Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Mencegah Radang Otak Pada Anak

HEALTH TIPS  |  23 Jan '18


Ensefalitis adalah peradangan pada jaringan otak yang disertai gangguan pada saraf. Sebagian besar ensefalitis disebabkan oleh infeksi virus. Selain itu ada pula jenis bakteri yang juga bisa menyebabkan radang otak seperti tuberkulosis, jenis jamur seperti candida dan jenis parasit seperti toxoplasma. Bakteri dan virus tersebut dapat tersebar di udara maupun dibawa oleh nyamuk sehingga penyakit ini mudah sekali menular. Sedangkan pada bayi ensefalitis biasanya disebabkan karena tertular dari jalan lahir ibu.

Ada berbagai jenis virus yang dapat menyebabkan penyakit ini :

  1. Virus herpes simpleks, yang menyebabkan terjadinya penyakit herpes di mulut maupun di kelamin. Herpes simpleks merupakan virus yang paling sering ditemukan pada kasus radang otak.
  2. Virus varicella zoster, yang menyebabkan cacar air
  3. Berbagai jenis virus lain, yang menyebabkan penyakit campak (measles), gondongan (mumps), atau campak jerman (rubella).
  4. Virus dari hewan, misalnya virus rabies serta virus yang disebarkan oleh nyamuk (Japanese B Encephalitis)

Japanese B Encephalitis mampu menyebabkan kematian hingga 30% pada penderita yang mengalami gejala. Sekitar 20%-30% penderita yang bertahan hidup mengalami masalah intelektual, perilaku atau neurologis permanen seperti kelumpuhan, kejang berulang atau bahkan mulai kehilangan kemampuannya untuk berbicara.

Menurut kementrian kesehatan RI jumlah kasus terbanyak dilaporkan terdapat di provinsi Bali dengan jumlah kasus 226 (69,3%). Sehingga Bali merupakan salah satu daerah endemis penyakit ini. Manusia bisa tertular virus JE bila tergigit oleh nyamuk Culex Tritaeniorhynchus yang terinfeksi. Biasanya nyamuk ini lebih aktif pada malam hari dan banyak terdapat di persawahan dan area irigasi. Selain itu, encephalitis juga bisa disebabkan karena kurangnya daya tahan tubuh anak sehingga mempermudah virus untuk masuk dan berkembang biak. 

Gejala ensefalitis pada umumnya mirip dengan penyakit flu seperti demam, sakit kepala, lelah, serta pegal-pegal. Kemudian dapat terjadi perburukan gejala seperti kejang, linglung, otot-otot lemas, gangguan berbicara / pendengaran / penglihatan, penurunan kesadaran,dll.

Adapun beberapa tindakan pencegahan ensefalitis yang bisa dilakukan antara lain :



  1. Mencegah gigitan nyamuk
 (menggunakan anti nyamuk berupa lotion atau spray, menggunakan pakaian yang menutupi tubuh bila beraktivitas di luar rumah
 pada malam hari)

  2. Sebisa mungkin menghindari kegiatan di malam hari di area pertanian, ladang, atau persawahan di mana banyak terdapat nyamuk Culex.

  3. Bantu anak untuk beristirahat dengan cukup, jauhkan dari segala hal yang dapat mengganggu tidurnya agar istirahatnya semakin berkualitas.
  4. Berikan nutrisi yang baik agar imunitas tubuhnya meningkat, jika masih di bawah usia 6 bulan berikan ASI eksklusif, dan jika sudah mengenal makanan padat berikan sayur dan buah yang dihaluskan.
  5. Vaksinasi. Salah satu vaksin baru yang direkomendasikan Ikatan Dokter Anak Indonesia adalah vaksin japanese encephalitis (JE) yang diberikan apabila berada/ berpergian ke daerah endemis (seperti Bali) dan sebaiknya dilakukan 10 hari sebelum keberangkatan. Jadwal optimal vaksin JE adalah usia 12 bulan dan diulangi 1 hingga 2 tahun berikutnya.

Jika gejala yang dialami anak cukup berat, segera bawa ke rumah sakit untuk secepat mungkin mendapat penanganan dari dokter. Dokter akan memberikan beberapa jenis obat-obatan untuk mencegah gejala semakin buruk, menyembuhkan infeksi dan komplikasi yang mungkin ditimbulkan.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1157 Dr. Monica Sylviana

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Perlukah Memberikan Kopi pada Bayi untuk Mencegah Step?

