Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Membangkang Bukan karena Bandel, tetapi Memasuki Fase Terrible Two

MY STORY  |  PARENTING  |  TODDLER  |  25 Nov '19


Beberapa minggu lalu mama sering dibuat pusing oleh tingkahnya Zavi yang susah sekali diatur. Kadang tantrum gak jelas, minta sesuatu selalu di awali dengan marah teriak - teriak dan nangis yang berujung ga tau kemauanya apa. Terkadang mama juga udah coba buat menuruti kemaunya tapi anaknya menolak, jika di abaikan juga akan teriak - teriak dan nangis. Di kasih tahu juga kadang di abaikan, kadang membangkang dan makin menjadi - jadi juga. Pusing dan bingung juga mama.. what happen... ?? ini anak kenapa bertingkah sampe bikin kesel sih, maunya apa coba? Pernah ga moms disini yang mengalami seperti saya? Yapppss... pasti 90% moms disini pernah mengalami seperti saya. Jangan panik ya moms dan jangan berpikir kalau si kecil ini bandel.


Tahu ga moms, ternyata kejadian ini termasuk dalam masa pertumbuhan si kecil yang di sebut dengan FASE TERRIBLE TWO. Dan bener aja, fase ini terjadi rata - rata pada usia anak 2 tahun dimana usia Zavi saat sekarang ini memasuki 2 tahun, sebenarnya tidak hanya 2 tahun juga yang menjadi patokanya sebelumnya juga pernah tantrum, tapi yang sangat parah disaat Zavi usia 2 tahun sekarang ini.

Saya baru tahu tentang fase terrible two ini dari suatu forum dan akhirnya mencoba mencari tahu tentang fase ini. Dari yang saya baca FASE TERRIBLE TWO adalah fase dimana anak mulai banyak tingkah, suka membangkang dan susah untuk diatur, karena pada fase ini anak mulai banyak keinginan tapi belum mampu untuk mengendalikan pikiran dan perasaanya. Jadi kebanyakan cara untuk mengungkapannya dengan cara tantrum.

Dari pengalaman saya beberapa waktu lalu, saya mau sharing nih moms cara saya mengahadapi Zavi yang sedang dalam fase terrible two ini:

• CONTROL EMOSI
Nahhh... ini nih yang menjadi ujian terbesar mama, bener gak moms??? Mama sering kali lose control buat nahan emosi karena keburu geregetan sama tingkah laku si kecil. Justru semakin emosi anak akan semakin menjadi-jadi dan menguji batas kesabran kita.

• HINDARI KATA " JANGAN "
Semakin kita bilang "jangan" anak akan semakin melakukan hal - hal yang kita larang. Kata "jangan "bisa di ibaratkan dengan kata suruhan atau kata pengingat. Contohnya nih kita sendiri orang dewasa kalau dilarang "Jangan memikirkan bola bewarna merah" tanpa kita sadari kita sudah membayangkan bola warna merah tersebut padahal sudah di katakan JANGAN. Nahhh.. sama halnya dengan si kecil jika kita larang, baiknya kita alihkan dengan kata yang lain misalnya "jangan lari - lari" di ubah dengan kata "pelan - pelan ya jalanya nak, nanti jatuh sakit "anak akan berfikir kalau jatuh itu sakit maka jalan perlahan - lahan.

• DISTRAKSI
Salah satu cara bisa dengan mengalihkan perhatian si kecil moms.. ketika Zavi mulai tantrum saya coba untuk memberikan pilihan kegiatan yang dia sukai. Misalnya menggambar, Zavi lagi senang - senangnya main spidol coret-coret. Saat tantrum hal tersebut saya jadikan pilihan untuk mengalihkan perhatianya, dan akhirnya dia lupa dengan tingkahnya tadi.

• TEGAS & KONSISTEN
jika dari awal kita sudah menerapkan aturan, maka moms tetap tegas dan konsisten dengan aturan yang dibuat ya moms. Sekali tidak tetap tidak.. jangan sampai luluh dengan tangisanya. Beri pemahaman pada si kecil supaya si kecil paham dengan dia menangis tidak akan membuatnya bebas dari segala aturan.

