Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mendisiplinkan Anak

PARENTING  |  14 Aug '17


Yang saya saat ini alami karena saya tidak membatasi Lynn dalam bermain dan bertingkah laku adalah dia tidak mendengarkan omongan saya dan melakukan hal-hal yang tidak baik seperti misalnya melempar hp, mainan, memanjat meja, dsb. Saya merasakan perlu adanya batasan dan aturan yang harus dia ikuti. Ketika anak terbiasa mengikuti peraturan di rumah, nantinya ketika ia sekolah akan lebih mudah untuk beradaptasi. Selain itu, batasan dan peraturan diciptakan untuk memberikan keamandan dan kenyamanan bagi anak dan juga bagi kita sebagai orang tua. 

Menyadari hal ini, saya mulai memberlakukan beberapa peraturan dan juga konsekuensi jika Lynn melanggar aturan. Tentunya dalam menjalankan ini, perlu ada konsistensi. Beberapa bentuk disiplin yang saya terapkan kepada Lynn adalah seperti berikut:

1. Time-out
Maksud dari time-out adalah menghentikan atau mengeluarkan anak dari aktivitasnya karena perilaku yang kurang baik. Untuk balita, sebaiknya ketika time-out, anda juga menghentikan kegiatan dan memperhatikan anak. Dengan time-out, anda bisa menghindari mendisiplinkan anak dengan cara-cara lain seperti berteriak atau memukul.
Berapa lama sebaiknya time-out? 1 menit untuk anak berumur 1 th, 2 menit untuk anak berumur 2 th, dan seterusnya. Anak perlu merasakan time-out ini dengan diam di sudut dan tidak melakukan apa-apa. Anda bisa memperhatikan anak dari jarak aman, tanpa mengajaknya berbicara atau bermain. Lakukan secara konsisten, dan anak pun akan mengerti konsep time-out ini.
Anda dapat mempraktekkan time-out ketika anak berperilaku yang tidak semestinya, dan meskipun sudah ditegur baik-baik ia tetap melanggar atau bahkan marah-marah, mengamuk, atau menyerang.

2. Pengalihan perhatian
Cara ini baik diterapkan untuk anak yang masih keci. Misalnya jika anak memegang alat berbahaya seperti elektronik atau benda tajam, anda bisa mengalihkannya dengan memberikan mainan favoritnya. Sebagai alternatif, anda bisa juga mengalihkan perhatiannya dengan mengajak jalan keluar. Tujuannya adalah agar ia lupa dengan benda berbahaya yang ia pegang tadi. 

3. Mengabaikan perilaku tantrum
Jujur ini sulit dilakukan. Saya sendiri sering emosional ketika anak tantrum. Anak perlu belajar bahwa ia tidak bisa mendapatkan keinginan dengan cara tantrum, jadi sebaiknya didiamkan atau diabaikan saja. Perlu diingat bahwa ketika anak tantrum, anda perlu tetap menjaga agar ia berada dalam lingkungan yang aman sehingga meminimalisir hal-hal buruk yang mungkin terjadi. 

4. Memberikan pujian dan perhatian positif pada anak
Cara ini lebih efektif daripada memberikan hukuman karena perilaku negatif anak. Pada umumnya, anak mengingat mana saja dari perilakunya yang mendapatkan perhatian dari anda. Selalu berikan perhatian berupa pujian ketika anak melakukan sesuatu positif. Biasanya hal tersebut akan diulang karena ia tahu kita akan memberikan perhatian kepadanya.

Aturan ini sedang saya terapkan beberapa hari ini karena saya merasa ini penting banget dan hampir semua ibu merasakan hal yang sama. Semoga bermanfaat.

By: Vina Yuliana 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

805 Vina Yuliana

Comments

LATEST POSTS

Mendidik Anak adalah Pekerjaan Seumur Hidup!

Menurut saya, mendidik anak adalah pekerjaan seumur hidup dan sejujurnya saya juga belum terlalu paham konsep “mendidik anak”. Atas dasar inilah [...]

REVIEW : MOMAMI Wash Wash Away Dish & Bottle Cleanser - 500ml

Mulai dari anak pertama sampai sekarang sudah punya 2 anak, aku tuh selalu pakai sabun khusus untuk cuci botol susu, perlengkapan makan atau pun [...]

