Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Menciptakan Bonding Ibu-Anak Sejak Masa Kehamilan

BABY  |  GROWTH & DEVELOPMENT  |  MY STORY  |  PARENTING  |  PREGNANCY  |  03 Sep '19


Bonding atau yang biasa dikenal dengan istilah kelekatan, merupakan suatu ikatan emosional yang kuat dan menetap, yang biasanya terjalin antara orang tua dengan anak. Bonding merupakan suatu hal esensial yang memiliki manfaat, baik untuk orang tua ataupun si anak. Hal ini dikarenakan, bonding dapat menciptakan timbulnya rasa saling mengasihi dan menyayangi sehingga memunculkan rasa aman dan bahagia.

Sayangnya, bonding sering kali tidak dapat muncul secara otomatis. Perlu adanya usaha untuk dapat menciptakan bonding. Biasanya, usaha untuk menciptakan bonding dimulai sejak si Kecil lahir ke dunia. Namun sebenarnya hal tersebut sudah dapat dimulai sejak Moms masih mengandung loh.

Mau tau apa saja yang dapat Moms lakukan? Yuk kita bahas.

1. Sentuhan
Sejak awal masa kehamilan, Moms bisa mulai membangun bonding dengan si Kecil melalui sentuhan. Sentuhan ini berarti Moms memberikan sentuhan pada bayi dan merasakan sentuhan dari bayi. Biasanya saat mulai masuk ke TM 2, si Kecil akan mulai melakukan gerakan yang sudah dapat dirasakan oleh ibu. Ketika merasakan si Kecil bergerak, Moms dapat meresponsnya dengan memberi sentuhan di tempat Ia bergerak. Selain itu, Moms juga bisa merangsang pergerakan bayi dengan menyentuh area perut terlebih dahulu. Sentuhan dapat berupa elusan, tepukan ringan, colekan atau tekanan ringan dengan ujung jari.

2. Suara
Di dalam kandungan, bayi berada dalam kantung rahim yang berisikan cairan. Meskipun bayi sudah mulai dapat mendengar suara sejak usia 16-18 minggu, adanya cairan tersebut membuat suara-suara di luar jadi teredam bagi bayi. Meskipun demikian, suara Moms adalah salah satu suara yang terdengar dengan jelas bagi bayi sehingga suara Moms lah yang kelak akan paling diingat! Menarik kan? Oleh karena itu, cobalah untuk sering mengajak si Kecil di dalam perut berbicara atau bersenandung.

3. Visualisasi, afirmasi dan pikiran positif
Penting bagi Moms untuk terus berpikir yang baik dan menyenangkan tentang diri sendiri dan si Kecil dalam kandungan. Adanya pikiran positif dapat membuat Moms menjadi lebih tenang selama menjalani kehamilan. Alhasil detak jantung, otot dan tekanan darah Moms akan lebih rileks sehingga si Kecil juga merasakan ketenangan yang sama. Pikiran positif juga dapat diperkuat dengan adanya visualisasi (membayangkan) dan afirmasi (menyatakan kalimat-kalimat pada diri sendiri) yang sifatnya positif.

Mudah bukan? Selamat mencoba Moms!

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1809 Astrini Suhita

Comments

Related Stories