Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Memilih Bersalin Normal atau C-Section?

PREGNANCY  |  28 Oct '17


Hai Moms, buat yang pertama kali menjalani kehamilan, dan sudah mendekati due date, pasti banyak pertanyaan, mau normal atau C-Section? Pasti jawabannya beragam, ada yang mantap mau normal, ada yang ragu-ragu mau normal, dan ada juga yang mantap “Caesar aja ah biar ga deg-degan soal waktunya”. Semua orang pasti maunya melahirkan secara proses alami yaitu persalinan normal, walaupun katanya sakit banget, tapi setelah itu recovery-nya sangat cepat, pagi-pagi lahiran, malamnya sudah bisa jalan-jalan. Saya kurang tahu ya bagaimana kondisi sakitnya melahirkan melalui persalinan normal, karena saya sendiri niatnya normal, namun berujung Caesar juga. 

Ada beberapa kondisi yang disarankan untuk tidak melalui persalinan normal, diantaranya:

1. Posisi bayi sungsang
Posisi bayi sungsang tidak melulu kepala di atas, bisa saja posisinya melintang atau menyamping, yang jelas, kepala tidak di bawah, sehingga menyulitkan untuk memasuki jalan lahir. Sama hal nya seperti saya, sudah memasuki usia kehamilan 39 minggu, tapi si baby tidak turun ke jalan lahir, masih tinggi sekali di atas, dan ternyata, hal tersebut disebabkan karena posisi kepala bayi oblique (atau berada di samping jalan lahir, sehingga mengakibatkan dia tidak dapat turun ke jalan lahir).

2. Panggul Ibu kecil
Besar kecilnya panggul Ibu akan diukur oleh dokter ketika usia kehamilan menginjak 37 minggu ke atas, dengan cara memasukkan 2 jari ke dalam vagina. Apabila panggul Ibu cukup besar, biasanya dokter akan menyarankan untuk melalui proses persalinan normal, apabila tidak cukup besar, sebaiknya tidak mengambil resiko untuk melahirkan normal, karena dapat menyebabkan sang bayi stress ketika dilahirkan.

3. Kehamilan kembar 2 atau lebih
Kehamilan kembar 2 atau lebih memang lebih beresiko dibandingkan dengan kehamilan anak 1, dan lebih beresiko untuk lahir lebih awal dari waktu yang diperkirakan. Terkadang posisi kehamilan kembar ini ada juga yang beda plasenta, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama bagi Ibu untuk melalui proses persalinan normal.

4. Pre-eclampsia
Preeklamsia adalah kondisi dimana tekanan darah sang Ibu tinggi. Oleh karena itu, pengukuran tekanan darah saat hamil sangat dibutuhkan. Mom perlu waspada apabila tekanan darah mencapai 140/90 mm/Hg atau lebih. Untuk para Ibu yang memiliki riwayat pre-eclampsia, biasanya para dokter menyarankan untuk melahirkan melalui proses persalinan Caesar.

5. Kacamata minus tinggi atau retina tidak baik
Memiliki riwayat myopia? Sama seperti saya yang menggunakan kacamata minus 9, sebetulnya dokter obgyn saya tidak menyarankan untuk melahirkan secara normal, karena hal ini mengkhawatirkan, terlebih apabila ternyata retina saya tidak cukup kuat. Takutnya, ketika mengejan, mata kita tidak sanggup menahan, sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan kebutaan. Akan tetapi, alangkah baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mata.

6. Keadaan darurat
Dalam keadaan darurat, misalnya air ketuban pecah, atau terjadi pendarahan, dan kondisi Ibu yang tidak memungkinkan untuk mengejan, sudah pasti para dokter akan menyarankan untuk melalui proses persalinan Caesar, karena yang terpenting bukan cara lahirnya, tapi lebih kepada keselamatan dan kesehatan Ibu dan bayi nya.  

Saya mau share juga beberapa anggapan orang banyak mengenai Caesar, namun faktanya bertolak belakang:

1. “Caesar pasti karena malas mengejan dan enggak mau ngerasain sakit”
Banyak banget pasti anggapan orang yang kayak gini, memang benar Caesar tidak perlu mengejan, dan baby nya udah langsung keluar, tapi persalinan melalui proses c-section, tidak berarti enggak sakit loh. Setelah operasi itu sakit banget, walaupun ada pain killer, tapi setelah pain killer nya habis, sakitnya justru luar biasa, dan 1 malam kita enggak boleh turun dari tempat tidur, pelan-pelan belajar jalan, bahkan ke kamar mandi saja susah sekali, karena perutnya ketekan dan takut jahitannya kenapa-kenapa. Saya ngerasa, setelah 30 hari saya baru bisa beraktivitas normal, karena masih enggak enak buat jalan. Saya yakin buat para Moms yang melahirkan secara normal, pasti sudah lebih lincah setelah pulang dari rumah sakit. 

2. “Caesar karena enggak mau repot, dan mau menentukan tanggal lahir anaknya sendiri”
Memang sih, karena lebih terjadwal, proses persalinan Caesar lebih dirasa tidak repot. Tapi menurut saya, persalinan melalui operasi c-section itu persiapannya sangat banyak, dan walaupun sudah dianggap hal biasa, tapi tahukah Moms, ternyata Caesar itu termasuk jenis operasi besar lho! Persiapan operasi Caesar dimulai dari cek darah, rekam jantung bayi dan jantung Ibu, sampai test obat biusnya, bereaksi atau tidak dengan tubuh kita, dan pengecekan itu semua harus benar-benar dilakukan supaya operasi berjalan dengan lancar.

3. “Kalau lahirannya Caesar belum menjadi Ibu seutuhnya”
Well, kalimat ini pernah viral ya sebelumnya. Memang banyak masyarakat yang beranggapan demikian, padahal kenyataannya tidak. Kehamilannya sama saja ribetnya, susah tidur, susah makan, mual, pusing, muntah, hanya saja proses persalinannya yang mungkin berbeda. Apakah rasa sayang Ibu terhadap anaknya ditentukan dari proses persalinan? Rasanya tidak ya, menjadi Ibu seutuhnya menurut saya dilihat dari bagaimana kita menyayangi anak kita dengan sepenuh hati dan mendidiknya dengan baik, sehingga kelak menjadi anak yang berguna di masyarakat.  

Sekian sharing dari saya ya Moms, mudah-mudah informasinya membantu, dan buat para Moms yang sedang hamil dan akan mempersiapkan kelahiran, semoga lancar ya Moms dan Ibu beserta bayinya sehat selalu!

By: Feimi Wijaya 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

5678 Feimi Wijaya

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan

Mom Berkah merangkum beberapa mitos mengenai kehamilan dan fakta dibaliknya. Simak selengkapnya di sini.

Faktor Pendukung Hamil Anak Kembar

Mempunyai anak pasti suatu anugerah ya Moms, apalagi jika si Kecil merupakan kembar. Tapi ketahuilah Moms, ada beberapa faktor yang berpengaruh [...]

Manfaat Semangka Bagi Ibu Hamil

Tahukah Moms, semangka memiliki kandungan nutrisi yang melimpah dan sangat bermanfaat baik untuk ibu hamil maupun janin.

Pahami Berbagai Macam Kontraksi Persalinan

Menjelang persalinan, mengalami kontraksi adalah hal yang wajar. Namun tahukah Moms, terdapat 3 jenis kontraksi. Jenis kontraksi apa yang Mom rasakan?

6 Penyebab Bayi Sungsang

Penting bagi Anda untuk mengetahui penyebab bayi sungsang agar Anda dapat menghindari permasalahan ini.

Benarkah Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Kelahiran Prematur?

Menjaga kesehatan rongga mulut sangat penting bagi ibu hamil. Apalagi karena daya tahan ibu hamil menjadi makin lemah.

Hamil Melalui Promil Alami

Apakah anda sedang mencoba untuk hamil? Perlukah promil seperti inseminasi? Apakah ada promil alami yang bisa dicoba? Yuk simak berikut ini.

Tips Recovery Setelah C-Section

Mau tau tips agar cepat pulih setelah C-Section? Yuk kita simak bersama tips berikut ini.

Mual Saat Hamil, Normalkah?

Hal yang paling sering dikelukan oleh ibu pada awal kehamilan adalah rasa mual, bahkan ada yang hingga mengganggu aktivitas. Mau tau tips [...]

6 Langkah Atasi Bapil Ibu Hamil Di Rumah

Ikuti 6 langkah sederhana berikut ini untuk atasi gejala batuk pilek pada ibu hamil!

Mencegah Keguguran di Trimester Pertama

Trimester pertama rawan dengan banyak resiko, salah satunya adalah keguguran. Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah hal ini?

Tips Memilih Dokter Kandungan

Moms-to-be, memilih dokter kandungan adalah keputusan yang sangat penting. Yuk simak tips dari Mom Meiliyanti berikut ini.

Waspadai Hal-Hal Ini Saat Hamil

Masalah dalam kehamilan tidak boleh dianggap remeh. Hal-hal ini perlu diwaspadai supaya mencegah yang tidak diinginkan.

8 Manfaat Pijat Ibu Hamil

Pijat bukan hanya untuk membuat tubuh merasa baik, terapi pijat datang dengan banyak manfaat

Air Ketuban Terlalu Banyak Saat Hamil

Dalam kasus dimana ibu hamil memiliki cairan ketuban yang berlebih, apa yang sebaiknya dilakukan? Mari simak ulasan berikut.

Tanda Bahaya Pada Kehamilan

Bagi moms-to-be, ada beberapa hal yang harus segera mendapatkan medical attention jika terjadi pada anda. Mari simak berikut ini.

Pregnancy - Week 16

Apa sih yang terjadi di minggu ke-enam belas kehamilan?

Pregnancy - Week 15

Apa sih yang terjadi di minggu ke-lima belas kehamilan?

Pregnancy - Week 13

Apa sih yang terjadi di minggu ke-tiga belas kehamilan?

Pregnancy - Week 12

Apa sih yang terjadi di minggu ke-dua belas kehamilan? Yuk cari tahu lebih lagi