Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengatasi Stranger Anxiety dengan Membiasakan Jalan-jalan Sore

MY STORY  |  09 Jul '20


Moms, pernah nggak sih si Kecil mengalami rasa takut berlebih hingga berteriak-teriak bahkan menangis ketika bertemu dengan orang baru? Umumnya, hal ini terjadi ketika mengajak si Kecil ke undangan pernikahan atau bahkan pertemuan keluarga seperti momen-momen perayaan hari besar. Tentunya, hal ini membuat si Kecil merasa tidak nyaman. Moms juga bisa merasa kurang percaya diri setiap membawa si Kecil ikut serta keluar rumah. Belum lagi komentar-komentar orang lain bahkan keluarga dekat yang negatif tentang cara kita merawat anak, seperti ‘pantes aja anaknya rewel, Ibunya pasif sih gak pernah ngajarin anaknya!

Wah, komentar pedas macam itu lebih baik dihempaskan jauh-jauh dan jangan pula diambil hati, ya, Moms. Daripada menyiksa batin, lebih baik penuhi hari dengan pikiran positif supaya bisa menerima setiap atmosfer negatif.

Kondisi si Kecil yang mengalami kecemasan dan ketakutan berlebih ketika bertemu dengan orang baru atau yang jarang dilihatnya disebut stranger anxiety. Kondisi seperti ini ternyata wajar untuk anak berusia 7 hingga 18 bulan dan akan membaik seiring bertambahnya usia. Dengan penglihatannya yang semakin berkembang, di usia 7 bulan bayi akan lebih mampu membedakan orang-orang yang dilihatnya. Berbeda dengan bayi baru lahir hingga usia 6-7 bulan, yang masih belum bisa sempurna dalam melihat lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, bayi newborn hingga usia 7 bulan masih santai saja ketika digendong oleh orang-orang yang baru ditemuinya.

Akan tetapi, tahu nggak, sih, Moms, sebenarnya, kondisi stranger anxiety itu adalah bentuk naluri perlindungan si Kecil. Kok bisa? Coba bayangkan,  kalau si Kecil yang sudah bisa berjalan kesana-kemari bertemu dengan orang baru yang berniat jahat tanpa sepengetahuan kita. Bila mereka tidak memiliki rasa stranger anxiety, si Kecil akan dengan mudah mengikuti si orang baru yang berniat jahat tersebut. Amit-amit kan, Moms!

Kondisi stranger anxiety yang tidak mengenakkan adalah ketika si Kecil bertemu dengan keluarga jauh kita seperti kakek-nenek yang jarang bertemu dengan si Kecil. Sekali bertemu, rasa rindu yang memuncak umumnya membuat kakek maupun nenek akan bersikap over jika bertemu si Kecil. Apalagi, pertemuan dengan kakek-nenek hanya bisa terjadi saat liburan saja sehingga singkat. Wah, pasti nggak kebayang, kan, Moms, bagaimana histerisnya si Kecil.

Untuk menghadapi kondisi tersebut berlanjut, ada beberapa tips, nih, Moms agar si Kecil terbiasa dengan lingkungan sekitar:

  1.     Ajak si Kecil jalan-jalan.

Jalan-jalan keliling komplek mengenalkan tetangga atau keluarga kepada si Kecil, supaya si Kecil lebih familiar dengan lingkungannya; hal ini akan melatih perkembangan sosial si Kecil dengan menstimulasi kemampuan mengingatnya. Jika Moms dan dad sibuk di pagi hari, jalan-jalan sore bisa menjadi alternatif loh. Tips jalan-jalan Sore yang Aman dengan si Kecil, Moms bisa meletakkan si Kecil dalam stroller supaya si Kecil tidak lari-larian. Kan bahaya juga Moms membiarkan si Kecil yang baru senang-senangnya berlari di jalanan, mereka belum bisa membedakan keadaan bahaya di sekitarnya.

Moms bisa menggunakan Stroller Greentom yang ringan dan memiliki perlindungan terhadap sinar matahari, tidak tanggung-tanggung Stroller Greentom dilengkapi dengan hood SPF 50, loh! Moms bisa mendapatkan manfaat olahraga sekaligus bonding dengan mengajak si Kecil jalan-jalan.

  1.     Sering mengadakan video call dengan Kakek-Nenek.

Agar si Kecil terbiasa dengan Kakek dan Neneknya, ajak si Kecil untuk melakukan video call setiap hari. Meski sebentar tetapi wajah Kakek dan Nenek akan melekat di ingatan si Kecil, loh!

