Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengenal Efek Samping Imunisasi, Apakah Berbahaya?

HEALTH TIPS  |  21 Apr '18


Imunisasi merupakan salah satu cara yang sangat efektif guna mencegah berbagai jenis penyakit yang menular, terutama untuk anak-anak dan bayi, dimana sistem imun dan kekebalan tubuhnya masih sangat rentan. Akan tetapi dalam beberapa kasus, imunisasi yang diberikan baik kepada anak-anak maupun bayi bisa memberikan efek samping tertentu. Dan pastinya efek samping ini bisa membuat orang tua menjadi takut untuk memberikan anaknya imunisasi.

Maka dari itu, penting bagi orang tua ketahui mengenai efek samping yang akan muncul setelah Si Kecil menerima imunisasi agar Anda tidak lagi merasa takut untuk memberikan buah hati Anda imunisasi.

Imunisasi atau vaksin yang diberikan kepada buah hati Anda sama dengan obat-obatan lain yang biasa Anda berikan ketika Si Kecil tengah sakit. Dan pastinya memiliki efek samping tersendiri. Namun efek samping yang dihasilkan dari imunisasi atau vaksin bukanlah efek samping yang serius, melainkan hanya sebuah efek samping ringan yang memang bisa sembuh dengan sendirinya dan akan hilang dalam kurung waktu beberapa hari.

Risiko munculnya efek samping yang diakibatkan oleh imunisasi sangatlah rendah jika dibandingkan dengan resiko terkena penyakit berbahaya, yang pastinya penyakit akan dapat dicegah dengan pemberian imunisasi kepada buah hati Anda.

Imunisasi memiliki efek samping, namun sifatnya masih ringan. Dan berikut efek samping yang kerap kali muncul setelah Si Kecil menerima imunisasi, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Rasa Nyeri Di Area Bekas Suntikkan  
    Mungkin Si Kecil akan merasakan nyeri di bagian tangan bekas suntikkan setelah mereka menerima suntikan imunisasi. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi ini merupakan hal normal yang akan dialaminya setelah menerima imunisasi. Rasa nyeri ini umumnya bisa dihindari dengan menggunakan cara menggenggam bola karet, boneka atau bahkan benda-benda lembut lainnya.
  • Demam  
    Setelah menerima suntikan imunisasi, biasanya Si Kecil juga akan mengalami demam. Namun kondisinya masih sangat ringan dan demam yang dialami tidaklah tinggi. Ketika ia mengalami demam setelah imunisasi, maka Anda bisa memberinya obat penurun panas yang memang direkomendasikan oleh dokter. Biasanya demam ini hanya berlangsung sekitar 2-3 hari saja, dan setelah itu demamnya akan turun.
  • Timbul Kemerahan Serta Bengkak Di Lokasi Bekas Suntikan  
    Setelah anak diberikan imunisasi dengan cara menyuntikkan cairan ke dalam tubuh, mungkin saja ia akan mengalami reaksi seperti bagian tangan yang memerah, bengkak serta munculnya memar di bagian tangan bekas suntikkan. Anda tidak perlu khawatir, karena hal ini merupakan hal yang wajar dialami buah hati Anda setelah menerima imunisasi. Mom bisa mengompres bagian tangan bekas suntikkan guna membantu Si Kecil meringankan pembengkakan yang muncul di lokasi bekas suntikan ini.
  • Gejala Seperti Mau Flu  
    Ketika Si Kecil sudah menerima imunisasi, mungkin dirinya akan mengalami beberapa gejala seolah ia sudah terinfeksi sebuah virus yang bisa menyebabkan flu, dan gejalanya di antara lain adalah: demam ringan, sakit maag, muntah, nafsu makan berkurang, sakit di bagian kepala, lemas dan badan terasa pegal. 
    Imunisasi ini bekerja dengan cara menirukan kerja infeksi. Maka dari itu, terkadang imunisasi bisa memberikan efek seolah kondisi tubuh Anda tengah terinfeksi virus.

Mom, efek smaping imunisasi yang serius memang sangat jarang terjadi. Namun ada juga beberapa kasus yang menyebutkan, bahwa seseorang bisa saja mengalami beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Reaksi alergi parah
  • Kejang-kejang
  • Demam tinggi
  • Nyeri sendi atau nyeri di bagian otot
  • Infeksi paru-paru

Jika Si Kecil mengalami beberapa gejala di atas, maka sebaiknya Anda segera membawanya ke dokter guna memperoleh penanganan yang tepat.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

607 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

[REVIEW MOMWID] BRAND'S Saripati Ayam, Essence of chicken

Ada yang pernah mendengar tentang sari pati ayam atau essence of chicken? Ternyata Saripati Ayam ini sangat bermanfaat untuk Ibu Menyusui [...]

Kenali Gejala Dan Penanganan Anemia Pada Si Kecil

Apa gejala anemia pada si Kecil? Apa yang harus dilakukan jika si Kecil terkena anemia?

Hal-Hal Sederhana Untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Ala Mom Risny

Yuk simak cara Mom Risny menjaga keluarganya dari virus Corona.

What is Eczema?

What is Eczema?

Perhatikan Hal Berikut untuk Mencegah Virus Corona

Maraknya virus corona banyak membuat orang tua panik. Simak tips berikut agar si Kecil terhindar dari virus ini yuk Moms and Dads!

Penting untuk Diperhatikan Pasca Persalinan

Momen setelah bersalin tentu membahagiakan ya Moms and Dads. Tapi ada hal-hal penting yang perlu diperhatikan loh! Yuk, simak berikut ini.

Tips Mengenakan Masker untuk Si Kecil Demi Mencegah Coronavirus

Mengenakan masker merupakan salah satu cara pencegahan si Kecil tertular virus Corona. Tapi bagaimana jika si Kecil menolak masker?

Mengatasi Sinusitis Pada Balita

Pernah mendengar balita terkena sinusitis? Apa tandanya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak berikut ini!

Pengalamanku Alami Wasir Stadium 3 Pasca Melahirkan

Wasir setelah melahirkan? Pasti ga nyaman ya Moms. Yuk simak cerita berikut ini.

Mengenal Kulit Bayi dan Cara Menjaganya

Atopic dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang menyerang 15-20% anak-anak serta 3% orang dewasa.

Cara Membuat Mosquito Spray Repellent dengan Variasi Essential Oil

Salah satu fungsi minyak esensial adalah dapat digunakan sebagai anti nyamuk. Bagaimana cara membuatnya?

Apakah Suntik TT Aman? Bagaimana Jika Tidak Suntik TT Sebelum Menikah?

Vaksin TT akan membantu dalam pencegahan tetanus dan sangat diperlukan bagi calon pengantin.

Sindrom Marfan: Kelainan Genetik pada Jaringan Ikat Manusia

Kelainan genetik pada jaringan ikat ini paling umum memengaruhi mata, pembuluh darah, tulang & jantung.

Mengenal Gejala Sindrom Bipolar, Gangguan Kepribadian Ganda Serius

Sindrom bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati ekstrem dan fluktuasi tinggi.

Mengenal Sindrom Behcet, Kelainan Langka yang Menyerang Pembuluh Darah

Sindrom Behcet merupakan kelainan langka yang menyebabkan pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami peradangan.

Sindrom Asherman, Sindrom Langka yang Pengaruhi Menstruasi

Apa itu sindrom asherman yang mempengaruhi menstruasi pada wanita? Yuk kenali lebih dekat sindrom langka ini

Campak Jerman Pada Busui Apakah Berbahaya?

Campak jerman atau yang dikenal dengan campak 3 hari, sebenarnya berbeda dengan campak pada umumnya loh Moms.

Sindrom Klinefelter dan Dampaknya Terhadap Kesuburan Pria

Sindrom Klinefelter adalah kondisi genetik yang cukup umum ditemukan hanya pada pria. Bagimana dampaknya pada kesuburan?

9 Gejala Diabetes Tipe 2 yang Harus Diwaspadai

Mengenali tanda-tanda dan gejala awal dari kondisi kronis ini sangat perlu agar penderita dapat segera dirawat.

Pengertian, Penyebab dan Gejala Penyakit Kista

Benjolan berbentuk kantung yang dapat muncul di mana saja di tubuh ini dapat dialami oleh semua kalangan usia.