Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mengapa si Kecil Sering Mengadu dan Bercerita Bertele-tele?

GROWTH & DEVELOPMENT  |  25 Oct '18


Anak kecil kadang-kadang menceritakan kisah-kisah yang tidak perlu atau cerita palsu untuk menggunakan kekuatan, untuk merasa nyaman dengan diri sendiri, atau untuk mendapatkan perhatian. Omong kosong sering dimulai ketika anak-anak berusia tiga atau empat tahun. Hal ini cenderung terjadi paling sering di antara saudara kandung karena dapat disebabkan oleh perasaan ingin bersaing.

Hal ini menunjukkan bahwa si Kecil cukup memercayai Moms untuk memberi tahu Moms ketika ada sesuatu yang membuatnya kesal. Hal ini juga menunjukkan bahwa dia memahami aturan dan mulai tahu benar dan salah.

Tetapi, jika Moms merasa si Kecil terlalu sering bercerita bertele-tele, ada beberapa langkah yang dapat Moms lakukan untuk mendorongnya agar lebih mandiri

Dengarkan ceritanya terlebih dahulu

Jangan pernah melarang si Kecil untuk berkeluh-kesah kepada Moms kapan pun dia perlu. Si Kecil perlu merasa bahwa dia dapat mencari bantuan kepada Moms jika perlu.

Moms dapat mengatakan kepada si Kecil bahwa adalah baik untuk memperingatkan Moms jika ada seseorang yang melakukan sesuatu yang berbahaya. Ketika dia datang memberi tahu Moms untuk melindungi seseorang, pujilah dia. Ingatlah bahwa anak kecil belum mengerti mana yang aman dan mana yang tidak.

Seiring berjalannya waktu, dia akan belajar mengetahui situasi-situasi apa saja yang memerlukan keterlibatan orang dewasa dan mana yang bisa dia atasi sendiri. Bersikaplah sabar dan berikan petunjuk untuk membedakan situasi berbahaya atau tidak.

Jangan memihak

Apa yang tampak seperti cerita karangan mungkin adalah cara si Kecil menarik perhatian Moms pada konflik yang dia alami dengan teman atau saudara. Jika Moms merasa si Kecil hanya mencoba menggunakan Moms untuk memenangkan argumen, jangan menyerah untuk memihaknya. Saat Moms memastikan semuanya aman, jangan turut campur dalam perselisihan si Kecil dengan teman atau saudaranya. Sebaiknya, biarkan si Kecil tahu bahwa Moms memercayainya untuk menangani masalah itu sendiri.

Berikan alternatif lain untuk mengadu

Bersimpatilah terhadap “masalah” yang sedang dihadapi si Kecil, sesepele apa pun masalah tersebut. Berikan beberapa petunjuk agar dia dapat memecahkan masalah tersebut tanpa bantuan. Latih si Kecil untuk mengekspresikan dirinya melalui perkataan, bukan tindakan. Yakinkan dia bahwa masalah tersebut dapat diatasinya sendiri.

Dalam beberapa kasus, Moms mungkin harus turun tangan menunjukkan bagaimana cara mengatasi suatu situasi. Namun, jika Moms mengajarkan kepada si Kecil mengatasi konflik-konflik yang ditemuinya, Moms akan segera melihat bahwa dia tidak lagi terus-terusan mengadu. Sedikit kesabaran dalam mengajari si Kecil akan membuahkan hasil jangka panjang.

Biarkan dia memecahkan masalahnya sendiri

Setelah Moms mendengar keluhan si Kecil dan membantunya mendapatkan solusi terbaik, dorong dia untuk kembali ke situasi tersebut dan menanganinya sendiri. Ini akan membantunya mengembangkan keterampilan memecahkan masalah.

Jika dia bersikeras bahwa Moms harus membantunya, Moms bisa memberinya pilihan, "Mama sedang sibuk membuat teh. Kamu bisa mengatasinya sendiri dan kemudian melanjutkan bermain, atau duduk di sini dan menunggu sampai Mama bisa membantu.” Ini menunjukkan kepadanya bahwa dia akan lebih senang jika dia belajar menyelesaikan masalah-masalah saat bermain sendiri.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

487 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Checklist Perkembangan Anak Usia 11 Bulan

Bagi bayi usia 11 bulan, apa tahapan tumbuh kembang yang sudah seharusnya dicapai? Yuk kita lihat checklist-nya berikut ini.

