Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenal Tanda Bahaya Kehamilan dan Penanganannya

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  PREGNANCY  |  13 Jan '20


Kehamilan merupakan momen yang harus disyukuri. Bagaimana tidak? Momen ini merupakan momen kepercayaan dari Tuhan kepada wanita untuk menjadi seorang Ibu. Bentuk cara mensyukuri nikmat tersebut adalah dengan menjaganya sejak kita mengetahui kehamilan. Namun ada kalanya selama hamil muncul beberapa kondisi yang mengancam keselamatan janin. Nah, jika hal tersebut terjadi, Moms harus segera menghubungi tenaga medis untuk tindakan lebih lanjut. Tapi sebelum itu, Moms perlu tahu apa saja ancaman kesehatan yang mengganggu selama kehamilan. Saya coba sedikit sharing tentang itu ya.


1. Demam atau Panas Tinggi
Saat awal kehamilan, janin sebagai benda asing dalam tubuh, akan menekan imunitas ibu sehingga wajar jika suhu tubuh ibu hamil jadi lebih tinggi. Tapi, suhu tubuh normal kita adalah 36.5 – 37.5 derajat Celcius, jadi kalau sudah di atas itu berarti Moms mengalami demam. Jika demam bahkan di atas 38 derajat C, ini bisa jadi indikasi adanya infeksi dan jika lebih dari 24 jam bisa berdampak pada abortus janin atau kecacatan.
Do: Selalu sediakan termometer untuk ukur suhu tubuh, Rutin memeriksakan kehamilan, Menjaga kebersihan diri dan Istirahat yang cukup.

2. Muntah terus menerus
Trimester awal, sebagian besar ibu hamil akan mengalami mual dan muntah. Itu wajar Moms karena pengaruh perubahan hormon. Namun jika keluhan muntah terus menerus bahkan tidak ada makanan yang masuk, Moms mungkin mengalami hiperemesis, sehingga perlu tindakan medis. Karena jika telat, Moms bisa dehidrasi dan tentunya selain membahayakan diri Moms, janin yang dikandung pun bisa ikut terancam.
Do: Gunakan wangi-wangi yang menenangkan, Rutin mengonsumsi snack tinggi kalori secara berkala, Minum air jahe saat mual.

3. Pendarahan pervaginam
Moms, perlu diketahui, apa pun bentuk pendarahan baik flek ataupun berkepanjangan, hal itu perlu ditinjau secara medis. Beberapa indikasi pendarahan pada hamil muda adalah adanya kehamilan ektopik, hamil anggur, atau abortus mengancam. Namun jika terjadi pada usia kandungan tua, bisa jadi itu karena plasenta previa, abruptio plasenta dll. Jika terjadi terus menerus, dikhawatirkan ibu akan mengalami anemia ataupun syok.
Do: Pastikan Moms sudah tau golongan darah Moms dan memiliki calon pendonor yang siap jika dibutuhkan.

4. Pembengkakan di kaki, tangan atau wajah
Tanda ini bisa menjadi indikasi jika mengalami pre-eklamsia. Faktor yang mendasarinya yaitu dengan tingginya nilai tekanan darah sekitar 140/90 mmHg atau lebih setelah usia kandungan 20 minggu. Faktor risikonya yaitu ibu hamil terlalu muda atau terlalu tua, kehamilan pertama kali, kehamilan kembar atau sebelumnya pernah pre-eklamsia.
Do: Rutin memeriksakan kehamilan dan tekanan darah.

5. Air Ketuban yang keluar sebelum waktunya
Normalnya, air ketuban keluar bersamaan dengan tanda kelahiran, namun pecahnya selaput ketuban sebelum waktunya bisa menjadi indikasi adanya kontraksi, infeksi atau persalinan dini. Jika hal itu terjadi, dikhawatirkan bayi lahir prematur dan memicu infeksi pada ibu dan janin.
Do: Sedia kertas lakmus untuk cek jika ada rembesan, Menjaga kebersihan organ kewanitaan, Rutin cek ke dokter gigi.

