Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenal Proses Laktasi Dan Menyusui

OTHERS  |  12 Mar '18

Air susu ibu (ASI) yang menjadi nutrisi alami bagi bayi karena terdapat kandungan zat yang akan dibutuhkan bayi selama enam bulan. Proses laktasi dan menyusui dapat terjadi jika ada dukungan baik dari keluarga dan bidan. Bidan mempunyai peran yang sangat krusial pada proses laktasi dan menyusui. Misalnya seperti membantu ibu cara merawat payudara, memberikan ruang dan waktu bagi ibu dan bayi dan lain-lain. Berikut beberapa penjelasan mengenai proses laktasi dan menyusui secara umum :

Proses laktasi dan menyusui juga bisa diartikan adalah seluruh proses dari mulai memproduksi ASI hingga proses ibu menyusui dan ASI diterima oleh bayi masuk ke lambung kecilnya. Intinya adalah ketika payudara memproduksi ASI hingga ASI dikeluarkan dan dihisap oleh bayi.

Untuk mengetahui proses laktasi dan menyusui, berikut adalah beberapa anatominya:

Anatomi Payudara Payudara adalah kelenjar yang berada di bawah kulit dan di atas otot dada. Fungsi pada payudara wanita adalah untuk memproduksi ASI dan menjadi nutrisi bagi bayi. Pada ibu menyusui berat payudara mencapai 800 gram. Tiga bagian utama dalam payudara mencakup korpus (badan) yaitu bagian yang membesar, aerola yaitu bagian yang menghitam, papilla atau puting yaitu bagian di puncak payudara dan kulit puting.

Fisiologi Payudara. Proses laktasi dan menyusui disebut juga proses produksi, sekresi dan pengeluaran ASI. Pada saat bayi menghisap dalam tubuh wanita terdapat hormon oksitosin yang membuat ASI mengalir ke dalam alveoli menuju susu yang berada di belakang aerola, lalu kedalam mulut bayi. Persiapan untuk pemberian ASI sudah mulai dilakukan pada bulan ketiga kehamilan. Wanita cenderung merasakan perubahan pada payudaranya seperti payudara ketat karena retensi (penyimpanan) air, lemak dan adanya perkembangan pada kelenjar-kelenjar payudara yang terasa sakit. Hal tersebut terjadi agar saat waktunya tiba payudara akan mengeluarkan ASI.

Masa laktasi dan menyusui memiliki tujuan agar meningkatkan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan meneruskan menyusui hingga anak berusia 2 tahun agar anak mendapatkan kekebalan tubuh secara alami. Berikut adalah beberapa cara dan Proses Laktasi dan Menyusui yang benar:

  • Duduk posisi santai, lurus,  punggung menyandar dan kaki ibu berada di lantai.
  • Sebelum mulai menyusui, sebagai pembukaan oleskan sedikit payudara pada puting dan aerola.
  • Untuk menopang bayi gunakan bantal atau selimut bayi.
  • Pegang bayi dengan satu lengan dengan posisi kepala di siku dan bagian tubuh bayi di lengan.
  • Satu lengan bayi berada dibelakang tubuh ibu dan satunya di depan.
  • Posisikan perut bayi ke hadapan ibu dan kepala bayi dihadapkan pada payudara.
  • Tangan kanan ibu menyangga payudara kiri atau sebaliknya dan keempat jari berada di bawah, ibu jari menekan bagian aerola.
  • Beri rangsangan pada bayi dengan memegang lembut mulutnya atau sentuh pipi bayi dengan puting.
  • Saat bayi membuka mulut, ibu dekatkan kepala bayi ke payudara dengan puting dan aerola ke mulut bayi.
  • Melepas isapan bayi dengan cara masukkan jari telunjuk ibu ke sisi mulut bayi.
  • Selesai proses laktasi dan menyusui.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

BACA JUGA: Tips Menstimulasi Si Kecil Untuk Duduk

310 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories