Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mendaki Saat Hamil, Kenapa Tidak?

HEALTH TIPS  |  MY STORY  |  PREGNANCY  |  15 Oct '19


Semua Moms di sini pasti punya hobinya masing-masing ya. Entah itu mulai dari membaca hingga hobi jalan-jalan sekalipun. Memiliki hobi yang masih bisa dijalankan ketika hamil pasti sangat menyenangkan ya Moms? Hobi yang dijalankan bisa menjadi alternatif pelepas penat atau "me time" untuk Moms tentunya.

Mendaki. Ya, mendaki adalah salah satu bagian dari hobi saya sejak dulu. Namun, untuk rutin mendaki sudah saya jalankan kurang lebihnya hampir 10 tahunan ini. Kegiatan "outdoor" ini sudah saya impi-impikan sejak saya masih balita. Bercita-cita bahwa kelak saya akan bertualang di hutan dan membangun tenda kemudian bermain sepuasnya di alam.

Cita-cita saya pun terlaksana. Hampir 10 tahun ke belakang ini saya rutin menjalani kegiatan mendaki. Bahkan, bulan madu pun saya mendaki berdua saja ke gunung yang sangat sepi bersama suami. Sangat seru!

Hingga akhirnya, sebulan kemudian saya pun positif hamil. Waaahh, sempat sedih masih bisa mendaki atau tidak untuk ke depannya karena pasti kalau hamil tidak akan boleh. Kemudian akan punya bayi dan mengurus anak. Lalu kapan dong ya akan mendaki lagi?

Pada suatu hari, suami dan rekan-rekan kerjanya berencana akan mendaki ke Gunung Sindoro. Saya yang semula ragu-ragu takut ditolak suami untuk ikut, akhirnya memilih untuk mengumpulkan argumen dan fakta-fakta tentang mendaki saat hamil. Dengan segala keyakinan dan meyakini sang suami, alhamdulillah suami pun mengizinkan. Namun, suami bilang kita harus konsultasi ke dokter kandungan terlebih dahulu. Mengecek dan meminta izin dokter agar di hari-H semuanya aman.

Dua minggu sebelum keberangkatan, kami pun mendatangi dokter. Menanyakan soal fisik saya dan keadaan si janin di kandungan. Alhamdulillah keadaan kami berdua normal. Saya pun yang tadinya takut ditolak izinnya oleh dokter, menjadi lega sebab dokter berkata semuanya kembali ke diri saya. Saya yang tahu seberapa kuat mental dan fisik saya. Saya tidak bisa dan tidak boleh membohongi diri saya apalagi ini menyangkut keselamatan dua nyawa manusia.

Lalu, apa yang terjadi selanjutnya? Ya, sang dokter justru memberi tahu bahwa olahraga berjalan itu baik untuk kehamilan. Terutama jantung. Hal ini untuk melatih sang ibu saat melahirkan nanti. Sejauh ini selama olahraganya terbilang masih ringan yaitu berjalan, beliau mengizinkan. Bahkan beliau memberikan info-info positif seputar olahraga yang berkaitan dengan proses melahirkan nanti.

Asyiiiikk... konsultasi dengan dokter selesai dan diizinkan. Suami pun senangnya bukan main karena kami masih bisa mendaki bersama-sama lagi.

Akhirnya, saya pun bisa mendaki di usia kehamilan 5 bulan dengan aman dan nyaman. Semua perbekalan yang saya bawa tidak ada bedanya dengan perbekalan sebelum saya hamil. Kemudian untuk ritme langkah kaki tetap normal, dan jangan lupa atur nafas! Ya, nafas seorang ibu hamil pasti berbeda daripada nafas orang biasa. Dan voilaaaaa, saya pun berhasil sampai ke atas gunung dan turun keesokan sorenya dengan selamat dan sehat.

Nah Moms, itu tadi pengalaman saya soal mendaki. Saya ada beberapa tips nih Moms yang akan saya bagi.

Tips pertama adalah yakini diri. Apakah kita benar-benar yakin kita mampu? Apabila kita yakin, maka minta izin terlebih dahulu pada suami dan dilanjutkan dengan berkonsultasi ke dokter untuk lebih pastinya mengenai kondisi kita.

Tips kedua, membawa air minum lebih dan makanan-makanan yang bergizi. Jangan lupa membawa camilan apa pun yang Moms suka karena pastinya ibu hamil suka sekali ngemil ya Moms?

