THE DAILY

Kecanduan Gawai Bikin Anak Rentan Terkena Penyakit Jantung? Kecanduan Gawai Bikin Anak Rentan Terkena Penyakit Jantung?
26 Sep '18

Apa Perbedaan Santan dan VCO? Apa Perbedaan Santan dan VCO?
26 Sep '18

Babyo Review Swaddle by Little Palmerhaus Babyo Review Swaddle by Little Palmerhaus
26 Sep '18

Macam Keluhan Saat Hamil 8 Bulan Macam Keluhan Saat Hamil 8 Bulan
26 Sep '18

Mengapa Memilih Memompa ASI, Bukan Direct Breastfeeding? Mengapa Memilih Memompa ASI, Bukan Direct Breastfeeding?
26 Sep '18

Ibu dengan Banyak Anak Berisiko Terserang Penyakit Jantung? Ibu dengan Banyak Anak Berisiko Terserang Penyakit Jantung?
26 Sep '18

Babyo Review Pigeon Japan Vernix Skincare Babyo Review Pigeon Japan Vernix Skincare
26 Sep '18

Waspadai Tekanan Darah Tinggi pada Wanita Waspadai Tekanan Darah Tinggi pada Wanita
26 Sep '18

Hamil 7 Bulan Kok Perut Kecil? Apakah Berbahaya? Hamil 7 Bulan Kok Perut Kecil? Apakah Berbahaya?
26 Sep '18

Pentingnya Playfence Pentingnya Playfence
26 Sep '18

Yang Harus Dihindari Pada Masa Kehamilan 8 Bulan Yang Harus Dihindari Pada Masa Kehamilan 8 Bulan
26 Sep '18

Bahayakah Sleep Walking pada Anak? Bahayakah Sleep Walking pada Anak?
26 Sep '18

Berbelanja Pakaian Tanpa Sesal Kemudian Berbelanja Pakaian Tanpa Sesal Kemudian
25 Sep '18

Babyo Review: Dr. Brown's Snack-A-Pillar Babyo Review: Dr. Brown's Snack-A-Pillar
25 Sep '18

Review Buds Organics untuk Cradle Cap pada Bayi Review Buds Organics untuk Cradle Cap pada Bayi
25 Sep '18

Waspadai Meningkatnya Risiko Serangan Jantung pada Ibu Hamil Waspadai Meningkatnya Risiko Serangan Jantung pada Ibu Hamil
25 Sep '18

Babyo Review: Dr Brown's Training Cups Babyo Review: Dr Brown's Training Cups
25 Sep '18

Menumbuhkan Kebiasaan Membaca pada Bayi Menumbuhkan Kebiasaan Membaca pada Bayi
25 Sep '18

 Apa Itu Murmur Jantung? Apa Itu Murmur Jantung?
25 Sep '18

Babyo Tips: Tips Mengatasi Bayi Kembung Babyo Tips: Tips Mengatasi Bayi Kembung
25 Sep '18

Hindari Beberapa Hal Ini Saat Hamil 8 Bulan Hindari Beberapa Hal Ini Saat Hamil 8 Bulan
25 Sep '18

Mana Lebih Baik, Unscented atau Scented? Mana Lebih Baik, Unscented atau Scented?
25 Sep '18

Tanda dan Penanganan Keputihan yang Berbahaya Saat Hamil Tanda dan Penanganan Keputihan yang Berbahaya Saat Hamil
25 Sep '18

Manfaat Air Putih untuk Ibu Hamil Manfaat Air Putih untuk Ibu Hamil
25 Sep '18

Bolehkah Menakut-nakuti Anak Supaya Ia Tenang? Bolehkah Menakut-nakuti Anak Supaya Ia Tenang?
25 Sep '18

Jenis Olahraga yang Aman untuk Anak Penderita PJB Jenis Olahraga yang Aman untuk Anak Penderita PJB
25 Sep '18

Kram pada Ibu Hamil Kram pada Ibu Hamil
25 Sep '18

Samakah Intoleransi Makanan dengan Alergi? Samakah Intoleransi Makanan dengan Alergi?
24 Sep '18

