sepeda, mobil-mobilan, atau kegiatan lain yang membuat dia bergerak sendiri.

Cara - cara ini saya lakukan setiap hari dan terus-menerus, dan saya berharap nanti saat adiknya lahir dia sudah semakin besar dan lebih mandiri lagi. Semoga sharing saya dapat membantu moms yang mungkin sedang mengalami hal saya sengan saya.

662 Septia Arisanti

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Yang Wajib Anda Ketahui Tentang Growth Spurt

Apakah moms pernah mendengar istilah growth spurt? Apa itu growth spurt dan kapan dialami oleh si Kecil?

Respon Tepat Menghadapi Gigitan si Baby

Apakah si Kecil sudah mulai memasuki masa pertumbuhan gigi? Yuk, simak tips untuk menghindari gigitan si Kecil.

Bolehkah si Kecil Mencorat-coret Tembok?

Usia 2 tahun merupakan masa si Kecil mengekspresikan imajinasinya di lingkungan, coba alihkan ke media lain ya Moms.

Manfaat Tidur Siang untuk Anak

Anak pada umumnya membutuhkan jam tidur yang lebih banyak dibanding dengan orang dewasa. Apa saja fungsinya?

Memulai Disiplin Dini Untuk Anak

Pada usia berapa anak mulai bisa di ajarkan disiplin? Sedini mungkin. Moms bisa memulainya dari hal-hal kecil loh.

Mengajak si Kecil Bermain Ke Taman Bermain Umum

Apakah si Kecil sudah mulai bosan untuk bermain didlm rumah Moms? Sesekali mari ajak si kecil bermain di luar!

Tips Menciptakan Bonding yang Erat antara Ayah dan Anak

Sebagian anak cenderung lebih dekat dengan sang Ibu. Yuk, mulai biasakan si Kecil untuk mendekatkan diri dengan ayah!

Pentingnya Mengajarkan Sharing Pada Anak

Mengajarkan anak berbagi penting dilakukan sejak dini. Jangan biasakan selalu menuruti tuntutan dan keinginannya Moms!

Prinsip Menjadi Seorang Working Mom buat Mom Sherlly

Bagaimana sih cara Mom Sherlly mengatur waktu untuk kerluarga dan pekerjaan? Yuk, simak informasi berikut.

Sikap Sederhana yang Membuat Anak Merasa Sangat Dicintai

Kadang sebagai orangtua pasti Moms terlalu sibuk mempersiapkan segalanya untuk anak sampai lupa hal-hal sesederhana ini yang nyatanya penting [...]

Trik Efektif Mengatasi Anak Pemalu di Sekolah

Memasuki usia sekolah, si Kecil akan mengalami perubahan besar dalam tahap kehidupannya.

Suka Berteriak pada si Kecil? Stop dari Sekarang!

Ibu adalah sekolah pertama bagi putra putrinya. Walau tidak mudah, seorang ibu haruslah banyak belajar, belajar mengasuh,

Tips Lalui Akhir Pekan dengan Water Beads

Water beads merupakan super absobent polymer berbentuk butiran-butiran yang dapat menyerap air.

Hati-hati dalam Mengucapkan Sesuatu Kepada Anak

Hati-hati, kata-kata bisa menjadi sumber inspirasi dan bahkan bisa menjadi boomerang bagi kita sendiri loh Moms!

Mengajarkan Membuang Sampah Pada Tempatnya Sejak Dini

Yuk, ajarkan kebiasaan yang baik mulai dari hal-hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya.

Belajar Mendidik Anak dari Negara Terbahagia di Bumi

Tulisan ini terinspirasi dari buku “The Danish Way of Parenting” yang ditulis oleh Ayah Edy.

3 Tantangan Orangtua Saat Ajari Puasa si Kecil

Apa saja tantangan orangtua saat mengajari si Kecil untuk berpuasa? Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Orang Tua Jaman Now yang Smart

Terima kasih kepada teknologi, kita – orang tua, jadi cepat mendapat banyak ilmu dan informasi melalui media sosial.

Mitos dan Fakta Merawat Bayi

Menurut mitos yang berkembang, hidung bayi bisa mancung dengan cara ditarik? Benarkah demikian?

Si Kecil Mudah Marah? Simak 5 Cara Mengatasi Amarah Anak

Memasuki usia balita, si Kecil sudah semakin pandai meluapkan emosinya.