Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengatasi Rasa Cemburu Kakak Terhadap Adik Barunya

MY STORY  |  PARENTING  |  TODDLER  |  07 Jan '20


Hai Moms! Kali ini saya ingin sharing tentang pengalaman baru saya menjadi Mom of two, karena tanggal 2 November lalu saya melahirkan anak kedua saya. Sebelum adiknya lahir, saya sudah sounding pada Athar bahwa saat adiknya lahir dia akan jadi kakak, dia harus sayang pada adiknya, dia sudah besar tidak boleh rewel dan lebih pintar mandiri lagi. Tapi namanya juga balita, saat adiknya lahir dia berusia 32 bulan, sehingga potensi rewel dan cemburu ada.

Kecemburuan yang saya rasakan contohnya saat adiknya saya susui lama sambil saya gendong dan dia mulai bosan main sendiri, dia merengek dan minta digendong juga. Kadang dia cari perhatian dengan meminta saya ambilkan susu atau ambilkan mainannya. Jika tidak segera saya lakukan, dia menangis dan tantrum. Akhirnya saya kewalahan harus menenangkan dan menggendong 2 anak sekaligus. Ya, harus menyiapkan ekstra tenaga dan kesabaran menghadapinya.

Tetapi lama-lama saya belajar dan saya mulai paham bagaimana saya mengatasi rasa cemburu itu, dan yang saya lakukan begini ya Moms:

1. Karena kakak lebih besar dan sudah mulai paham tentang keadaan dan perasaan, maka dia selalu saya sounding bahwa saya dan suami tetap sayang dia meskipun ada adik dan kita semua adalah keluarga sehingga harus saling sayang.

2. Jika dia tantrum, saya biarkan dia meluapkan emosi sambil saya awasi, setelah tangisannya sedikit mereda saya dekati, saya peluk dan cium dia sambil saya tanya apa yang dia inginkan dan saya ajak bicara sampai dia benar-benar kembali ceria.

3. Saya ajak dan libatkan dia merawat si Kecil misal dia suka saya minta mengambil popok adiknya atau membantu menjaga adik saat saya jemur di pagi hari. Dia juga sering saya minta mencium adik dengan pelan sehingga dia sayang adiknya dan tidak merasa dinomor duakan.

4. Saat adiknya tidur, saya luangkan quality time hanya dengannya, saya temani dia main, nonton TV, atau menemani dia tidur sambil terus sounding hal positif.

5. Yang terakhir dan tidak kalah penting, siapkan stok kesabaran yang banyak, jangan sampai terbawa emosi saat dia tantrum karena akan semakin memperparah keadaan dan tantrum semakin menjadi.

Kita harus menanamkan pada benak kita bahwa dengan kehadiran anak kedua jangan sampai anak pertama jadi korban kemarahan dan rasa lelah kita mengurus bayi membuatnya menjadi merasa dinomor duakan karena dianggap sudah besar sehingga rasa cemburu itu bisa semakin subur dan berbahaya di kemudian hari.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

970 Septia Arisanti

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Terrible Two or Terrific Two, Yang Mana Yang Cocok untuk si Kecil?

Si Kecil sering tantrum? Tenang Moms, you're not alone. Yuk simak cerita berikut ini.

Tips & Tricks Potty Training Ala Mama Alby

Moms sedang mempersiapkan si Kecil untuk potty training? Simak tips dan trik berikut ini ya.

Proses Menyapih si Kecil Serta Berbagai Persiapannya Part 2

Yuk simak lanjutan cerita Mom Risya berikut ini tentang proses menyapih.

Kapan Sebaiknya Mengajak Si Kecil Gowes?

Mengajak anak gowes, sebaiknya dimulai sejak usia berapa? Kami pun berusaha mencari informasi sebanyak mungkin untuk memenuhi kualifikasi tersebut.

Yuk, Moms, Cegah Stunting Sejak Si Kecil dalam Kandungan!

Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang harus diatasi sejak dini. Simak penyebab, dampak, dan cara mengatasi stunting pada anak berikut ini.

Belajar Mengenal Angka dengan Tempelan Kulkas

Saya sedang mengajari Stacy untuk mengenal bentuk angka-angka. Namun, saya ingin mengajarinya sambil bermain sehingga Stacy senang dan [...]

Mari Menjalani Fase Teribble Two dengan Bahagia

Keputusan menjadi orang tua dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dan bukan perkara yang mudah.

Bagaimana agar si Kakak Tidak Cemburu pada Adiknya

Pertanyaan ini sering muncul di hati saya sejak saya mengandung anak ke 2. Moms and Dads juga mengalami yang sama? Yuk simak berikut ini.

Role Model Terbaik Adalah Ayahku

Proses mengandung, melahirkan dan membesarkan buah hati tidak hanya menjadi tugas ibu lho Moms!

Menghadapi Tantrum Anak Usia 14 Bulan

Tantrum, sebuah momok yang sudah tidak asing di telinga orang tua.

Tips agar Anak Tidak Menjadi Pelaku Bullying

Beberapa saat yang lalu warganet dikejutkan dengan kabar meninggalnya artis K-Pop yang bunuh diri karena depresi

Tips Memilih Tontonan Anak

Peran kita sebagai orangtua dalam memberikan hiburan pada si Kecil sangat penting loh Moms

Meningkatkan Bonding antara Ayah dan si Kecil saat LDM

Long Distance Marriage adalah sebuah istilah yang dibuat untuk pasutri yang menjalani pernikahan jarak jauh.

Disiplin saat Masih Balita, Pentingkah?

Saat menjadi ibu, naluri & pemikiran saya berkembang, naluri melindungi, menyayangi dsb yang menyangkut anak saya.

Tips Mengajarkan Kakak Menyayangi Adiknya Sejak di Dalam Perut

Walau Daud masih kecil banget & belom ngerti apa itu adik, aku berusaha banget untuk kasih tau dia dari sekarang

Berbagai Aktivitas Agar si Kecil Betah di Dalam Pesawat

Aktivitas berikut ini bisa moms coba agar si Kecil betah di dalam pesawat lho

Punya Dua Balita, Moms Harus Siap Jadi 'Super Mom'

Saya memiliki 2 balita dengan jarak yang cukup dekat, saya jaga & besarkan sendiri tanpa bantuan nanny atau orang tua.

Saat si Kecil Bertanya: Kenapa Bunda Bisa Hamil?

Moms, pasti pernah ya berada dalam momen seperti itu. Atau si Kecil bertanya, aku lahir dari mana sih Bunda?

Orangtua Selalu Membandingkan Anak, Ini Dampak Negatifnya!

Pernahkah di antara kita sebagai orang tua membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain atau antar saudaranya?

Hentikan Kebiasaan Selalu Menjanjikan Sesuatu Hal kepada si Kecil

Hayo mom siapa yang biasa melakukan hal tersebut? Membujuk anak dengan menjanjikan sesuatu hal yang menarik.