Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengatasi Bayi Kuning

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  21 Feb '18


Setelah bayi saya lahir, saya harus berhadapan dengan bilirubin atau yang sering dikenal dengan sakit kuning. 

Bilirubin merupakan pigmen kuning dalam darah dan tinja. Bilirubin dibuat oleh tubuh ketika sel darah merah mulai hancur secara alami. Setelah bilirubin mengelilingi tubuh, maka akan masuk ke organ hati, empedu, usus halus, hingga dikeluarkan  saat buang air besar.

Kadar bilirubin yang tinggi seringkali dikaitkan kondisi bayi kuning. Jika bilirubin tidak diproses sebagaimana mestinya oleh hati, misalnya ada kerusakan atau gangguan hati, maka dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin di dalam darah. Ketika hal ini terjadi, maka kulit dan bagian putih pada mata bayi berwarna kuning atau terjadi jaundice. Jaundice atau kuning pada bayi baru lahir terjadi ketika pembentukan bilirubin lebih cepat dibandingkan kemampuan hati memecah dan mengeluarkan dari tubuh.

Ketika lahir dan diperiksa, anak saya ternyata memiliki golongan darah O, dan saya terkejut karena saya dan ayahnya memiliki golongan darah A. Dari penjelasan dokter yang saya tangkap sebenarnya golongan darah A itu biasanya ditulis dengan A dan 0 kecil. Nah yang kuatnya dari kami yang 0 nya itu sampai mengalirlah dalam darah anak. (Maaf jika penjelasan ilmiah ini kurang tepat)

Terkait dengan kadar bilirubin anak saya dinyatakan dalam tahap lampu kuning. Saat itu 10 mg/dl, namun diperbolehkan pulang ke rumah karena masih di bawah batas maksimal 12 mg/dl. Dengan catatan jika dalam beberapa hari tampak kuning harus segera di bawa kembali ke RS.

Keesokan harinya, tidak membaik malah semakin menguning. Kulit dan mata tampak Kuning, sering tidur, dan susah menyusu. Padahal jika kurang menyusu, maka kondisi jaundice akan lebih sulit diatasi. Ketika diperiksa di RS, kadar bilirubinnya meningkat jadi 15,3 mg/dl sehingga malam itu juga anak saya harus menjalani fototerapi. 

Melalui terapi sinar atau fototerapi, diharapkan akan membantu mengubah molekul bilirubin sehingga dapat dikeluarkan melalui urine dan tinja. Selama proses tersebut, anak saya hanya diperbolehkan menggunakan popok dan pelindung mata. Diangkat hanya ketika mandi sore, dan moment itu yang saya gunakan untuk menyusui secara langsung. Untungnya hanya perlu waktu 1 x 24 jam dan anak saya diperbolehkan pulang.  

Moms, jika Anda mengalami situasi seperti saya, sebaiknya segera membawa ke RS untuk ditindaklanjuti. Walaupun banyak saran untuk tidak panik dan juga membuat terapi sinar sendiri dengan lampu bohlam dan juga menjemur di sinar matahari, alangkah baiknya jika Anda mendapat kepastian dari pihak ahli medis. 

Menjadi ibu baru berarti kembali mempelajari hal baru, tentang segala sesuatunya demi kebaikan putra putri kita.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

By: Chriesty Anggraeni 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2088 Chriesty Anggraeni

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Apa Saja Bawaan Hamil Bayi Perempuan?

Dari sekian banyak pertanyaan yang diajukan ibu hamil, mungkin salah satu dari Moms pernah

Ciri-Ciri Orang Hamil dari Raut Wajah

Umumnya, ciri-ciri orang hamil akan diketahui dari tidak terjadinya menstruasi. Akan tetapi, ada

Si Kecil Sering Menolak Minum Obat, Coba Cara Ini Moms!

Terkadang anak-anak yang penurut pun bisa menolak dan rewel ketika diminta minum obat. Meski Si Kecil sadar manfaatnya, banyak alasan untuk [...]

Tips Nyaman Berliburan Bersama Si Kecil di Masa Pandemi

[foto1]COVID-19 membuat orang tua di seluruh dunia bertanya-tanya apakah mereka bisa berliburan

Tips Berolahraga Ala Moms

Hai Moms, Moms pasti tahu dong salah satu cara ampuh untuk melawan virus Corona dan juga virus-

Awas!! Jangan Asal Memilih Hand Sanitizer untuk Si Kecil

Pandemi Corona ini membuat kita lebih sadar akan kebersihan terutama kebersihan tangan dan area wajah.

Tiga Anjuran Yang Perlu Dilakukan Apabila Ibu Menyusui Berpuasa

Bagi para Busui yang berpuasa, simak tips berikut ini yuk.

Perhatikan Hal-Hal Berikut Saat Busui Ingin Berpuasa

Buat para Busui yang sedang berpuasa, tips berikut ini wajib disimak ya!

Apa itu HEPA 13?

Ada perbedaan signifikan antara filter HEPA yang dibuat oleh merek air purifier yang berbeda.

5 Makanan Cegah si Kecil Konstipasi

Bakteri Lactobacillus reuteri (Lr), misalnya, dapat mencegah gangguan saluran cerna pada anak.

Cegah Abses dengan Rawat Gigi dan Mulut Sejak Dini

Kebersihan gigi dan mulut perlu dirawat sejak dini agar tidak menyebabkan penyakit. Berikut ini beberapa tips merawat gigi si Kecil.

5 Tips Mencegah Virus di Rumah Moms

Moms, simak lima tips mencegah virus yang bisa Moms lakukan di rumah berikut ini.

Manfaat yang Saya Rasakan Setelah Pijat Pasca Persalinan

Moms apa adakah di sini yang setelah melewati proses persalinan, tepatnya saat dalam masa nifas moms melakukan pijat?

Tips Menjaga Tubuh Moms Tetap Fit di Musim Hujan

Curah hujan yang tinggi di awal tahun ini tentu jadi tantangan tersendiri buat Moms dan Moms to be ya.

Resolusi 2020: Menjadi Mama Milenial yang Sehat

Hi moms, umur saya sudah mau memasuki kepala 3 dan saya makin concern with the term of 'getting older'.

Efek Domino Cacar Air di Keluarga Kecilku

Saya terkena cacar air untuk yang kedua kalinya dan itu menular ke kedua anak saya

Pengalamanku Mengalami Nyeri pada Punggung Bekas Suntikan Pasca Operasi Caesar

Kali ini aku mau share pengalamanku mengalami nyeri punggung pasca operasi caesar ya moms

Mitos Pantangan Makanan pasca Persalinan

Apa saja makanan yang dipantang setelah melahirkan? Lalu bagaimana faktanya?

Ternyata Aku Terkena Infeksi Mulut Rahim/Servisitis

Beberapa hari terakhir, aku memang sering mengalami keputihan pada saat sebelum dan sesudah haid.

Jangan Sepelekan Perubahan Hormon!

Baru-baru ini saya mengalami perubahan hormon yang luar biasa menyakitkan buat saya.