Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Cara Mencegah dan Mengatasi Gigitan Nyamuk

PARENTING  |  18 Jan '18

Moms, siapa di sini anaknya tidak pernah digigit nyamuk? Pasti tidak ada ya secara kita tinggal di negara tropikal sehingga mau tidak mau kita harus berhadapan dengan makhluk kecil dan menyebalkan ini.

Ketika awal kami pindah ke Jakarta, anak saya yang waktu itu berumur 2 tahun, sering sekali digigit nyamuk. Dan yang lebih menyebalkannya lagi, anak saya tidak bisa berhenti menggaruk bekas gigitannya. Hal ini bahkan sering mengganggu tidurnya. Akibatnya dia sering bangun tengah malam lalu rewel karena gatal. Karena digaruk, jadinya bekas gigitan nyamuknya menjadi hitam. Kedua kaki anak saya sekarang penuh bentol-bentol hitam.

Kita tidak bisa menghindari nyamuk, namun ada beberapa hal yang selalu saya lakukan jika bepergian setelah matahari tenggelam (saat nyamuk-nyamuk ganas keluar mencari mangsa).

  • Biasanya saya tempelkan stiker anti nyamuk di bagian belakang baju anak. Saya tidak menyarankan anda untuk melakukan ini terhadap bayi ya, karena biar bagaimanapun bayi sebaiknya dihindari dari obat-obatan.
  • Balurkan minyak telon dengan formula anti nyamuk atau bisa juga dengan lavender essential oil di bagian tubuh yang tidak tertutup dengan pakaian. 

Memang meskipun sudah melakukan kedua hal tersebut, kadang tetap saja pulang dengan bentol-bentol di tubuh. Ini beberapa hal yang saya lakukan untuk mengurangi gatal karena digigit nyamuk:

  • Kompres air dingin atau es untuk meredakan panas dan rasa gatal
  • Oleskan krim antihistamin
  • Tutup dengan plester sehingga tidak bisa digaruk

Untuk membantu memudarkan bekas gigitan nyamuk yang menghitam di kulit, saya biasa lakukan yang berikut ini:

  • Oleskan nurturing cream setiap habis mandi 
  • Balurkan lavender essential oil di malam hari

Semoga bermanfaat ya Moms!

By: Sherlly Yusuf 

BACA JUGA: Perkembangan Bayi Usia 1 Tahun

4008 Sherlly Yusuf Send Message to Writer

Related Stories