Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengapa Tinggi Badan Anak di Bawah Rata-Rata?

OTHERS  |  07 Jul '18


Banyak hal yang memengaruhi pertumbuhan tinggi badan pada anak, apakah anak Anda termasuk lebih lebih pendek dari anak-anak seusianya? Anda perlu waspada jika ternyata tinggi badan anak cukup jauh atau terbilang lebih pendek dari teman-teman seusianya karena mungkin anak mengalami stunting atau bertubuh pendek akibat kekurangan gizi kronis. Biasanya anak perempuan cenderung lebih tinggi ketika usia anak-anak, namun menjadi lebih pendek ketika beranjak dewasa jika dibandingan laki-laki. Berikut merupakan penyebab anak lebih pendek dari teman-teman seusianya:

1. Bayi terlahir dengan berat badan rendah

Bayi dikatakan memiliki berat badan rendah ketika dilahirkan dengan berat badan 2500 gram, kondisi ini diakibatkan karena rendahnya gizi bayi bahkan sejak dalam kandungan. Kekurangan gizi ini berlanjut ketika bayi lahir dan pada akhirnya mengganggu pertumbuhannya. Hal ini disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang kurang baik seorang ibu pada saat sebelum dan ketika mengandung anaknya. Oleh karena itu kesehatan dan gaya hidup seorang ibu akan sangat berpengaruh pada kesehatan bayi sejak dalam kandungan hingga dewasa.

2. Asupan makanan yang tidak mencukupi

Anak yang pendek bisa disebabkan oleh kebutuhan gizi tidak terpenuhi, beberapa zat gizi yang menunjang pertumbuhan tulang pada anak yaitu:

  • Seng atau zink, yaitu salah satu jenis zat gizi mikro yang terdapat hamper semua sel dan jaringan tubuh. Zat ini memiliki peran penting dalam membantyu memperbanyak sel pertumbuhan jika kekurangan bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
  • Protein, yaitu zat gizi makro yang berperan dalam membangun dan memelihara jaringan tubuh, juga dibutuhkan dalam pertumbuhan anak agar mencapai tumbuh yang potensial.
  • Zat besi, sekitar 70%berbentuk hemoglobin yang berada didalam darah. Hemoglobin merupakan zat yang berfungsi untuk mendistribusikan makanan dan oksigen ke seluruh tubuh.
  • Vitamin A, yaitu vitamin yang larut lemak dan memiliki fungsi utama sebagai penjaga indra penglihatan, serta berperan dalam pertumbuhan serta system kekebalan tubuh.

3. Tidak diberi ASI ekskulsif

Pemberian ASI merupakan faktor yang penting dalam menunjang pertumbuhan tinggi seorang anak. Banyak penelitian yang menyatakan bahwa bayi yang diberi ASI berstatus gizi normal, memiliki kemampuan belajar yang baik. Penelitian yang dilakukan di india menemukan bahwa anak yang memiliki tinggi badan kurang, sebagian besar karena tidak diberi ASI ketika bayi.

4. Tidak melakukan imunisasi dasar yang lengkap

Imunisasi merupakan salah satu cara yang efektif untuk menghindari anak dari infeksi, anak yang memiliki penyakit infeksi cenderung memiliki tinggi badan yang pendek. Imunisasi dasar yang harus diterima balita yaitu Bacillus calmette Guerin (BCG) polio dan, campak. Diphtheria pertusis tetanus – hepatitis b (DPT-HB).

5. Pola asuh dan pengetahuan orangtua akan gizi yang kurang baik

Pola asuh dan pengetahuan yang kurang baik akan gizi akan menyebabkan pertumbuhan anak yang kurang baik, begitupun sebaliknya pola asuh yang baik akan menyebabkan pertumbuhan yang baik.

 

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

892 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Manfaat Puasa Bagi Ibu Hamil Yang Sangat Mengagumkan

Selain menjalankan kewajiban agama, ternyata puasa memiliki beberapa manfaat mengagumkan lho Moms. Apa sajakah?

Babyo Hati ke Hati : Juni 2020

Hi Moms, yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi Juni berikut ini!

Babyo Hati ke Hati Ed#1

Hai Moms! Yuk simak Babyo Hati ke Hati edisi pertama dari Chief Editor Babyo.

Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Membeli Food Processor?

Apa aja sih yang perlu diperhatikan sebelum membeli food processor? Fungsinya, kapasitasnya, atau harganya?

FAQ - Babyo Story, Points, dan Babyo App

"Kok, artikelku lama banget di-publish-nya, sih?" Mau tahu alasannya? Yuk temukan di sini!

Kata Mertua VS Fakta

Perbedaan pendapat dengan mertua seringkali memicu ketegangan dalam rumah tangga.

Kamu Orang Tua Baru? Udah Tahu soal yang Satu Ini Belum?

Betulkah bayi yang menangis menjerit-jerit itu karena ia merasa lapar?

Hamil dan Bingung Harus Bagaimana?

Babyologist hadir sebagai social media platform untuk memberikan dukungan masa kehamilan & parenting.

Babyo App: Cara Share Story - Weekly Topic

Sekarang, Moms bisa menulis artikel “Weekly Topic” di Babyo App, lho! Simak di sini caranya!

Babyo App: Cara Share Story

Siapa yang suka share pengalaman di Babyo? Sekarang Share Story bisa dilakukan lewat Babyo App lho!

Babyo App: Cara Share Moment

Kini share moment lebih mudah dengan Babyo App. Yuk ikuti langkahnya di sini!

Apakah Ada Efek Samping dalam Menggunakan Pil KB?

Tahukah Moms, bahwa ternyata ketika menggunakan Pil KB akan menimbulkan efek samping?

Kapan Nano Punya Adik?

Tidak terasa sebentar lagi usia Nano 2 tahun, kira-kira kapan Nano akan punya seorang adik? Yuk, simak jawaban mom Lysa.

What To Bring While Traveling With 4 month Baby?

Tentunya setiap ibu ingin travelling bersama sang buah hati. Apa yang perlu dibawa saat travelling bersama si Kecil?

Ketidakcocokan Rh Selama Kehamilan

Ternyata ketidakcocokan Rh juga dapat berpengaruh sampai keguguran loh Moms, berikut informasi lengkapnya.

Pentingnya Asupan Bebas Gluten Bagi Kesuburan Pria dan Wanita

Jumlah gluten pada tubuh ternyata dapat mempenggaruhi berbagai hal loh Moms, yuk simak informasi selengkapnya.

Packing Essential Saat Liburan Bersama si Kecil

Tentunya setiap keluarga ingin pergi berlibur bersama anaknya, karena itu perlu disiapkan barang bawaan yang diperlukan.

Pengertian, Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Tenggorokan

Kanker tenggorokan didefinisikan sebagai tumor ganas di faring, laring, atau amandel.

Bisakah Seorang Wanita Berovulasi Lebih Dari Satu Kali Per Siklus?

Apakah moms mengetahui bagaimana seorang wanita berovulasi dan akhirnya mengalami pembuahan? Yuk, simak informasinya!

Ide Bermain Anak - Pattern Game

Masih banyak barang bekas yang bisa dikreasikan untuk jadi mainan si Kecil loh Moms! Yuk, coba permainan berikut.