6. Gerakan bayi berkurang selama di kandungan
Setelah usia kandungan 20 minggu, biasanya Moms akan diberikan kartu untuk menghitung jumlah gerakan bayi selama 24 jam. Kartu ini digunakan untuk meminimalisasi keterlambatan dalam mengetahui kondisi janin. Jadi, tetap rutin diajak komunikasi ya Moms!
Do: Rutin berkomunikasi, Mencatat gerakan bayi pada kartu kontrol.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

406 Okky Sri

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Menjalani Kehamilan Kembar dengan Happy dan Sehat

Moms, yuk simak tips menjalani kehamilan kembar dengan happy dan healthy berikut ini.

Bumil Wajib Tahu, Cara Atasi Masuk Angin Dengan Tepat

Ibu hamil masuk angin? Begini cara mengatasinya!

Bolehkan Bumil Minum Yoghurt?

Seorang ibu hamil harus menghindari berbagai macam pantangan makanan. Nah, apakah yoghurt masuk di dalamnya?

Kenali Heartburn dan Cara Mengatasinya saat Hamil

Setiap ibu hamil pasti memiliki masalah yang berbeda-beda ya Moms.

Preggo Story: Ceritaku Mengalami Symphisis Pubis Disfunction saat Hamil

Pernah mendengar tentang Symphisis Pubis Disfunction? Yuk simak cerita kehamilan Mom Dewi

Mitos dan Fakta Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bumil

Selama kehamilan, banyak sekali yang memberi pantangan makan ini itu terutama dari pihak keluarga.

Hemoglobin (Hb) Rendah saat Hamil dan Resep Ampuh Menaikkan Hb

Saat hamil, tekanan darah saya cenderung rendah. Saya pun disarankan oleh dokter kandungan untuk tes darah.

Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Ibu Hamil

Tangan Moms sering merasa nyeri dan susah digerakkan? Berikut ini cara mengatasinya

Mie Instan saat Hamil, Bolehkah?

Saat hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi & alami, sehingga kebutuhan nutrisi tercukupi.

Mulai Bermunculan Stretchmark? Simak Tips Mencegahnya Yuk Moms!

Suatu kala saya berkaca dan benar-benar kaget.. kenapa perut saya mulai keluar garis-garis tipis ya?

Tips Ibu Hamil agar Hamil “Ngebo”

Sebelum positif hamil, saya sering baca-baca di artikel maupun grup bumil untuk menambah ilmu pengetahuan

Kandungan Gizi dan Manfaat Oatmeal

Oatmeal adalah menu sarapan alternatif yang sedang naik daun, terkait dengan pola hidup sehat yang makin populer.

Mewarnai untuk Mengurangi Stres pada Ibu Hamil

Banyak kegiatan yang dapat dilakukan ibu hamil untuk mengurangi stres, salah satunya dengan kegiatan mewarnai.

Apa itu GERD?

Bagi kalian yang mempunyai riwayat maag atau asam lambung, pada saat hamil, hal seperti ini tidak boleh disepelekan.

Tubuh Moms yang Kecil vs Berat Bayi yang Besar

Pernahkah Moms melihat bumil bertubuh kecil namun perutnya besar, atau yang bertubuh besar namun perutnya kecil?

Pengalamanku Rutin Papsmear Setelah Menikah

Setelah 3 bulanan menikah, aku mengalami hal yang signifikan menurutku, yaitu keputihan setiap hari.

Tetap Bisa Melahirkan Secara Normal Walau Mata Minus & Silindris?

Banyak orang beranggapan bahwa bumil dengan mata minus apalagi silindris akan sulit untuk melahirkan Normal.

Hamil dengan Autoimun

Saya 27 tahun, hamil anak pertama dengan kondisi saya mengidap autoimun

Pertolongan Pertama pada Asma untuk Bumil

Munculnya penyakit Asma atau sesak nafas dapat disebabkan oleh banyak faktor pemicu.

Mood Ibu dan Janin Menjadi Happy Berkat Senam Hamil

Ketika mengetahui saya positif hamil, saya langsung berburu ilmu sebanyak-banyaknya seputar kehamilan.