Review Pisuka Minyak Kayu Putih Plus Qusthul Hindi

Halo Moms, tidak terasa, sudah berjalan hampir 3 tahun pandemi di negeri tercinta ini. Tapi, Alhamdulillah sudah mulai ada vaksinasinya. Apakah [...]

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mam...

Review Botol Susu Pigeon PPSU Sebagai seorang mama eping, botol susu menjadi kebutuhan yang esensial untuk aku dan si kecil, mulai dari si [...]

Berdamai dengan Bosan dan Lelah

Halo moms semua, gimana kabar hari ini? Kalau saya, rasanya sedang bosan dan lelah. Dulu, kalau sedang bosan dan lelah, biasanya saya akan [...]

Telat Vaksin BCG? Oh no!

Telat Vaksin BCG? Oh no! Mommies, sudah familiar kan dengan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin)? Vaksin ini digunakan untuk mencegah pe [...]

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa s...

Cara mengajarkan sikap empati pada anak Kenapa sih empati harus diajarkan ke anak? Moms pasti sudah tahu donk ya arti empati itu apa? Yup, [...]

Manajemen ASI Perah : Apakah Ada Metodenya?

ASI Perah atau sering disebut sebagai ASIP sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap dapat memberikan ASI eksklusif. Tidak hanya untuk working Mom, [...]

Mengapa Aktvitas Skin to Skin Sangat Bermakna?

Istilah Skin to Skin sudah sangat familiar saat ini. Pada awalnya, aktivitas ini dilakukan setelah proses melahirkan. Bayi yang telah dilahirkan [...]

REVIEW : MOMAMI NEW BABY CARE PRODUK yang AMAN UNTUK KULIT DERMATITIS

Memiliki anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi sempat membuat aku stres dan bingung, terlebih karena banyak sekali jenis produk yang dijual [...]

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget ...

4 Jenis MOMAMI NEW BABY CARE Aku senang banget akhirnya bisa mencoba 4 jenis dari produk terbaru MOMAMI sekarang, karna sudah penasaran [...]

Cuaca yang Tidak Menentu, Waspada Eczema pada si Kecil

Istilah eczema dikenal sebagai dermatitis atopik. Eczema merupakan penyakit kulit yang mengalami peradangan, seperti kulit iritasi, kemerahan, [...]

Pola Tidur Newborn yang Mendadak Berubah, Mengapa?

Pada umumnya, si Kecil yang masih newborn membutuhkan waktu tidur selama 9 jam di siang hari dan  8 jam di malam hari. Bayi newborn akan tidur [...]

Mengapa Bayi Perlu Menggunakan Lotion? Simak 5 Manfaat Penggunaannya!

Meskipun kulit bayi terlihat lembut dan sehat, ternyata sangat penting untuk tetap memperhatikan perawatan kulitnya setiap hari. Ketebalan kulit [...]

Si Kecil Takut Berpisah dari Moms, Kenali Tanda Separation Anxiety!

Istilah Separation Anxiety adalah gambaran untuk seseorang yang mengalami ketakutan atau kecemasan saat akan berpisah dengan seseorang maupun [...]

MPASI AWAL: MENU TUNGGAL VS MENU MPASI 4 BINTANG

Tahukah Mom? Sebaiknya pemberian ASI Eksklusif pada bayi dilakukan hingga usia 6 bulan. Hal ini disebabkan, pada usia enam bulan si Kecil [...]

Book Review : Putri Cupcake dari Clavis Indonesia

Judul : Putri Cupcake Penulis : Sanne Miltenburg Ilustrator : Sanne Miltenburg Penerbit Edisi Bahasa Indonesia : Clavis Indonesia Buku ini [...]

Manfaat Penggunaan Bantal Sejak Newborn

Salah satu media pendukung kualitas tidur yang baik adalah bantal. Baik orang dewasa, anak kecil, bahkan bayi yang baru lahir membutuhkan bantal [...]

TIDUR DI ALAS DENGAN KEMIRINGAN DAPAT MENCEGAH KOLIK BAGI SI KECIL?

Kolik adalah kondisi bayi yang menangis secara terus menerus tanpa penyebab yang pasti. Biasanya, si Kecil akan menangis lebih dari tiga jam [...]

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang la...

Sex education untuk anak? Beberapa bulan yang lalu sempet ikut seminar tentang ini. Dari situ, dapet input donk ya..Langsung dipraktekin 😊 Se [...]