Memang menghadapi si kecil yang memasuki fase terrible two ini tidak mudah ya moms, butuh extra kesabaran dan ketenangan. Yang terpenting kosistensi di dalam lingkungan juga harus membantu, Macam saya yang masih tinggal sama orang tua jadi kita juga kasih pemahaman sama keluarga juga. Contohnya hal kecil aja, ketika anak udah tantrum minta makan es cream, mama udah larang terkadang neneknya yang malah ngasih dengan alasan kasihan nangis terus. Jangan ya moms, disini kosistensi yang saya maksud dan harus berlaku untuk siapapun yang ada dilingkungan si kecil. Langkah yang baik akan berdampak baik juga untuk ke depanya. Itulah beberapa cara dari pengalaman saya, semoga membantu mommies yang sedang bingung mengahadapi si kecil dalam memasuki fase Terrible two ya moms.

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

724 Tyas Defy

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Terrible Two or Terrific Two, Yang Mana Yang Cocok untuk si Kecil?

Si Kecil sering tantrum? Tenang Moms, you're not alone. Yuk simak cerita berikut ini.

Tips & Tricks Potty Training Ala Mama Alby

Moms sedang mempersiapkan si Kecil untuk potty training? Simak tips dan trik berikut ini ya.

Proses Menyapih si Kecil Serta Berbagai Persiapannya Part 2

Yuk simak lanjutan cerita Mom Risya berikut ini tentang proses menyapih.

Kapan Sebaiknya Mengajak Si Kecil Gowes?

Mengajak anak gowes, sebaiknya dimulai sejak usia berapa? Kami pun berusaha mencari informasi sebanyak mungkin untuk memenuhi kualifikasi tersebut.

Yuk, Moms, Cegah Stunting Sejak Si Kecil dalam Kandungan!

Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang harus diatasi sejak dini. Simak penyebab, dampak, dan cara mengatasi stunting pada anak berikut ini.

Belajar Mengenal Angka dengan Tempelan Kulkas

Saya sedang mengajari Stacy untuk mengenal bentuk angka-angka. Namun, saya ingin mengajarinya sambil bermain sehingga Stacy senang dan [...]

Mari Menjalani Fase Teribble Two dengan Bahagia

Keputusan menjadi orang tua dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dan bukan perkara yang mudah.

Bagaimana agar si Kakak Tidak Cemburu pada Adiknya

Pertanyaan ini sering muncul di hati saya sejak saya mengandung anak ke 2. Moms and Dads juga mengalami yang sama? Yuk simak berikut ini.

Role Model Terbaik Adalah Ayahku

Proses mengandung, melahirkan dan membesarkan buah hati tidak hanya menjadi tugas ibu lho Moms!

Menghadapi Tantrum Anak Usia 14 Bulan

Tantrum, sebuah momok yang sudah tidak asing di telinga orang tua.

Tips agar Anak Tidak Menjadi Pelaku Bullying

Beberapa saat yang lalu warganet dikejutkan dengan kabar meninggalnya artis K-Pop yang bunuh diri karena depresi

Tips Memilih Tontonan Anak

Peran kita sebagai orangtua dalam memberikan hiburan pada si Kecil sangat penting loh Moms

Meningkatkan Bonding antara Ayah dan si Kecil saat LDM

Long Distance Marriage adalah sebuah istilah yang dibuat untuk pasutri yang menjalani pernikahan jarak jauh.

Mengatasi Rasa Cemburu Kakak Terhadap Adik Barunya

Saya ingin sharing tentang pengalaman menjadi Mom of two, karena tanggal 2 November lalu saya melahirkan anak kedua.

Disiplin saat Masih Balita, Pentingkah?

Saat menjadi ibu, naluri & pemikiran saya berkembang, naluri melindungi, menyayangi dsb yang menyangkut anak saya.

Tips Mengajarkan Kakak Menyayangi Adiknya Sejak di Dalam Perut

Walau Daud masih kecil banget & belom ngerti apa itu adik, aku berusaha banget untuk kasih tau dia dari sekarang

Berbagai Aktivitas Agar si Kecil Betah di Dalam Pesawat

Aktivitas berikut ini bisa moms coba agar si Kecil betah di dalam pesawat lho

Punya Dua Balita, Moms Harus Siap Jadi 'Super Mom'

Saya memiliki 2 balita dengan jarak yang cukup dekat, saya jaga & besarkan sendiri tanpa bantuan nanny atau orang tua.

Saat si Kecil Bertanya: Kenapa Bunda Bisa Hamil?

Moms, pasti pernah ya berada dalam momen seperti itu. Atau si Kecil bertanya, aku lahir dari mana sih Bunda?

Orangtua Selalu Membandingkan Anak, Ini Dampak Negatifnya!

Pernahkah di antara kita sebagai orang tua membandingkan anak sendiri dengan anak orang lain atau antar saudaranya?