Tips ketiga, jangan lupa membawa obat-obatan/vitamin yang Moms punya.

Tips keempat, apabila sudah tidak mampu berjalan maka satu tim wajib tahu kondisi Moms. Siapa tahu kan Moms, ada yang terbatas kemampuan fisiknya saat berjalan. Maka, tim harus tahu.

Nah, itu dulu ya Moms, cerita pengalaman dari saya. Ayooo Moms, lanjutkan hobi Moms semua bila dirasa mampu! Lepaskan penat semasa hamil hingga proses kelahiran nanti pun terasa nyaman.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

229 Vanilla Fha

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Tips Menjalani Kehamilan Kembar dengan Happy dan Sehat

Moms, yuk simak tips menjalani kehamilan kembar dengan happy dan healthy berikut ini.

Bumil Wajib Tahu, Cara Atasi Masuk Angin Dengan Tepat

Ibu hamil masuk angin? Begini cara mengatasinya!

Bolehkan Bumil Minum Yoghurt?

Seorang ibu hamil harus menghindari berbagai macam pantangan makanan. Nah, apakah yoghurt masuk di dalamnya?

Kenali Heartburn dan Cara Mengatasinya saat Hamil

Setiap ibu hamil pasti memiliki masalah yang berbeda-beda ya Moms.

Preggo Story: Ceritaku Mengalami Symphisis Pubis Disfunction saat Hamil

Pernah mendengar tentang Symphisis Pubis Disfunction? Yuk simak cerita kehamilan Mom Dewi

Mitos dan Fakta Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bumil

Selama kehamilan, banyak sekali yang memberi pantangan makan ini itu terutama dari pihak keluarga.

Hemoglobin (Hb) Rendah saat Hamil dan Resep Ampuh Menaikkan Hb

Saat hamil, tekanan darah saya cenderung rendah. Saya pun disarankan oleh dokter kandungan untuk tes darah.

Mengenal Tanda Bahaya Kehamilan dan Penanganannya

Momen kehamilan merupakan momen kepercayaan dari Tuhan kepada wanita untuk menjadi seorang Ibu.

Keluhan Carpal Tunnel Syndrome pada Ibu Hamil

Tangan Moms sering merasa nyeri dan susah digerakkan? Berikut ini cara mengatasinya

Mie Instan saat Hamil, Bolehkah?

Saat hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan yang sehat, bergizi & alami, sehingga kebutuhan nutrisi tercukupi.

Mulai Bermunculan Stretchmark? Simak Tips Mencegahnya Yuk Moms!

Suatu kala saya berkaca dan benar-benar kaget.. kenapa perut saya mulai keluar garis-garis tipis ya?

Tips Ibu Hamil agar Hamil “Ngebo”

Sebelum positif hamil, saya sering baca-baca di artikel maupun grup bumil untuk menambah ilmu pengetahuan

Kandungan Gizi dan Manfaat Oatmeal

Oatmeal adalah menu sarapan alternatif yang sedang naik daun, terkait dengan pola hidup sehat yang makin populer.

Mewarnai untuk Mengurangi Stres pada Ibu Hamil

Banyak kegiatan yang dapat dilakukan ibu hamil untuk mengurangi stres, salah satunya dengan kegiatan mewarnai.

Apa itu GERD?

Bagi kalian yang mempunyai riwayat maag atau asam lambung, pada saat hamil, hal seperti ini tidak boleh disepelekan.

Tubuh Moms yang Kecil vs Berat Bayi yang Besar

Pernahkah Moms melihat bumil bertubuh kecil namun perutnya besar, atau yang bertubuh besar namun perutnya kecil?

Pengalamanku Rutin Papsmear Setelah Menikah

Setelah 3 bulanan menikah, aku mengalami hal yang signifikan menurutku, yaitu keputihan setiap hari.

Tetap Bisa Melahirkan Secara Normal Walau Mata Minus & Silindris?

Banyak orang beranggapan bahwa bumil dengan mata minus apalagi silindris akan sulit untuk melahirkan Normal.

Hamil dengan Autoimun

Saya 27 tahun, hamil anak pertama dengan kondisi saya mengidap autoimun

Pertolongan Pertama pada Asma untuk Bumil

Munculnya penyakit Asma atau sesak nafas dapat disebabkan oleh banyak faktor pemicu.