THE DAILY

Ibu Hamil Harus Feeling Happy Ibu Hamil Harus Feeling Happy
21 Apr '18

Cara Baik Menyimpan ASI Di Kulkas Cara Baik Menyimpan ASI Di Kulkas
21 Apr '18

Soy Milk Soy Milk
21 Apr '18

Apakah Suntik TT Aman? Dan Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah? Apakah Suntik TT Aman? Dan Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?
21 Apr '18

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dengan Veggie Red Lentil Stew Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Dengan Veggie Red Lentil Stew
21 Apr '18

Tanda Ibu Menyusui Hamil Lagi Tanda Ibu Menyusui Hamil Lagi
21 Apr '18

Jamur Mulut Pada Lidah Dan Rongga Mulut Bayi Jamur Mulut Pada Lidah Dan Rongga Mulut Bayi
21 Apr '18

Imunisasi DPT Adalah Vaksin Wajib Untuk Anak Imunisasi DPT Adalah Vaksin Wajib Untuk Anak
21 Apr '18

Masalah Kesehatan Gigi Yang Sering Terjadi Pada Anak Masalah Kesehatan Gigi Yang Sering Terjadi Pada Anak
21 Apr '18

Fungsi, Manfaat, Dan Efek Samping Imunisasi MMR Fungsi, Manfaat, Dan Efek Samping Imunisasi MMR
21 Apr '18

Rasa Lapar Meningkatkan Amarah Rasa Lapar Meningkatkan Amarah
21 Apr '18

Mengenal Efek Samping Imunisasi, Apakah Berbahaya? Mengenal Efek Samping Imunisasi, Apakah Berbahaya?
21 Apr '18

6 Tips Untuk Meningkatkan Produksi ASI 6 Tips Untuk Meningkatkan Produksi ASI
21 Apr '18

Baca Ini Sebelum Membeli Madu Manuka! Baca Ini Sebelum Membeli Madu Manuka!
20 Apr '18

Anda Ibu Menyusui? Sebaiknya Konsumsi Ini! Anda Ibu Menyusui? Sebaiknya Konsumsi Ini!
20 Apr '18

Memilih Yoghurt Untuk Bayi MPASI Memilih Yoghurt Untuk Bayi MPASI
20 Apr '18

Mengenal Suntik MMR VS Suntik MR Mengenal Suntik MMR VS Suntik MR
20 Apr '18

Anemia Pada Bayi, Mungkinkah? Anemia Pada Bayi, Mungkinkah?
20 Apr '18

Cara Praktis Membersihkan Perlengkapan Bayi Yang Kotor Cara Praktis Membersihkan Perlengkapan Bayi Yang Kotor
20 Apr '18

Ketahui 4 Langkah Penting Saat Persiapan Kehamilan Ketahui 4 Langkah Penting Saat Persiapan Kehamilan
20 Apr '18

Puree Ikan Nila Mix Terong Buncis Puree Ikan Nila Mix Terong Buncis
20 Apr '18

Perlukah Imunisasi Campak Tambahan? Perlukah Imunisasi Campak Tambahan?
20 Apr '18

Corn Milk For ASI Booster Corn Milk For ASI Booster
20 Apr '18

Waspada Terserang Herpes Simplex Waspada Terserang Herpes Simplex
20 Apr '18

Calon Ayah Hindari Makanan Ini Calon Ayah Hindari Makanan Ini
20 Apr '18

Kecerdasan Anak Turun Dari Ibunya? Kecerdasan Anak Turun Dari Ibunya?
19 Apr '18

2 Jenis Vaksin Serviks Sebelum Menikah Yang Wajib Dilakukan 2 Jenis Vaksin Serviks Sebelum Menikah Yang Wajib Dilakukan
19 Apr '18

Benarkah Vaksin Mengandung Unsur Babi? Halal Atau Tidak? Benarkah Vaksin Mengandung Unsur Babi? Halal Atau Tidak?
19 Apr '18

Cari Tahu 5 Tips Mudah Melahirkan Cari Tahu 5 Tips Mudah Melahirkan
19 Apr '18

Amankah Mencampur Sufor Dengan ASI? Amankah Mencampur Sufor Dengan ASI?
19 Apr '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenali Tahapan Perkembangan Anak Usia Dini

OTHERS  |  15 Jan '18

Perkembangan anak termasuk salah satu hal yang harus diperhatikan dengan baik. Peran orangtua dalam tahapan perkembangan anak juga menjadi hal yang sangat penting. Proses tahap perkembangan anak dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu faktor genetik dan lingkungan. Kebutuhan dasar yang diperlukan oleh anak seperti nutrisi, imunisasi, stimulasi, tidur cukup dan aktivitet bermain, harus tercukupi.

Ada banyak pengertian mengenai perkembangan anak, salah satunya yaitu perubahan kualitatif dan kuantitatif yang meliputi bertambahnya kemampuan anak juga fungsi tubuh. Para orangtua haruslah memahami dengan pasti bagaimana proses tahapan perkembangan anak.

Kebanyakan orang-orang mengetahui perkembangan dan pertumbuhan adalah hal yang sama dan berkaitan. Untuk hal berkaitannya memang bisa dibilang berkaitan, namun antara pertumbuhan dan perkembangan ini ternyata merupakan dua hal yang berbeda. 

Salah satu teori perkembangan anak menurut Monks, dkk perkembangan merupakan suatu proses menuju kesempurnaan yang tidak bisa terulang kembali. Jadi untuk perkembangan itu sendiri termasuk kedalam suatu perubahan yang bersifat tetap dan tidak akan kembali terulang.

