DAILY FEED

Review Jack n Jill Toothpaste Banana Flavour by Mom Deborah Review Jack n Jill Toothpaste Banana Flavour by Mom Deborah
19 Apr '19

Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga Tips Mengatasi LDR yang Tak Terduga
16 Apr '19

Ajak si Kecil Ke Pantai Yuk Moms Ajak si Kecil Ke Pantai Yuk Moms
19 Apr '19

Tips Manajemen ASIP untuk Ibu Pekerja ala Mom Anggraini Tips Manajemen ASIP untuk Ibu Pekerja ala Mom Anggraini
19 Apr '19

Apa yang Dirasakan Saat Hamil Memasuki Trimester 3? Apa yang Dirasakan Saat Hamil Memasuki Trimester 3?
19 Apr '19

Bekal Praktis dengan OmieBox Bekal Praktis dengan OmieBox
13 Apr '19

Perlukah Mencuci Stroller dan Car Seat? Perlukah Mencuci Stroller dan Car Seat?
19 Apr '19

Perjalananku Bertemu si Kecil Perjalananku Bertemu si Kecil
19 Apr '19

Hemat Uang Belanja Dengan Redeem Point Di Babyologist Hemat Uang Belanja Dengan Redeem Point Di Babyologist
19 Apr '19

Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop Menyusui si Kecil saat Traveling dengan Nursing Apron Baby Loop
12 Apr '19

Pentingnya Mengajak Bayi Ngobrol Sejak Dalam Kandungan Pentingnya Mengajak Bayi Ngobrol Sejak Dalam Kandungan
19 Apr '19

Jenis Mainan yang Aman untuk Bayi Jenis Mainan yang Aman untuk Bayi
19 Apr '19

Sembuh Saat Keputihan dengan Air Rebusan Daun Sirih Sembuh Saat Keputihan dengan Air Rebusan Daun Sirih
19 Apr '19

Jangan Salah Memilih Selimut! Jangan Salah Memilih Selimut!
11 Apr '19

Bagaimana Cara Merawat dan Menyimpan Tali Pusar Bayi? Bagaimana Cara Merawat dan Menyimpan Tali Pusar Bayi?
19 Apr '19

Siap Bersihkan Gigi Bayi Kapan Saja, Dimana Saja Siap Bersihkan Gigi Bayi Kapan Saja, Dimana Saja
19 Apr '19

Pentingnya Anak Merasa Kecewa Pentingnya Anak Merasa Kecewa
19 Apr '19

Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum Cara Menghilangkan Stretch Mark dengan Serum
09 Apr '19

Mengembalikan Percaya Diri Anak yang Trauma Jatuh Saat Baru Belajar Berjalan Mengembalikan Percaya Diri Anak yang Trauma Jatuh Saat Baru Belajar Berjalan
19 Apr '19

Ayam Suwir Kecap (16M+) Ayam Suwir Kecap (16M+)
19 Apr '19

Misua Kukus (10M+) Mudah dan Praktis Misua Kukus (10M+) Mudah dan Praktis
19 Apr '19

Review Nuby Nana Nubs Massager Review by Mom Meylis Review Nuby Nana Nubs Massager Review by Mom Meylis
19 Apr '19

Review Doogle Wedge Pillow by Mom Catherine Review Doogle Wedge Pillow by Mom Catherine
18 Apr '19

Chloasma, Kondisi Kulit yang Umum Dijumpai pada Bumil dan Busui Chloasma, Kondisi Kulit yang Umum Dijumpai pada Bumil dan Busui
18 Apr '19

Beruntungnya Aku Join Babyologist! Beruntungnya Aku Join Babyologist!
18 Apr '19

Anak Pertama, Persalinan Normal Hanya 2 Jam! Anak Pertama, Persalinan Normal Hanya 2 Jam!
18 Apr '19

Review Woodwards Gripe Water Review Woodwards Gripe Water
18 Apr '19

Resep Pizza Mie Kale Resep Pizza Mie Kale
18 Apr '19

Toilet Training Kakak (Berbeda Cara dengan Adik) Toilet Training Kakak (Berbeda Cara dengan Adik)
18 Apr '19

Hidung Bayi Mampet? Berikut 4 Cara Melegakannya Hidung Bayi Mampet? Berikut 4 Cara Melegakannya
18 Apr '19