Mitos atau Fakta : Durian Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung Bawaan Mitos atau Fakta : Durian Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung Bawaan
24 Sep '18

Pengaruh Perilaku Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Pengaruh Perilaku Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak
24 Sep '18

READ MORE

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenal Gerak Refleks Pada Bayi

HEALTH TIPS  |  12 Apr '17

Dr. Rini Sekartini, SpA(K), konsultan anak dari Divisi Tumbuh Kembang Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM mengatakan bahwa total waktu tidur yang dibutuhkan bayi berusia 0-3 bulan mencapai 16 hinga 20 jam per hari. Hal ini menunjukkan, 80% waktu bayi dalam satu hari dihabiskan dengan aktivitas tidur, sedangkan 20% sisanya dihabiskan untuk beradaptasi dengan dunia barunya di luar perut ibu.

Kualitas tidur berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan bayi, karena saat tidur, stimulasi otak akan bekerja paling optimal, sehingga untuk memperoleh pertumbuhan dan perkembangan maksimal, dibutuhkan kualitas tidur yang baik. Seiring perkembangan dan penyempurnaan system syarafnya, bayi akan belajar menggerakan tubuh sesuai keinginannya, seperti menggapai, menggenggam, dan berekspresi. Gerakan ini merupakan rangkaian gerak refleks yang dilakukan bayi secara alami untuk merespon lingkungan barunya.

Berikut adalah beberapa jenis gerak refleks pada bayi :

1.      Refleks Rooting (mencari)
Refleks ini muncul saat sudut mulut bayi disentuh. Bayi akan menggerakkan kepala, membuka mulut, dan mencari mengikuti asal sentuhan. Gerakan ini penting untuk membantu bayi menemukan puting susu atau botol.

2.      Refleks Sucking (menghisap)
Gerak refleks ini mengikuti gerak refleks rooting, bayi akan segera menghisap saat langit-langit mulutnya bersentuhan dengan puting atau botol susu. Refleks ini belum muncul pada bayi yang lahir sebelum usia 32 minggu dan belum sempurna pada bayi yang lahir sebelum usia 36 minggu. Oleh karena itulah bayi-bayi prematur biasanya memiliki kemampuan menghisap yang lemah. Bayi juga memiliki refleks untuk mendekatkan jari ke mulutnya dan menghisapnya.

3.      Refleks Grasping (menggenggam)
Gerakan ini muncul saat telapak tangan bayi tersentuh, jari-jarinya akan segera menutup dan menggenggam. Refleks ini hanya bertahan sampai beberapa bulan saja, dan lebih terasa kuat pada bayi prematur.

4.      Refleks Moro (kejut)
Refleks ini membantu bayi untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan baru dan menandakan bahwa indera pendengarannya berfungsi serta adanya otot refleks yang bekerja. Refleks moro akan mencapai titik sempurna pada usia kehamilan 34 minggu, sehingga pada bayi yang lahir premature harus dilakuan pemeriksaan refleks moro. Saat merasa terkejut bayi akan meregangkan anggota badannya (kepala, kaki dan tangannya) dan menangis. Kemudian menarik kembali ke posisi semula. Refleks ini berakhir di usia 5 – 6 bulan.

5.      Refleks Stepping (melangkah)
Refleks ini muncul ketika bayi diangkat dengan posisi berdiri dan kakinya menyentuh permukaan yang datar, bayi akan refleks meluruskan kakinya seperti hendak melangkah.

6.      Refleks Babinski
Refleks ini muncul ketika telapak kaki bayi disentuh, jempol kakinya akan ditarik ke atas sementara jari-jari kaki lainnya akan merenggang.

7.      Refleks Swiming (berenang)
Refleks ini muncul saat bayi dimasukkan ke bak mandi, secara refleks bayi akan menggerakkan tangan dan kakinya seperti akan berenang.

Gerakan refleks biasanya terjadi secara spontan untuk membantu orang tua memantau perkembangan buah hatinya serta mengidentifikasi bahwa saraf otak bayi bekerja normal, sehingga dapat mendeteksi kelainan sejak dini.

By: Gabriela Iridi

BACA JUGA: Mengatasi DBD Pada Anak

900 Gabriela Iridi Send Message to Writer