  1.     Beri waktu si Kecil ketika bertemu orang baru.

Jika mengenalkan si Kecil dengan orang baru, jangan langsung main gendong dan memaksa, yah, Moms. Si Kecil akan semakin menolak dan trauma ketika terus dipaksa.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

107 Qonit Ayu Pranita

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Memanfaatkan New Normal di Rumah dengan New Happy Routines Bersama Anak

Manfaatkan kondisi #di rumahaja dengan baik, salah satunya menghabiskan waktu dengan anak-anak dengan bermain bersama.

Moms & Dads, Lakukan Kegiatan Bersama Si Kecil Yuk!

Ada banyak sekali kegiatan yang dapat Moms & Dads lakukan bersama Si Kecil. Apa saja manfaat yang didapatkan Moms & Dads saat melakukan kegiatan [...]

Kegiatan Bersama Anak Selama Adaptasi Kebiasaan Baru

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum terlihat kapan akan usai, kita memperingati HAN dengan sedikit berbeda, ya, Moms. Berikut ini beberapa [...]

Main Bersama Anak, Memperkuat Bonding Anak dengan Orangtua

Rutinitas anak yang berubah termasuk belajar di rumah selama pandemi ini sangat membuat anak saya bosan.

Serunya Main Bersama Anak di Masa Pandemi

Nah, di sini, saya mau berbagi pengalaman kegiatan saya dan anak selama di rumah saja selama ini.

Manfaat Belajar Sambil Bermain untuk Si Kecil

Bermain mungkin terdengar sepele, namun sejatinya bermain untuk Si Kecil memberikan manfaat dan dampak jangka pendek maupun panjang yang baik.

Kegiatan Sederhana Kami Untuk Rayakan Hari Anak Nasional di Rumah

Berikut beberapa kegiatan yang saya lakukan di rumah untuk rayakan Hari Anak Nasional bersama Zila yang kini usianya 2,5 tahun.

Yuk Ketahui Manfaat Mengajak Si Kecil Bermain Moms

Selama WFH, ada banyak pengalaman yang saya rasakan ketika harus membuat si Kecil tetap merasa nyaman ketika harus di rumah saja.

5 Kegiatan Bersama Anak Agar Tidak Bosan Di Rumah

Kita sebagai orangtua harus pintar menyiapkan kegiatan bermain dengan anak agar tidak bosan, meskipun mereka cuma di rumah saja. Kira-kira, apa [...]

Aktif Bersama si Kecil, Palo suka Bermain Masak-Masakan

Moms bisa melakukan berbagai interaksi bersama si Kecil agar si Kecil dapat aktif dan tumbuh dengan bahagia.

Aktif Berolahraga Bersama Anak Selama Masa Adaptasi Kegiatan Baru

Salah satu hal yang rutin saya lakukan bersama si Kecil adalah melakukan berbagai macam olahraga ringan untuk menyalurkan tenaganya namun dalam [...]

Ide Bermain: Mengenal Anggota Keluarga Melalui Foto

Saya mengenalkan keluarga kepada Fiersa melalui foto. Saya print foto nenek atuk bunda om dan abang-abangnya, juga foto keluarga Suami Saya. [...]

Aktif Bersama Anak di Rumah Selama Masa Pandemi

Sebenarnya banyak kegiatan di rumah yang bisa kita lakukan bersama dengan anak. Berikut ini adalah beberapa kegiatan rumah yang sering saya [...]

Tips Sukses Memompa ASI untuk Working Moms

Berikut ini, ada tips sukses memompa ASI terutama untuk working Moms.

Tetap Aktif Bersama Anak di Rumah Selama Pandemi

Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli menjadi momen yang berbeda tahun ini karena kita masih berada di tengah wabah Corona yang belum [...]

Berbagai Kegiatan yang Kami Lakukan Agar Betah di Rumah

Moms, gimana, masih betah di rumah aja? Saya yakin kala di rumah aja Moms dan keluarga punya kegiatan tersendiri yang biasa dilakukan bersama-sama.

Manfaat Non Nutrisi Menyusui sebagai Sarana Bermain Anak

Untuk Moms yang masih belum mantap dan yakin menyusui si Kecil, coba simak berbagai manfaat menyusui di bawah ini:

5 Kegiatan Bersama Si Kecil Selama Adaptasi Kebiasaan Baru

Apa saja, nih, kegiatan selama Adaptasi Kebiasaan Baru yang bisa Moms lakukan di rumah bersama si Kecil?

Tips Staycation di Masa New Normal

Moms merencanakan staycation dalam waktu dekat? Yuk, simak tips berikut ini.

Tetap Aktif Bersama si Kecil di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Hai Moms! Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tepatnya pada tanggal 23 Juli, nih, Moms.