Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Memasuki Usia 2 Tahun Si Kecil Susah Diatur

PARENTING  |  29 Jun '18


Saat menginjak usia 2 tahun, kemampuan Si Kecil sudah sangat meningkat. Tidak hanya mulai senang bicara, Si Kecil pun mulai senang menjelajah lingkungan, sudah mampu berlari dengan seimbang, mampu memanjat tangga sudah bisa memegang dan menggunakan benda-benda dan lainnya. Selain itu, Si Kecil pun sudah bisa menorehkan coretan yang mereka anggap tepat, sudah punya keinginan dan sudah mulai punya inisiatif.

Apa Saja Perkembangan Menakjubkan Si Kecil di Usia 2 Tahun ?

2 tahun sebenarnya usia yang sangat menakjubkan, dimana perkembangan otak Si Kecil berjalan sangat cepat. Misalnya, untuk otak bagian depan yang mengatur sistem limbik, telah berkembang pesat hingga membuat perkembangan emosi, memori, tingkah laku dan motivasi berjalan maksimal.

Secara fisik, kemampuan motorik Si Kecil pun makin terampil. Hal ini terlihat dari kemampuan Si Kecil dalam berjalan dan berlari yang lebih terkontrol, Si Kecil sudah bisa memanjat tangga atau tempat-tempat yang lebih tinggi lainnya, dan mampu mengangkat benda yang cukup ringan. Sementara untuk fungsi kognitif, Si Kecil sudah bisa menyadari kemampuan panca indranya, sehingga dia pun bisa melihat berbagai objek dengan jelas, mampu mendengar dan membedakan suara, membedakan aroma, mengerahui rasa, tekstur, suhu dan lainnya.

Untuk kemampuan bicara, Si Kecil sudah bisa mengucapkan beberapa kata, bahkan sudah bisa merangkainya dalam kalimat sederhana (terdiri 2-3 kata yang bermakna). Dengan kemampuan ini, Si Kecil pun kini sudah mulai belajar berinteraksi dengan orang lain, mampu melakukan pengamatan terhadap lingkungannya, mengenali bahaya, punya rasa takut dan inisiatif untuk menjauhinya, serta kemampuan lainnya yang menakjubkan.

Kenapa Si Kecil Sulit Diatur Di Usia 2 Tahun?

Cenderung bertingkah saat usia 2 tahun ternyata bukan hanya sebatas mitos. Apa yang diperlihatkan Si Kecil merupakan salah satu bagian terpenting dalam pertumbuhannya. Beberapa penyebab kenapa Si Kecil kerap bertingkah dan sulit diatur saat usia 2 tahun, atau yang dikenal dengan istilah masa terrible two. Si Kecil pun masih belum punya kontrol diri dan emosi. Dengan kata lain, Si Kecil hanya sebatas punya keinginan, tapi belum mampu mengendalikan pikiran dan perasaannya. Si Kecil sedang mengembangkan otonomidirinya, dan sudah mulai ingin melepaskan diri dari kontrol orang lain (external control).Si Kecil belum tahu tentang aturan keinginan atau tujuan, harus dilewati dengan proses. Sehingga mereka cenderung memaksakan diri dan sulit menerima penundaan. Si Kecil belum tahu tentang perbedaan benar dan salah, bahaya dan aman, dan aturan dasar lainnya, sehingga dia pun cenderung sulit untuk diatur.

Apa Yang Harus Moms Lakukan?

Beberapa hal yang harus Moms lakukan untuk menghadapi fase terrible two :

  • Moms harus menjaga emosi dengan cara tetap tenang saat Si Kecil mulai susah diatur. Sikap emosional hanya akan meninggalkan trauma dan ketakutan.
  • Moms harus mampu membantu Si Kecil mengungkapkan keinginan dengan cara bicara yang baik. Sampaikan keinginan moms ini dengan tenang agar Si Kecil mencontohnya dengan baik.
  • Moms harus memberikan dan mengajari Si Kecil perbedaan antara benar dan salah, bahaya dan aman dan lainnya.
  • Moms harus menjelaskan apa yang boleh dan tidak boleh Si Kecil lakukan, kemudian ungkapkan alasan kenapa dia harus menjauhinya.

Jika Si Kecil harus diberi penerangan secara sederhana terkait keinginan dan sikapnya. Mungkin terdengar sulit, tapi jika dilakukan secara terus menerus, Si Kecil akan paham apa yang dimaksudkan oleh Moms sebenarnya.

Jangan Lupa Berikan Pujian

Saat usianya mencapai 2 tahun, Si Kecil sudah memiliki perasaan bahagia dan tersanjung atas pujian yang diberikan kepadanya. Jika Si Kecil butuh pujian saat dia berhasil melakukan kebaikan. Misalnya, saat dia berhasil mengikuti keinginan moms untuk diam, puji dia dan katakan jika sikapnya sangat baik. Jangan lupa berikan pelukan dan cium pipi atau keningnya sebagai ungkapan rasa sayang. Saat moms berhasil menunjukan jika apa yang dilakukannya sudah benar lewat pujian, otomatis Si Kecil pun akan tergoda untuk melakukan hal yang sama dikemudian hari. Mungkin awalnya hanya ingin dapat pujian, tapi selanjutnya dia akan melakukannya sebagai sebuah kebiasaan baik.