Mitos atau fakta pemberian kopi pada bayi dapat mencegah munculnya step?

Makanan Ber-Kafein Menyebabkan ASI Berkurang?

Apakah Moms pecinta cokelat, teh, atau kopi? Ketiga minuman itu mengandung kafein yang dapat mempengaruhi supply ASI.

Menyusui Di Usia 40 Tahun, Mungkinkah?

Di Usia 20-an, Moms pasti punya energi dan produksi ASI yang banyak untuk si Kecil. Lalu, mungkinkah Moms tetap menyusui di usia 40 tahun?

Anak Tidak Mau Sikat Gigi? Mungkin Ini Penyebabnya!

Terdapat beberapa penyebab si Kecil tidak mau sikat gigi. Apa sajakah itu? Mari kita ketahui alasannya.

Pertolongan Pertama Saat Kepala Bayi Terbentur

Kepala Si Kecil terbentur? Berikut cara-cara pertolongan pertama pada kepala anak terbentur yang harus Moms pahami.

5 Tips Lebaran Sehat bagi Ibu Hamil

Menjelang lebaran, berbagai hidangan khas menghiasi meja makan. Namun, Mom harus tetap menjaga kesehatan kandungan.

Apa Dampak Puasa Bagi Ibu Hamil?

Ternyata puasa juga bisa mendatangkan dampak positif bagi ibu hamil, apa sajakah itu? Mari kita simak di artikel berikut.

Rekomendasi Jenis Makanan Ibu Hamil Saat Puasa

Saat menjalani ibadah puasa, ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan, tentunya pola makan sehat harus diterapkan.

Cara Pintar Mengatasi Insect Bite Pada Anak

Anak kecil kerapa menjadi sasaran empuk terkena insect bite. Berbahayakah jika tidak ditangani segera dan bagaimana cara mencegahnya?

Amankah Vaksin Bagi Anak?

Banyaknya isu pro kontra yang terjadi terkait pemberian vaksin menjadikan sebagian orangtua bingung. Untuk lebih jelas mari simak yang berikut ini.

Jangan Biarkan Kepala Peyang Merusak Masa Depan Anak

Tahukah Moms and Dads bahwa salah memilih bantal berdampak fatal, bahkan bisa mengakibatkan kehancuran masa depannya hingga kematian pada bayi? [...]

Kenapa Vaksin MR Penting?

Apa yang menyebabkan vaksin MR perlu dan penting untuk dilakukan? Apa yang akan terjadi jika tidak melakukan vaksin MR ? Mari, simak yang berikut ini.

Vaksin HPV Pencegahan Terbaik Untuk Kanker Serviks

Tahukah anda, kanker serviks terbukti menjadi penyebab kedua terbesar kematian wanita di Indonesia. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk [...]

Merawat Gigi Anak

Perawatan gigi merupakan hal yang sangat penting dilakukan sejak dini. Agar kebiasaan ini dapat tetanam sampai dewasa.

Dampak Fatal Salah Memilih Bantal Bayi

Tahukah Moms and Dads bahwa salah memilih bantal berdampak fatal, bahkan bisa mengakibatkan kematian pada bayi. Mari simak berikut ini.

Fase Tengkurap Bayi

Umur berapa sebaiknya bayi belajar tengkurap? Apa yang kita bisa lakukan untuk membantu anak belajar tengkurap?

Resiko ISK Pada Bayi Tidak Sunat

Tahukah anda resiko ISK mengintari Si Kecil akibat tidak melakukan sunat. Apakah ISK tersebut dan bagaimana solusi penanganannya?

Penyebab dan Pengobatan Dermatitis Atopik pada Bayi

Pernakah anda mendengar penyakit dermatitis atopik pada bayi ? Berbahayakah jika Si Kecil menderita penyakit ini? Bagaimana penangan yang harus [...]

Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi Difteri

Akhir-akhir ini di Indonesia sedang marah dengan wabah difteri. Yuk pelajari bersama sehingga kita dapat menghindarkan Si Kecil dari penyakit [...]

Misteri KB Suntik dan KB Spiral (IUD)

Kebanyakan ibu bingung dalam memilih jenis kontrasepsi yang cocok bagi dirinya. Kali ini ada Mom Tita membeberkan detail penggunaan KB IUD dan [...]