Bola-bola Ubi Madu Bola-bola Ubi Madu
18 Apr '19

Pudding Coklat Regal (10 M+) Pudding Coklat Regal (10 M+)
18 Apr '19

Review Nuby Garden Fresh Nibbler Review Nuby Garden Fresh Nibbler
18 Apr '19

Sudah Terlanjur Botox Sebelum Mengetahui Kehamilan, Lalu Bagaimana? Sudah Terlanjur Botox Sebelum Mengetahui Kehamilan, Lalu Bagaimana?
18 Apr '19

READ MORE

Categories

Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenal Kejang Demam

HEALTH TIPS  |  11 Apr '18

Hal yang paling ditakuti kebanyakan orangtua saat anaknya mengalami demam adalah kejang! Yaa, banyak sekali orangtua yang buru-buru memberikan antiperik atau obat pereda demam saat anaknya demam dengan suhu 38 derajat celcius. Padahal, tidak semua anak akan mengalami kejang saat demam loh, kejang demam (KD) hanya terjadi pada 3 – 5 % anak di bawah 5 tahun. Pemberian antiperik pun tidak bisa mencegah terjadinya kejang demam apabila diberikan kepada anak yang memang beresiko mengalami kejang demam. Yang orangtua harus pahami adalah bagaimana cara mengatasi anak saat kejang demam.

Kejang demam dibagi dalam dua bagian, yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks :

Kejang demam sederhana

  • Berlangsung tidak sampai 15 menit
  • Kejang bersifat umum (kaku seluruh tubuh dan anak tidak sadar)
  • Hanya terjadi satu kali kejang demam dalam 24 jam

Kejang demam kompleks

  • Bisa berlangsung sampai 15 menit
  • Kejang fokal (gerakan salah satu atau beberapa anggota tubuh)
  • Kejang lebih dari satu kali dalam 24 jam

Anak yang pernah mengalami kejang demam pertama kalinya, mempunyai peluang 30 – 35% untuk mengalami kejang demam berikutnya, dan tidak ada patokan suhu demam yang sama, serta tidak selalu terjadi pada setiap “episode” demam. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi si kecil bisa mengalami kejang demam, diantaranya adalah memiliki orangtua atau saudara kandung dengan riwayat kejang demam dan mengalami kejang demam saat berusia di bawah 15 bulan.

Berikut beberapa hal yang dapat orangtua lakukan apabila si kecil mengalami kejang demam :

  • Usahakan jangan panik!
  • Letakan anak di tempat yang datar, jangan digendong apalagi didekap erat.
  • Posisikan anak miring atau tengkurap, dengan tujuan menghindari tersedak jika anak sedang makan atau minum saat kejang.
  • Jangan pernah masukan apapun ke dalam mulut dengan alasan khawatir lidah tergigit lalu putus. Tidak pernah ada laporan lidah putus karena anak kejang.
  • Jika kejang berlangsung lebih dari 5 menit, segera bawa anak ke dokter terdekat.
  • Jangan pernah memberikan kopi! Kopi tidak terbukti dapat mencegah atau meredakan kejang demam.
  • Berdoa, dan tetap tenang supaya kejang segera berakhir.

Bagaimana pun juga, kejang demam dipicu oleh demam yang dialami si kecil. Seperti yang sudah kita ketahui, demam bukanlah suatu penyakit melainkan adalah gejala dari penyakit. Apakah itu selesma, roseola, pasca imunisasi, dll. Maka, yang harus dicari tahu adalah penyebab demamnya si kecil.

Oh iya, kejang demam cenderung tidak berbahaya yaa mommies, dan tidak merusak otak. Lain hal nya dengan infeksi susunan saraf pusat (SSP)  yang sangat pontesial merusak otak. Perbedaannya, kalau kejang demam disebabkan oleh demamnya itu sendiri (suhu >38 derajat celcius) sedangkan infeksi SSP yang ditandai dengan kejang dan demam, penyebabnya adalah infeksi kuman di dalam SSP.

Lalu, bagaimana membedakannya? Kejang demam paling lama berhenti sendiri dalam 15 menit. Setelah kejang, si kecilpun sadar dengan sendirinya. Sedangkan infeksi SSP seperti menginitis, kejang bisa berlangsung lebih dari 15 menit dan pasca kejang anak cenderung tidak sadar juga kejang sering berulang dalam waktu yang berdekatan.

 

Semoga bermanfaat.

By: Kartika Wulan Sari 

Referensi : dr. Arifianto, SP. A dan dr. Nurul I Hariadi, FAAP. 2017. Berteman dengan Demam. Depok : KataDepan

 

 

3078 Kartika Wulan Sari Send Message to Writer

Related Stories