Manufacturers

Suppliers

  • 120
  • 15
  • 160
  • 25
  • 400

Melahirkan dengan Operasi Sesar ala Raisa, Begini Persiapannya

PREGNANCY  |  13 Feb '19


Operasi sesar atau C-Section adalah operasi yang dilakukan untuk melahirkan bayi melalui sayatan di perut dan rahim. Operasi ini sering dikenal dengan seksio sesaria. Meski biasanya hanya dilakukan bagi Moms yang memiliki kendala saat proses persalinan, operasi sesar juga bisa dilakukan untuk ibu yang tidak memiliki kendala saat proses persalinannya. Banyak artis yang memutuskan untuk melakukan operasi sesar. Salah satunya adalah penyayi Raisa yang baru-baru ini juga melakukan operasi sesar.

Namun, sebetulnya apa sajakah ciri-ciri ibu yang memerlukan operasi sesar? Persiapan apa saja yang harus ibu lakukan? Apakah ibu dengan kondisi normal boleh melakukan proses ini? Sebelum Moms memutuskan untuk melakukan operasi sesar ala Raisa, simak bincang-bincang Babyo dengan dr. Grace Valentine, Sp.OG tentang persiapan operasi sesar, yuk!

Apa ciri-ciri ibu harus dioperasi sesar?

Operasi sesar ini tidak dilakukan pada semua ibu hamil. Hanya beberapa kasus yang membutuhkan operasi sesar demi keselamatan ibu atau bayi. Operasi sesar ini dapat dilakukan secara terencana atau gawat darurat. Beberapa indikasi operasi cesar gawat darurat adalah:

  • Perjalanan persalinan yang lambat atau tidak maju.
  • Gawat janin, kondisi janin dalam stres sehingga denyut jantung semakin cepat atau melambat.
  • Gangguan pada plasenta atau tali pusat yang dapat membahayakan janin.
  • Ukuran bayi yang terlalu besar.

 Beberapa indikasi operasi cesar terencana adalah:

  • Kepala janin tidak masuk panggul
  • Kelainan jantung pada ibu
  • Gangguan plasenta
  • Kelainan letak janin: letak sungsang, letak lintang
  • Kehamilan multiple: kembar, triplet (kembar tiga)
  • Infeksi ibu seperti HIV, herpes genital
  • Kondisi medis ibu seperti tekanan darah tinggi atau diabetes

Persiapan apa saja yang harus dilakukan ibu yang akan melahirkan sesar?

  • Sebelum menjalani operasi sesar, ibu akan diminta untuk melakukan beberapa pemeriksaan tambahan (laboratorium, dan rekam jantung bila perlu) dan pemeriksaan oleh dokter anestesi (dokter bagian pembiusan) untuk memastikan ibu dalam kondisi baik untuk pembiusan dan menjalani operasi nanti.
  • Ibu juga akan diminta untuk berpuasa makan dan minum selama minimal 6 jam sebelum operasi pada operasi sesar elektif (terencana)
  • Perlengkapan dan pakaian ibu dan bayi selama perawatan

Bagaimana prosedur melakukan sesar?

Sebelum operasi dimulai, Anda akan dipasang infus, sebagai jalur memasukkan cairan dan obat selama operasi. Perawat atau dokter akan mencuci perut Anda. Anda juga akan diberikan antiobiotik untuk mencegah infeksi.

Setelah itu, Anda akan dibius (anestesi spinal atau epidural) sehingga tidak merasakan nyeri dari perut hingga kedua tungkai.  Pembiusan umum hanya dilakukan pada kasus tertentu dengan kegawatdaruratan. Kemudian kateter atau selang kecil akan dimasukkan ke saluran kencing Anda sehingga kandung kemih Anda kosong selama operasi. Hal ini dlakukan untuk menurunkan kejadian cedera kandung kemih selama operasi.

Setelah pembiusan dilakukan, dokter Anda akan melakukan sayatan perut bawah, di dekat tulang kemaluan, sepanjang 10-15 cm sesuai perkiraan ukuran bayi. Kemudian bayi Anda akan dilahirkan melalui insisi tersebut. Setelah bayi lahir, plasenta akan dilahirkan melalui sayatan yang sama. Selanjutnya, dokter akan melakukan penjahitan untuk menutup sayatan tadi.

Jika ibu dan bayi dalam kandungan dalam keadaan baik, apakah boleh melahirkan sesar?

Umumnya operasi sesar dilakukan berdasarkan atas adanya indikasi.

Jika tidak ditemukan adanya indikasi baik dari ibu ataupun dari bayi untuk operasi sesar, dan pasien yang meminta dilakukan operasi tanpa adanya indikasi, kondisi ini disebut cesarean section by maternal request. Sebelum hal ini dilakukan, idealnya ibu wajib diberitahukan mengenai risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi pada operasi sesar. Bila pasien sudah mengerti dan menerima risiko dan kemungkinan komplikasi tersebut, dan masih ingin menjalani operasi, tentunya operasi sesar dapat dilakukan.