7 Tips untuk Mendorong Anak Berpikir Kreatif

Hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan untuk menstimulasi si Kecil agar berpikir Kreatif? Yuk, simak berikut ini.

Spech Delay Tanda, Penyebab dan Apa Saja Solusinya Yuk Cari Tau!

Apa indikasi si Kecil mengalami speech delay? Apa solusi bagi anak yang mengalami speech delay? Yuk, simak berikut ini.

Homemade Toys Untuk Melatih Sensor Motorik Balita

Moms, yuk belajar kreatif menyiapkan mainan si Kecil dari bahan-bahan rumah tangga sehari-hari. Simak yang satu ini ya.

Tahapan Mengajarkan si Kecil Minum dari Gelas

Saat ini Moms sudah bisa menemukan gelas 360 agar si Kecil bisa belajar minum dari gelas dengan lebih mudah.

6 Alasan Mengapa Berlari Penting Bagi Perkembangan Fisik Si Kecil

Apa saja manfaat berlari bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan?

7 Manfaat Aktivitas Melempar Bagi si Kecil

Untuk belajar melempar, si Kecil perlu menguasai perkembangan keterampilan motorik kasar

Tips Memotivasi si Kecil untuk Berjalan

Tidak banyak yang bisa Moms lakukan untuk membuat si Kecil berjalan sebelum dia siap.

Penyebab Gangguan Motorik Kasar Anak Usia 4 Tahun

Jika si Kecil secara teratur melewatkan tonggak perkembangan, dia mungkin mengalami dyspraxia

Penyebab Gangguan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 3 Tahun

Terlambatnya perkembangan motorik adalah kegagalan anak mencapai satu atau lebih tonggak perkembangan sesuai usianya

Moms, Ini Penyebab Keterlambatan Perkembangan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak Usia 2 Tahun

Anak-anak yang mengalami gangguan motorik kasar sulit untuk melakukan hal-hal sederhana seperti merangkak atau berjalan

Moms, Ternyata Aktivitas Memanjat Si Kecil Menajamkan 3 Keahlian Ini

Ternyata aktivitas memanjat yang dilakukan si Kecil bisa memberikan manfaat loh Moms

3 Kegiatan Interaktif yang Cocok untuk Balita Usia 20 Bulan

Untuk menghibur sekaligus mendorong perkembangan si Kecil, Moms bisa melakukan ketiga aktivitas berikut bersamanya.

Benarkah Anggapan Bahwa Bayi Harus Bersepatu agar Kakinya Tumbuh Sempurna?

Pernahkah Moms mendengarkan anggapan ini? Sebenarnya ini mitos apa fakta ya? Mari kita cari tahu jawabannya berikut ini!

Tanda-tanda Gangguan Pendengaran pada Bayi Baru Lahir Hingga 1 Tahun

Untuk mengetahui secara pasti apakah si Kecil pendengarannya terganggu / tidak, perlu dilakukan pemeriksaan pendengaran

3 Cara Menjadikan Musik Sebagai Sarana Mengembangkan Indra Pendengaran

Mari dorong si Kecil untuk mendengarkan musik dan memainkan instrumen sebagai bagian dari cara menghiburnya.

Ide Bermain untuk si Kecil: Magical Water Colors

Jangan lupa untuk membuat variasi permainan untuk si Kecil agar ia lebih kreatif mengekspresikan keinginannya Moms.

Manfaat Berenang untuk si Kecil

Apakah moms mengetahui bahwa berenang memiliki segudang manfaat untuk si Kecil? Yuk, simak artikel berikut.

Ide Bermain untuk si Kecil: Water Balloon Drawing

Balon air bisa menjadi salah satu media untuk si Kecil corat-coret loh. Bagaimana caranya? Yuk, simak artikel berikut.

Ide Bermain Anak - Color Game

Masih punya kardus dirumah yg gak terpakai moms? Yuk bikin mainan lagi untuk si kecil! Mudah dan hemat loh.