Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Melatih si Kecil Berinteraksi Sosial Sejak Dini

MY STORY  |  PARENTING  |  05 Apr '19


Sebagai orang tua, tentunya kita ingin yang terbaik untuk si Kecil, termasuk dalam hal interaksi sosial. Tahukah Moms bahwa interaksi sosial yang baik dapat dilatih sejak dini?

Sejak usia 7 bulan, Yura sudah dilatih untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, baik itu keluarga, tetangga bahkan pada SPG di supermarket. Awalnya memang sulit, tapi ketika dibiasakan secara perlahan akhirnya bisa. 

Pertama kali aku ajari dia cara yang sederhana. Pertama, cukup melambaikan tangan sambil berkata "hai!" Cara ini memang sederhana tapi ternyata bisa berlanjut hingga saat ini. Di setiap kesempatan, Yura selalu melambaikan tangan sambil berceloteh kecil meskipun memang celotehannya belum cukup jelas. Dari hal kecil seperti itu, kita dapat melihat dan menilai bahwa anak kita sudah dapat menangkap pelajaran baru, lho Moms.

Selain melambaikan tangan dan berkata "hai!" ada beberapa hal lain yang saya ajarkan kepada Yura agar ia bisa berinteraksi. Berikut cara-cara yang saya ajarkan:

Ajarkan cara berjabat tangan atau salim

Yura sudah dapat berjabat tangan sejak usia 10 bulan. Awalnya hanya orang terdekat saja yang diajak tetapi secara perlahan sudah bertambah. Mulai dari teman ayahnya, saudara yang jarang bertemu hingga bakhan mba kasir di supermarket. 

Ajarkan senyum

Dengan mengajarkan senyum, kita secara tidak langsung melatih otot-otot pipi sejak dini agar jauh dari keriput. Bagi saya, senyum juga merupakan suatu ibadah. Dengan tersenyum juga kita bisa menambah teman. Hal ini saya perhatikan sendiri sewaktu liburan tahun lalu, Yura mendapat teman baru dan berfoto bersama. Hal ini hanya hanya dilakukan dengan cara yang sederhana, yakni senyum. 

Ramah dan santun

Ada pepatah, buah jauh tidak jauh dari pohonnya. Aku memang selau berhati-hati dalam bersikap jika sedang di depan Yura. Salah satunya adalah untuk bersikap ramah. Aku contohkan dia untuk menyapa orang yang lebih tua dengan ramah dan santun maupun tidak mengucapkan kata-kata yang kasar di depan dia.

Meski demikian, kita harus sering mengawasi si Kecil, ya, Moms, terutama ketika mereka berinteraksi dengan orang asing. Mengajarkan akan bahaya orang asing ini menurut saya bisa mulai diajarkan ketika ia berusia 2 tahun. Sebab, pada usia tersebut, si Kecil sudah mampu memahami lebih banyak kosakata. Yang harus diingat, mengajarkan si Kecil untuk berinteraksi sosial harus dilakukan secara perlahan. Pastikan Moms mengajarkannya dengan menyenangkan dan tidak memaksa.

Semoga bermanfaat.

By: Monica Futry Nirwana 

Copyright by Babyologist

 

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1996 Monica Futry nirwana

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Uang Sekolah Makin Mahal, Gimana Cara Mempersiapkannya?

Memberikan pendidikan terbaik bagi si Kecil merupakan salah satu kewajiban utama Moms & Dads.

It’s Okay to Not Be Okay

Dalam mengasuh anak, tentu Moms mengharapkan si Kecil tumbuh menjadi pribadi dengan kondisi fisik

Tips Praktis Memompa ASI di Kantor

Hai Moms, Meskipun pandemi virus corona belum berakhir, tapi banyak dari kita yang sudah

Tips Menghindari Toxic Parenting

Hai Moms, Siapa disini yang minggu lalu nonton Babyo Channel Ngobrol Bareng Babyo dengan topik

Ketika Dads Sibuk dengan Hobinya

Setiap hari Jumat, sekarang Babyo Connect memiliki "Apa Kata Moms?" yang akan membahas topik yang terasa tabu Moms bahas, atau uneg-uneg yang [...]

Anak Umur 2 Tahun Belum Bisa Ngomong, Wajarkah?

“Anaknya 2 tahun? Sudah bisa ngomong belum? Oh, speech delay? Sama donk seperti anak saya. Gpp nanti usia 3 tahun juga bisa sendiri.”

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebagai Working Mom

Menjadi seorang working Mom tentunya memiliki tantangan tersendiri. Yuk simak tips dari Mom Inayah berikut ini.

Hal yg Bisa Dilakukan untuk Mengisi Kegiatan si Kecil di Rumah Selama Pandemi

Moms, yuk simak aktvitas yang bisa dilakukan di rumah bersama si Kecil berikut ini.

Fiersa is Turning One

Merayakan ulang tahun pertama pastinya adalah moment yang tidak bisa dilewatkan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Caraku Mempertahankan Keutuhan Rumah Tangga di Tengah Pandemi

Rumah tangga yang harmonis pasti sudah menjadi dambaan pasutri. Simak tips berikut ini yuk Moms and Dads!

Caraku Mengatur Keuangan Keluarga di Kondisi Pandemi

Di tengah-tengah pandemi ini tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keluarga yang terdampak secara ekonomi. Simak tips berhemat berikut ini yuk!

Punya Anak Perempuan Lebih Boros?

Hayo siapa yang punya anak perempuan dan merasa boros karena beli barang-barang lucu atau baju untuk Si Kecil? Sebenarnya boros tidaknya [...]

Cerita Sibling Goals di Usia Berdekatan

Bagaimana ya caranya agar kakak adik rukun? Yuk, simak cerita berikut ini.

Mengajarkan Kemandirian Sejak Dini Penting Gak Sih Moms?

Mengajarkan si Kecil untuk mandiri sedari dini memiliki banyak manfaat loh Moms. Yuk, simak berikut ini.

Ide Kreatif Bermain Saat Mati Lampu

Mati lampu memang menjadi kondisi yang kurang nyaman. Namun, Moms bisa memanfaatkan kondisi ini untuk barmain dengan si Kecil.

Suamiku Ayah ASI! Yuk Tanamkan Positif Mind!

Hai para istri, yuk belajar cara merayu suami agar mau untuk menjadi ayah ASI berikut ini!

Pengalaman Lebaran Pertama Tanpa Keluarga

Meskipun jauh dari sanak saudara, Lebaran sudah seharusnya menjadi momen yang dirayakan. Yuk, simak cerita berikut ini.

Setahun Bersama Babyologist

Moms, yuk simak pengalaman Mom Dinar setahun bersama Babyo berikut ini.

Menjadi Istri dan Teman Bagi Suami di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 ini sangat berdampak pada ekonomi keluarga. Yuk belajar jadi Istri yang baik dan teman bagi suami kita.

Semakin Harmonis Di Masa Pandemi

Moms and Dads, yuk simak tips untuk semakin harmonis selama masa pandemi ini.