Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengatasi Demam pada si Kecil Setelah Imunisasi DPT

BABY  |  HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  TODDLER  |  27 Jul '19


Imunisasi DPT merupakan salah satu vaksin wajib yang harus diterima oleh anak. Imunisasi DPT pada anak-anak diberikan sebanyak lima kali, sejak anak berusia 2 bulan hingga 5 tahun. Tiga pemberian pertama pada usia 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan. Pemberian yang ke-4 adalah pada usia 18 bulan, dan pemberian yang terakhir pada usia 5 tahun. Imunisasi ini sudah sangat dikenal efek sampingnya adalah membuat anak menjadi demam. Namun moms tidak perlu khawatir karena biasanya si kecil akan mengalami demam 1-2 hari.

Saat ini saya baru saja memberikan Imunisasi DPT ke 4 untuk anak saya, karena ada riwayat demam pada Imunisasi DPT sebelumnya maka saya sudah mempersiapkan diri untuk beberapa reaksi dari imunisasi tersebut.

Ada beberapa tips yang saya lakukan setelah anak saya mendapatkan Imunisasi DPT:

1. Siapkan obat penurun panas, Kompres instan seperti bye-bye fever, dan thermometer untuk mengukur suhu anak setelah imunisasi.

2. Berikan banyak cairan, berhubung anak saya masih menyusui jadi saya terus memberikan Asi, jangan sampai si kecil dehidrasi karena demam ya mom.

3. Kompres bagian yang terkena suntikan, hal ini cukup membatu untuk meredakan pembengkakan dan meredakan rasa nyeri.

4. Pastikan si kecil menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak berlapis-lapis.

5. Skin to skin dengan si kecil juga dapat membantu mengurangi demam pada tubuhnya sekaligus mempererat hubungan dengan si kecil.

6. Jika suhu badan sudah mencapai 38 derajat celcius segera berikan obat paracetamolnya dengan dosis yang telah dikonsultasikan dengan dokter anak setiap 5 jam sampai demam turun. Obat ini tidak perlu diberikan kalau demam sudah turun. 

7. Siapkan stok sabar yang banyak karena biasanya si kecil yang demam akan menjadi lebih rewel dan memilih untuk lebih sering di gendong.

Pemberian imunisasi di Indonesia memang masih mengandung Pro dan Kontra, namun dengan memberikan imunisasi yang lengkap pada anak maka Anda telah memberikan perlindungan kepada anak terhadap beberapa penyakit berbahaya. Jadi jangan lewatkan jadwal imunisasi si kecil ya moms, dan jangan ragu untuk konsultasikan ke dokter jika ada reaksi yang perlu di observasi oleh dokter.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

328 Cynthia Jayanti

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Efek Domino Cacar Air Di Keluarga Kecilku (Part 2)

Kedua anak saya tertular cacar air yang saya alami, berikut cara mengobatinya

Cara Memilih Tisu Basah yang Aman untuk si Kecil

Gerak-gerik si-kecil yang makin lincah tentu membuatnya rentan terkena kotoran.

Pentingnya Penggunaan Sunblock pada Kulit Anak

Saya ingin sharing beberapa hal mengenai pentingnya penggunaan sunblock atau tabir surya pada anak.

Tips saat Anak Demam

Bagaimana cara Mom Rahayu mengatasi demam pada si Kecil?

Masuk Musim Hujan? Siapkan Beberapa Hal Ini Moms!

Moms di rumah khawatir nggak? Biasanya ketika musim hujan, berbagai penyakit bisa saja menghampiri si Kecil.

Tips agar si Kecil Tak Mudah Bapil

Udah mulai pergantian musim nih Moms, setelah kemaren panas ekstrim di berbagai daerah, hujan deras mulai turun.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi Anak

Merawat dan menjaga kesehatan gigi anak itu sangat penting yah moms.

Perawatan Rambut Secara Alami untuk si Kecil dengan Seledri

Salah satu cara untuk perawatan rambut si Kecil secara alami adalah menggunakan seledri

Alasan Saya Memilih Posyandu Sebagai Tempat Imunisasi

Sejak bayi dilahirkan, imunisasi adalah hal wajib untuk diberikan kepada bayi ya Moms.

Asma Karena Alergi

Benarkah asma dapat dipicu karena alergi? Yuk simak penjelasan dokter Lucy di sini!

Sariawan Di Tenggorokan Bagian Belakang

Si Kecil demam tinggi? Bisa jadi ia mengalami sariawan Moms. Berikut ini cara mengatasinya

Si Kecil Diare? Atasi dengan Cara Ini Moms

Jika anak Moms sedang mengalami diare seperti anak saya, simak tips di bawah ini untuk mengatasinya

4 Tips Konsultasi dengan Dokter Anak

Awal2 ketika Owen masih newborn, aku beberapa kali ke dokter anak dengan alasan yang simpel.

Bulu Mata Terlalu Panjang: Bisa Jadi Penyebab Anak Sakit Mata (Belekan)

Aku mau sharing pengalaman babyku soal sakit mata (belekan), mungkin sebagian orang mengatakan ini hal yang wajar.

Bahaya Kekurangan Zat Besi pada Anak

Anak kita tiba-tiba kehilangan nafsu makan, lemas, tidak ceria? Bisa jadi ia sedang kekurangan zat besi

Cara Ampuh Mengatasi Sembelit pada Anak

Hampir 80% anak pernah mengalami sembelit bahkan dimulai sejak masih bayi

Kejang karena Dehidrasi

Suhu tubuh Uwais tidak terlalu panas. Namun kenapa bisa kejang? Bukankah kejang itu karena suhu tubuh di atas 38 °C?

Anti Panik Saat si Kecil Demam dan Kejang Demam

Bagaimana sih cara kita agar tetap tenang saat si kecil demam? Yuk simak tipsnya berikut ini

Pengalamanku Menghadapi Alergi pada Anak

Masa awal MPASI, saya mulai memperkenalkan beberapa jenis makanan. Alergi? Ya. Namun saya punya solusinya

Alternatif Alami Saat Anak Demam dan Batuk

Aku dari anak pertama sampai kedua selalu menerapkan yang namanya tidak buru-buru ke dokter apalagi obat ketika demam