Jadi, disiplin bisa ditegakkan dengan pujian dan ungkapan sayang. Menegakkan kedisiplinan dengan kekerasan, teriakan atau bahkan makian, hanya akan menumbuhkan rasa takut yang berujung stres. Alhasil, bukan solusi yang didapat, melainkan masalah baru yang bisa menghambat pertumbuhannya.

Semoga bermanfaat.

By: Merry Lim

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

2529 Merry Lim

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Bagaimana Tangani si Kecil yang Bertengkar dengan Temannya?

Jika si Kecil bertengkar dengan temannya apa yang harus Moms lakukan? Berikut tipsnya

It's Time for Potty Training!

Kapan idealnya si Kecil melakukan potty training? Lalu apa saja tipsnya ala Mom Meiik? Yuk disimak

Ajari Kemandirian pada si Kecil

Mendidik anak bukan suatu hal yang mudah, salah satunya tentang kemandirian. Lalu mengapa perlu?

Cara Mengatasi Cemburu pada Pengasuh

Meninggalkan si Kecil bersama pengasuh karena pekerjaan, tak jarang membuat anak lebih dekat pada pengasuh.

Hal Yang Harus Dihindari Saat Memulai Toilet Training

Saat memulai masa toilet training, ada beberapa hal yang perlu Moms hindari. Apa saja hal-hal tersebut?

Campur Tangan dalam Mendidik Anak

Apa yang harus dilakukan jika pihak keluarga besar mendidik si Kecil dengan cara yang kurang Anda setujui?

Toilet Training pada Bayi

Yuk ikuti tips toilet training dari Mom Melissa berikut ini untuk melatih si Kecil ke toilet sejak dini.

Apa Hal yang Paling Dibutuhkan Batita?

Memiliki anak usia batita merupakan saat di mana kita sebagai orang tua harus ekstra sabar. Mengapa?

Mengatasi Ketakutan Anak Saat Pertama Kali Sekolah

Moms, apakah si Kecil sudah saatnya sekolah? Untuk mengurangi kecemasannya saat pertama kali sekolah, ikuti tips berikut ini.

Tips Sukses Toilet Training

Toilet training adalah fase pengenalan tentang BAK dan BAB kepada anak agar tidak tergantung lagi pada popoknya. Fase ini adalah fase paling [...]

Manfaat Playdough bagi Perkembangan Motorik Halus Anak

Salah satu sensori toys yang menjadi favorit anak-anak adalah Playdough. Tahukah Moms bahwa sebenarnya Playdough memiliki banyak manfaat?

Makan Dengan Tangan Kanan Atau Kiri?

Moms, apakah salah jika si Kecil makan menggunakan tangan kiri? Mengajarkan anak untuk sopan mulai dari hal terkecil seperti makan itu penting [...]

Mengapa Si Kecil Berperilaku Lebih Buruk Ketika Bersama Ibunya?

Moms, apakah si Kecil suka bertingkah lebih buruk ketika bersama Moms? Ternyata hal ini adalah sesuatu yang baik. Mengapa? Yuk cari tahu [...]

Banyaknya Manfaat Menggendong Bayi

Moms, dengan menggendong bayi ternyata banyak memiliki manfaat lho. Apa sajakaj itu? Mari simak yang satu ini.

Efek Negatif Sering Membandingkan Anak

Membandingkan anak memang sering dilakukan, namun apakah Anda tahu bahwa hal ini memiliki dampak negatif?

Tips Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman untuk Si Kecil

Setiap orang tua pasti menginginkan agar Si Kecil tetap merasa aman. Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan agar kondisi aman [...]

Tips Atasi Si Kecil Rewel Di Mall

Seberapa sering Si Kecil merengek atau alami tantrum saat di mall? Mari simak pengalaman Mom Valent Cindy dalam mengatasinya.

Tips Agar Anak Tidak Manja

Moms, pernahkah berada di posisi disaat Si Kecil sedang menginginkan sesuatu dan dia merengek secara berlebihan? Mungkin cara berikut dapat [...]

Tips Parents Menemani Anak Belajar Dirumah

Mengajari Si Kecil belajar sejak dini juga dapat dilakukan dirumah lho Moms. Yuk simak tips parent belajar bersama Si Kecil berikut.

Bonding Dengan Ayah Jadikan Anak Lebih Percaya Diri

Tahukah bahwa terbiasa melakukan bonding dengan Ayah, IQ nya dapat meningkat? Lantas bagaimana cara menjalin bonding bersama ayah?