Kali ini kami akan berbagi informasi mengenai tahapan perkembangan anak usia dini. Setiap tumbuh kembang anak khususnya di usia dini haruslah diperhatikan dengan baik, hal ini bertujuan agar orangtua bisa memantau setiap perkembangan yang terjadi pada buah hati. Selain itu jika dirasa ada hal yang kurang benar dengan tahap perkembangan anaknya maka orangtua bisa melakukan konsultasi pada dokter khusus anak.

Berikut adalah perkembangan anak dari usia 1 sampai 3 tahun yang perlu Moms and Dads ketahui, diantaranya :

  • Perkembangan anak usia 1 tahun
    Pada tahun pertamanya, anak sudah bisa mengucapkan mama atau papa. Selain itu anak juga sudah mulai menirukan apa yang diucapkan oleh orang lain. Dalam hal sosialisasi, anak sudah mulai merasa malu bahkan takut jika dirinya bertemu dengan orang asing. Anak akan menangis jika tahu dirinya ditinggalkan oleh orang tua atau pegasuh. Untuk hal perkembangan anak usia 1 tahun ini, ia sudah bisa melakukan berbagai aktifitas kecil seperti mengambil mainan dengan benar. Selain itu, kemampuan mengenali dan menunjuk suatu barang sudah ia kuasai dengan baik.
  • Perkembangan anak usia 2 tahun
    Jika pada tahun pertamanya anak senang menirukan kata-kata yang diucapkan oleh orang lain, untuk perkembangan anak usia 2 tahun ini ia sudah mulai senang menirukan aktifitas dan juga tindakan yang dilakukan oleh orang lain. Anak di usia 2 tahun sudah mulai senang bermain dengan teman seusianya, selain itu anak sudah bisa melakukan hal sederhana yang diperintahkan dengan tepat dan lebih baik dari usia sebelumnya.
  • Perkembangan anak usia 3 tahun
    Untuk perkembangan anak usia 3 tahun salah satunya bisa dilihat dari berbagai emosi yang sudah ditunjukkannya. Anak sudah mulai memperlihatkan rasa kasih sayang pada orang-orang di sekitarnya. Sedangkan untuk hal komunikasi, pada usia 3 tahun ini kemampuan anak sudah mulai membaik jika diajak berbicara.

Perkembangan anak usia dini sering kali dikatakan sebagai tahapan yang berjalan dengan cepat. Sebagai orang tua, pastikan untuk selalu melihat dan memantau proses perkembangan anak.

Ada beberapa tahapan yang harus diketahui dan dipahami pada proses pertumbuhan juga perkembangan anak khususnya di usia dini. Berikut adalah  tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak atau aspek perkembangan anak usia dini yang harus anda ketahui:

  • Pertumbuhan dan perkembangan fisik
    Tahapan perkembangan anak dan pertumbuhan anak salah satunya meliputi bentuk tubuh atau fisik. Untuk tahapan pertumbuhan dan perkembangan, hal ini bisa dilihat langsung oleh mata kita sendiri. Beberapa pertumbuhan dan perkembangan ini terjadi pada tubuh anak dimana berat badannya semakin bertambah, tinggi badan semakin bertambah, lingkar dada, lingkar kepala, lingkar lengan, dan yang lainnya sedang mengalami pertambahan ukuran.
  • Perkembangan motorik
    Ada dua perkembangan motorik yang perlu diketahui, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Untuk motorik kasar yang dimaksud disini adalah gerakan tubuh, hal ini dilakukan dengan menggunakan otot besar atau seluruh tubuh. Salah satu contoh motorik kasar yaitu berguling, duduk, telungkup, naik turun tangga, melompat, dan sebagainya. Sementara untuk motorik halusnya yaitu gerakan tubuh yang menggunakan otot halus dan dilakukan oleh sebagian anggota tubuh tertentu. Contoh motorik halus yaitu memindahkan benda dari tempat satu ketempat lain, menggunting, menggenggam benda, dan lain sebagainya.
  • Perkembangan kognitif anak usia dini 
    Untuk perkembangan anak dalam hal kognitif berkaitan dengan pengetahuan Si Kecil misalnya mempelajari lingkungan sekitarnya. Tahapan perkembangan kognitif anak ternyata prosesnya sudah berlangsung sejak dilahirkan. Tumbuh kembang anak yang baik adalah perkembangan anak yang sesuai dengan tahapan usianya termasuk dalam perkembangan kognitif anak.
  • Perkembangan bahasa anak
    Tahapan pertumbuhan dan perkembangan anak yang lainnya yaitu perkembangan bahasa. Kemampuan berbahasa anak ini menjadi salah satu indikator dan tumpuan dari seluruh perkembangan anak yang terjadi. Mengapa disebutkan demikian? Karena dari kemampuan berbahasa Si Kecil, anda bisa mengetahui keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan yang lainnya seperti sensori motor, psikologis, emosi, kognitif, dan lingkungan sekitarnya.
  • Perkembangan psikososial
    Untuk perkembangan anak yang satu ini meliputi aspek psikologis. Contohnya yaitu emosi anak, perkembangan diri pribadi, motivasi, hubungan anak dengan lingkungan dan dengan orang disekitarnya. Dalam hal ini, perkembangan Si Kecil juga sudah mulai dilihat dari pembelajaran tanggung jawab serta pengendalian emosinya. 

Semoga bermanfaat.

 

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Yang Harus Dibeli

1019 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories