Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Membedakan Muntah Normal dan Tidak Normal

OTHERS  |  16 Jun '18

Bayi pasti pernah mengalami muntah, namun anda sebagai orangtua jangan panik. Meski begitu, anda juga harus mengetahui kondisi muntah ini apakah normal atau tidak. Berikut adalah pemaparan untuk membedakan bayi muntah normal dan tidak normal:

Muntah Normal

Adaptasi terhadap makanan

Bayi yang masih berusia muda, misalnya beberapa minggu pasti kerap muntah saat diberikan ASI. Kondisi seperti ini karena bayi sedang menyesuaikan dirinya untuk mulai mengonsumsi makanan ke dalam mulutnya. Muntah seperti ini biasanya dikenal dengan gumoh.  

Karena si kecil masih dalam usia muda, biasanya ia gumoh sesaat setelah minum susu. Susu yang si kecil telan akan lewat melalui bagian belakang mulut, setelah itu menuju kerongkongan dan berakhir di lambung. Di antara kerongkongan dengan lambung, ada benda yang disebut cincin otot. Ini adalah jalur makanan menuju lambung. Seperti halnya susu yang dikonsumsi bayi, masuk ke  lambung lalu cincin akan menutup. 

Tapi bila cincin tidak menutup dengan sempurna, maka susu pun akan kembali lagi ke kerongkongan, lalu saat itulah bayi muntah atau gumoh. Proses seperti ini dalam ilmu kedokteran diesut dengan refluks.

mengapa pada usia muda seperti ini, bayi akan sering gumoh atau mengalami refluks? Itu disebabkan oleh kinerja cincin otot yang masih belum sempurna. Biasanya akan stabil saat bayi mulai memasuki usia 4-5 bulan.

Karena menangis

Ketika bayi menangis atau batuk-batuk dengan berlebihan, biasanya ini juga dapat membuat ia muntah. Kondisi ini biasa terjadi pada tahun-tahun pertamanya.

Muntah Abnormal

Muntah yang tidak normal itu berarti ada hubungannya dengan gangguan pada kesehatannya. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan yang menjadi penyebabnya:

  • Terkena racun makanan.
  • Infeksi karena virus atau bakteri.
  • Infeksi pada saluran pernapasan.
  • Infeksi pada telinga.
  • Pneumonia (paru-paru basah)
  • Radang usus buntu.
  • Stenosis pilorus (cincin otot antara lambung dan usus pada bayi terlalu tebal sehingga terhaang dan makanan tidak dapat lewat).
  • Meningitis (infeksi yang terjadi pada selaput pelindung yang menyelimuti otak dan saraf bagian belakang).

Tanda-tanda bahwa bayi Anda mengalami muntah abnormal, antara lain:

  • Bila muntahan pada bayi anda berwarna kuning kehijau-hijauan. Bisa jadi kondisi ini adalah tanda bahwa adanya gangguan pada usus bayi anda.
  • Bayi anda terlihat sangat kesakitan saat muntah.
  • Perut menjadi bengkak saat muntah.
  • Muntah yang berulang setelah mengalami cedera. Segera bawa ke dokter karena bisa jadi bayi anda menderita geger otak.
  • Muntahnya berdarah, jika sedikit jangan cemas. Namun jika banyak, segeralah periksakan ke dokter.
  • Kulit dan mata bayi menguning saat muntah. Bisa jadi kondisi ini adalah tanda bahwa bayi anda menderita jaundice atau sakit kuning.

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist Editor. 

BACA JUGA: Bahaya Benjolan di Payudara pada Ibu Menyusui

540 Babyologist Editor Send Message to Writer

Related Stories