Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Membesarkan Anak Multilingual

MY STORY  |  PARENTING  |  04 Nov '18


Apakah Moms pernah mendengar orang-orang mengatakan bahwa tidak disarankan untuk memperkenalkan anak kepada lebih dari satu bahasa sejak lahir? Beberapa bahkan berpikir bahwa hal tersebut dapat berdampak buruk bagi perkembangan bicara anak.

Saya sendiri mengalaminya. Ketika orang-orang mendengar saya bicara bahasa Mandarin dengan anak saya, mereka langsung memberikan banyak opini dan menasihati saya bahwa lebih baik bicara bahasa Indonesia, karena dia akan jadi bingung bahasa. Padahal banyak penelitian sudah membuktikan, memperkenalkan anak lebih dari dua bahasa semenjak dini dapat membantu perkembangan otak, bahasa dan sosial secara optimal. Karena itu, saya ingin sharing cara yang bisa Moms & Dads lakukan ketika mengenalkan dua bahasa kepada anak.

Cara Mengenalkan Dua Bahasa kepada Anak

  1. Berkomunikasilah dengan anak sedini mungkin
    Semenjak Wyndon masih di dalam perut, saya berkomunikasi dengannya dalam bahasa Mandarin. Saya ajak bicara, bernyanyi, berdoa dan bercerita.

  2. Saat bayi berceloteh, beri respons dengan kalimat yang baik, bukan dengan bahasa bayi
    Karena walaupun saat itu bayi kita belum bisa bicara, namun dia sudah bisa memproses struktur dan arti bahasa. Saat anak sudah belajar bicara, dia sudah memahami perbedaan beberapa bahasa yang orang tua gunakan.

  3. Bernyanyi, membaca, dan bermain menggunakan bahasa yang ingin diajarkan
    Moms & Dads  harus 'cerewet' berbicara dengan anak, bernyanyi bersama, membaca buku keras-keras, perkenalkan kosakata dengan ekspresi dan nada yang menyenangkan.

  4. Orang tua berbicara dengan dua bahasa yang berbeda
    Usahakan untuk konsisten berbicara dengan anak dalam bahasa masing-masing. Contohnya saya bicara dengan bahasa Mandarin, papa Wyndon bicara dengan bahasa Inggris.

  5. Konsisten. Terus gunakan agar tidak lupa
    Setelah terekspos pada beberapa bahasa berkali-kali, anak otomatis menyerapnya tanpa disadari.

Semoga bermanfaat.

By: Sephyani utomo

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2497 Sephyani utomo

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Puasa HP & TV untuk Mengurangi Kecanduan

Apakah si Kecil memiliki kecanduan terhadap gadget atau TV? Mungkin Moms bisa terapkan puasa gadget/TV.

Membiasakan Anak Makan di Kursi Makannya, Mengapa Tidak?

Moms, sangat penting untuk mengajari anak bahwa saat makan harus duduk, bukan sambil digendong atau berlarian.

Si Kecil Selalu Menempel dengan Mamanya, Bagaimana Perkembangan Sosialnya?

Pada usia berapa sebenarnya Moms sudah bisa mulai memantau perkembangan sosial si Kecil?

Menjadi Orang Tua Anti Panik saat Anak Sakit

Memang tergolong wajar jika orang tua panik saat anaknya sakit, namun respon panik ternyata bisa membahayakan!

Mengenal Karakter si Otak Kanan

Apakah anak yang tidak tenang termasuk anak yang bermasalah? Simak dulu sharing berikut Moms

Menangani si Kecil yang Suka Memukul

Apakah si Kecil sering memukul orang sekitarnya? Moms dapat mencoba cara berikut untuk mengatasinya.

Kapan Life Skills Perlu Diajarkan ke Anak?

Mengajarkan anak beragam life skills akan membantunya untuk menjadi mandiri di kemudian hari.

Si Kecil Tantrum di Mobil, Harus Bagaimana?

Tantrum anak bisa terjadi di mana saja, bahkan di dalam mobil ketika sedang bepergian.

Apakah Lingkungan Mempengaruhi Perilaku si Kecil?

Pergaulan si Kecil harus banget kita pantau lho Moms, bagaimana caranya?

Mitos Seputar Bayi Jatuh

Bayi yang jatuh sekali, akan jatuh lagi sampai sebanyak tujuh kali. Benarkah demikian?

Tips Membangun Komunikasi yang Baik pada Anak

Mom Devina membagikan beberpa tips membangun komunikasi yang baik pada anak. Yuk simak tipsnya Moms!

Bagaimana Cara Mengajarkan Suka Berbagi Kepada Anak?

Anak-anak identik dengan berebut sesuatu. Bagaimana kita menanamkan rasa mudah untuk berbagi?

Manajemen Emosi untuk Ibu Bekerja yang Mempunyai Balita

Memanajemen emosi disaat kita bekerja dan memiiki anak merupakan hal yang sulit. Berikut Mom Wahyu memiliki tips untuk memanajemen emosi, yuk disimak

Kapan Harus Berkata Jangan pada Anak?

Moms, sebenarnya bolehkah berkata jangan pada anak? Yuk simak cara Mom Wahyu dalam mendidik anaknya.

Pelit terhadap Anak, Wajar atau Lebay?

Apakah baik jika kita selalu membolehkan anak untuk membeli barang apa pun yang dia sukai setiap kali pergi ke mal?

Bagaimana Membuat Bayi Cepat Terlelap?

Apakah si Kecil susah sekali dibuat terlelap? Coba ikuti tips dari Mom Vivian berikut ini agar bayi bisa tidur nyenyak.

Saying NO to children?

Moms, benarkah orang tua tidak diperbolehkan menggunakan kata “JANGAN” atau “NO” kepada si Kecil?

Haruskah si Kecil Dipaksa Meminta Maaf?

Mengajari anak untuk meminta maaf harus dimulai di rumah dan di teladani oleh orang tua. Yuk, simak pengalaman Mom Sarah berikut ini.

Anak Suka Memegang Alat Kelaminnya Sendiri?

Pendidikan seks untuk si Kecil penting untuk dimulai sejak usia dini, Moms. Apalagi jika ia mulai gemar memegang alat vitalnya.

Cara Mengatasi Anak Yang Tantrum

Si Kecil sering mengalami tantrum dan tak jarang membuat Moms kewalahan. Tips dari Mom Ade ini bisa membantu mengatasinya.