Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenal Suntik MMR VS Suntik MR

HEALTH TIPS  |  20 Apr '18

Menurut pakar kesehatan, suntik MMR merupakan memasukan virus kedalam tubuh. Vaksin ini bekerja  untuk mencegah penyakit infeksi measles, mumps atau gondong dan rubella. Sedangkan vaksin MR bekerja untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus measles (campak) dan rubella. Walaupun anak sudah mendapatkan suntik MMR, namun tetap dianjurkan untuk mendapatkan suntik MR.

Gejala yang ditimbulkan virus MMR :

  • Gejala rubella : awalnya mengalami demam yang ringan, disertai dengan munculnya ruam kemerahan dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. Leher di bagian belakang mengalami pembesaran kelenjar getah bening. Virus ini tidak mengalami komplikasi, namun virus tersebut mudah menyerang pada wanita hamil yang beresiko kelainan pada janin. Bila menyerang pada saat trimester pertama, ibu hamil akan mengalami keguguran. Sedangkan menyerang pada trimester kedua kemungkinan bayi lahir mengalami kelainan yang disebut congenital rubella syndrome seperti ukuran kepala kecil, tuli, buta dan cacat mental.
  • Gejala campak : awalnya mengalami demam yang tinggi, disertai batuk, pilek, muntah dan mencret. Selanjutnya ditandai dengan ruam merah di bagian wajar yang menyebar ke seluruh tubuh. Disertai bibir pecah - pecah. Biasanya bila anak mengalami demam yang tinggi akan disertai dengan kejang. Sesudah demam turun akan muncul bercak coklat kehitaman dan akan hilang setelah beberapa hari. Virus ini mudah menular sehingga mewabah, penyakit ini juga menimbulkan komplikasi pada paru - paru dan otak yang dapat menyebabkan kematian.

Apa dampak dari virus MRR bagi anak – anak dan orang dewasa?

Sebagian besar virus campak mudah menyerang pada anak. Namun, mengalami gejala yang ringan. Sedangkan orang dewasa akan mengalami gejala yang berat. Untuk virus rubella bila menyerang anak - anak dan orang dewasa akan mengalami gejala yang ringan. Namun, virus ini bila menyerang ibu hamil akan lebih cepat atau lebih mudah sehingga akan berdampak kelainan pada janin atau bayi yang sudah lahir.

Bila virus rubella menyerang pada ibu hamil penanganannya pun lebih berat, karena virus ini tidak bisa diobati dan disembuhkan. Maka untuk mencegah terjadinya penyakit lakukan pemeriksaan ke dokter pada saat kehamilan. Vaksin ini diberikan kepada anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Alasan pemerintah melakukan program suntik MMR karena virus ini dapat menimbulkan kematian dan kecacatan khususnya pada anak - anak di Indonesia. Maka pemerintah perlu melakukan pemberian vaksin masal agar penyakit ini musnah di generasi mendatang. Walaupun penyakit rubella jarang menimbulkan kematian. Namun sering menyebabkan kecatatan pada bayi.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Anemia Pada Bayi, Mungkinkah?

64 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories