Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengatasi Anak yang Selalu Ingin Tahu

PARENTING  |  05 Oct '17


Rasa keingintahuan anak usia prasekolah atau toddler seringkali membuat kita kerepotan. Struggle dalam mengatasinya terkadang membuat kita lupa untuk mengurangi kata-kata yang seharusnya tidak selalu kita katakan. Salah satunya adalah kata "Jangan!" atau "Tidak".

Sering mengatakan "Jangan" atau "Tidak" ketika melarang anak di usia yang ingin tau banyak hal, akan membuat mereka merasa terbatasi. Sehingga ketika mereka akan melakukan atau berbuat sesuatu, mereka akan takut dan merasa serba salah. Bagaimana caranya agar kita tetap bisa mendidik mereka dengan mengurangi kata "Jangan" atau "Tidak"?

Tetap positif
Bila anda tergoda untuk mengatakan "jangan", cobalah untuk mengulanginya kembali sebagai pernyataan tentang apa yang dapat dilakukan anak anda, bukan apa yang tidak dapat dia lakukan. Misalnya, "Jangan lempar bola ke ruang tamu!" Anda bisa mengubahnya dengan, "Kalau bolanya di gelinding bisa ga yah?" atau, "Ingat, kalau mau main lempar bola, harus di luar ya bukan di dalam rumah."

Jika anak anda sedang bersenang-senang dengan lem, cat, atau playdough dan kebetulan berhamburan di lantai, alaskan beberapa koran dibawahnya. Memintanya untuk memastikan bahwa dia meletakkan materinya di alas lebih positif daripada memintanya untuk berhenti melakukan sesuatu yang dia sukai.

Tetapi ingat ada kondisi dimana kita perlu bertindak cepat untuk menyelamatkan anak dari bahaya. Dalam situasi berbahaya, berkata "tidak" dengan tegas adalah yang terbaik. 

Berikan opsi
Anak prasekolah ingin merasa mandiri dan terkendali. Jadi, ketia ia meminta cokelat, daripada berkata "tidak" cobalah tawarkan pilihan lainnya seperti buah-buahan manis yang adalah favoritnya. Jika dia bersikeras mengenakan sesuatu yang tidak praktis, ajak ke kamarnya dan berikan dua pakaian yang masuk akal untuk dipilih. Ini dapat membantunya untuk merasa bahwa dia memiliki kendali atas keputusannya, guna menghindari konflik yang mungkin terjadi.

Gunakan pengalihan
Jika anda berpikir atau melihat mereka akan melakukan sesuatu yang seharusnya tidak mereka lakukan, segera alihkan perhatiannya. Jika ada sesuatu yang fragile menarik perhatiannya ketika berada di sebuah toko, cepat-cepat alihkan perhatiannya dengan sebuah pertanyaan seperti, "Hari ini mau makan siang apa?", Atau "Kita naik lift yuk, nanti kamu yang pencet tombol lift-nya yah"

Hindari situasi yang sulit
Bila memungkinkan, jangan ajak anak ke tempat di mana ada banyak hal yang harus anda katakan "tidak". Sebagai gantinya, pilih lingkungan yang aman yang mendorong rasa petualangannya dan memupuk rasa ingin tahunya.

Bebaskan dia untuk mengeksplorasi dengan memastikan rumah dalam kondisi aman untuk mereka. Jauhkan barang-barang pecah belah dan berharga. Saat anda merencanakan jalan-jalan, pilihlah tempat di mana anak bebas berkeliaran, seperti area bermain yang memiliki pagar tertutup.

Jika anda berbelanja di supermarket dengan anak, jauhi lorong snack, kecuali jika anda benar-benar akan membelikannya hadiah. Jika anda harus membawa mereka berbelanja, lakukanlah setelah dia makan makanan berat atau snack, jadi apa yang ada di rak tidak menjadi godaan untuk mereka.

Cobalah untuk membuat kesenangan belanja dengan meminta mereka untuk membantu mendorong troli.
Minta dia untuk mengumpulkan barang dari rak, atau membantu anda untuk mencentang barang dari daftar belanja.

Jika anda harus membawa anak prasekolah atau toddler ke situasi di mana ada banyak hal yang tidak dapat dia lakukan, seperti mengunjungi kerabat di rumah sakit, jelaskan kepadanya sebelumnya.
Biarkan dia tahu bahwa selama satu jam, anda membutuhkannya untuk diam, dan tidak menyentuh apapun tanpa meminta anda terlebih dahulu. Pastikan untuk memberinya banyak pujian dan dorongan jika dia berperilaku baik. Anda bisa memberinya hadiah kecil pada akhirnya untuk menunjukkan betapa senangnya anda dengan sikapnya.

Pilih medan pertempuranmu
Bila anda ingin mengatakan "jangan" atau "tidak", tanyakan pada diri anda apakah tindakan anak benar-benar tidak baik untuknya. Cobalah untuk tetap "tidak" untuk hal-hal yang mempengaruhi keselamatan atau kesejahteraannya. Jangan merasa kasihan dan menutup mata terhadap kenakalan kecil sekarang dan nanti.

Jika sesekali dia senang bermain lumpur di taman rumah anda, mengapa tidak membiarkannya? Jika dia ingin memakai baju atau kostum favoritnya untuk tidur, apa salahnya? Manjakan rasa petualangan, kesenangan dan eksplorasi kapan pun anda bisa. 

Say "no" like you mean it!
Akan selalu ada saat ketika Anda benar-benar perlu mengatakan "Tidak!", seperti saat dimana anak bisa menyakiti dirinya sendiri atau orang lain.

Pada saat seperti ini, jelaskan bahwa Anda serius. Katakan dengan tegas tapi tenang, menyakinkannya dengan wajah lurus: "Tidak! Itu berbahaya." 

Saat dia merespons dengan menghentikan apa yang sedang dia lakukan, berikan senyum atau pelukan dan lanjutkan dengan beberapa pujian seperti, "Terima kasih telah mendengarkan ibu dengan sangat baik!" atau "Anak ibu pintar, terima kasih sayang!"

Bagaimana menurut anda? Terima kasih sudah membaca dan selamat mencoba!

By: Salsabila Setiaji Halim 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

852 Salsabila Setiaji Halim

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mendidik Anak adalah Pekerjaan Seumur Hidup!

Menurut saya, mendidik anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sejujurnya saya juga belum terlalu paham konsep “mendidik anak”. Atas dasar inilah [...]

REVIEW : MOMAMI Wash Wash Away Dish & Bottle Cleanser - 500ml

Mulai dari anak pertama sampai sekarang sudah punya 2 anak, aku tuh selalu pakai sabun khusus untuk cuci botol susu, perlengkapan makan atau pun [...]

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]

Pola Tidur Newborn yang Mendadak Berubah, Mengapa?

Pada umumnya, si Kecil yang masih newborn membutuhkan waktu tidur selama 9 jam di siang hari dan  8 jam di malam hari. Bayi newborn akan tidur [...]

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Lotion? Simak 5 Manfaat Penggunaannya!

Meskipun kulit bayi terlihat lembut dan sehat, ternyata sangat penting untuk tetap memperhatikan perawatan kulitnya setiap hari. Ketebalan kulit [...]

Si Kecil Takut Berpisah dari Moms, Kenali Tanda Separation Anxiety!

Istilah Separation Anxiety adalah gambaran untuk seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan saat akan berpisah dengan seseorang maupun [...]

MPASI AWAL: MENU TUNGGAL VS MENU MPASI 4 BINTANG

Tahukah Mom? Sebaiknya pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil [...]

Book Review : Putri Cupcake dari Clavis Indonesia

Judul : Putri Cupcake Penulis : Sanne Miltenburg Ilustrator : Sanne Miltenburg Penerbit Edisi Bahasa Indonesia : Clavis Indonesia Buku ini [...]

Manfaat Penggunaan Bantal Sejak Newborn

Salah satu media pendukung kualitas tidur yang baik adalah bantal. Baik orang dewasa, anak kecil, bahkan bayi yang baru lahir membutuhkan bantal [...]

TIDUR DI ALAS DENGAN KEMIRINGAN DAPAT MENCEGAH KOLIK BAGI SI KECIL?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam [...]

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang la...

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang lalu sempet ikut seminar tentang ini. Dari situ, dapet input donk ya..Langsung dipraktekin 😊 Se [...]