Beberapa Risiko dan komplikasi yang mungkin terjadi pada operasi cesar:

  • Infeksi pada luka operasi
  • Perdarahan
  • Sumbatan pembuluh darah pada tungkai, organ kandungan atau paru-paru
  • Cedera pada ibu atau janin
  • Risiko pembiusan seperti mual, muntah atau nyeri kepala
  • Risiko pada kehamilan selanjutnya

Bila akan hamil kembali, wanita dengan bekas cesar memiliki risiko robekan pada luka operasi (rupture uterus). Jarak antar kehamilan minimal 2 tahun. Selain itu risiko gangguan pada plasenta seperti plasenta previa atau gangguan implantasi plasenta seperti plasenta akreta meningkat. Pada kasus plasenta akreta, umumnya berujung pada perdarahan hebat hingga kemungkinan operasi angkat rahim yang meningkat.

Lalu, bagaimana proses pemulihan setelah operasi sesar? Benarkah perawatan dan pemulihan setelah operasi sesar lebih lama dari pada melahirkan normal? Temukan jawabannya di artikel Babyo selanjutnya!

Semoga bermanfaat.

By: Babyologist

Narasumber: dr. Grace Valentine, Sp.OG.

Copyright by Babyologist

Yuk download aplikasi Babyo di Android & iOS dan bergabung dengan ribuan Moms lainnya untuk saling berbagi cerita dan mendapatkan rewards! You really don't want to miss out!

1433 Babyologist Indonesia

Comments

Related Stories

LATEST POSTS

Demam Berdarah saat kehamilan

Demam Berdarah saat kehamilan Kali ini saya mau sharing pengalaman tiba2 kena demam berdarah saat kehamilan saya baru 28 minggu di bulan [...]

Ikhtiar Melahirkan Normal

Karena segalanya perlu diupayakan, begitu juga dengan proses persalinan. Betul tidak moms? Waktu hamil dulu, saya ingin sekali melahirkan secara [...]

Manfaat Berbicara dengan Janin Dalam Kandungan

Waktu hamil dulu sering mengajak ngobrol dedek bayi tidak moms? Nggemesin ya ngobrol sendiri sama bayi, apalagi kalau pas elus-elus perut terus [...]

Kelahiranmu, Keajaiban Bagiku

Tentang cerita persalinanku, bagi banyak orang mungkin biasa saja, tidak ada yang istimewa. Bukan persalinan ekspres, bukan pula persalinan [...]

HIPERSALIVASI Saat Kehamilan Pertama

Waktu trimester pertama aku hamil rasa mual itu sudah pasti aku alami. Lama kelamaan rasa mual itu terasa makin menjadi-jadi, muntah ketika [...]

Pregnancy Badge

Halo moms! Nama saya Banni Bestina, dan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menggunakan pregnancy badge di Jepang (pre-pandemi).

Memulai Kenyamanan Hidup Dengan Memilih Pakaian Dalam Sorella

Kenyamanan hidup bisa kita mulai dari diri sendiri, dan mood merupakan salah satu yang menentukan kenyamanan yang akan kita rasakan. Jika kita [...]

Tips Menjaga Penampilan Meskipun Sudah Melahirkan...

Tips Menjaga Penampilan Meskipun Sudah Melahirkan 9 dari 10 moms yang sudah melahirkan, pasti merasa bentuk tubuhnya sudah berubah dan tidak [...]

Pengalaman Melahirkan Normal dengan Minus Mata Tin...

Pengalaman Melahirkan Normal dengan Minus Mata Tinggi Hai Moms, apa kabarnya nih Moms? Semoga selalu diberi kesehatan ya Moms. Nah, dalam [...]

MY STORY WITH BRANDS SARIPATI AYAM

Halo moms semua.. Let me sharing ya tentang storyku bersama BRANDS Saripati Ayam. Sebelumnya produk apa sih ini? Jadi ini adalah uplemen [...]

Untuk Bunda-bunda yang sedang bersedih karena kegu...

Untuk Bunda-bunda yang sedang bersedih karena keguguran... I felt you. Terutama ditambah dengan situasi pandemi seperti ini, tapi kita tidak [...]

#SiapJagaImun Bersama BRAND's Saripati Ayam

Jadi ibu itu kadang perlu egois. Kalo gak egois, kita gak bisa jadi diri sendiri. Kalo gak egois, kita akan selalu mengiyakan kata orang lain [...]

Tips Menghadapi Stres Pada Bumil

Bismillah setelah kita mengetahui faktor dan dampak stres pada ibu hamil. Berikut ada beberapa tips yang bisa moms ikuti. 1. Menghirup aroma [...]

Dampak Stres Pada Bumil

Bismillah Melanjutkan sharing sebelumnya ummi sarah mau sharing mengenai dampak dan tips stress pada bumil, yuks kita simak moms. Stress pada [...]

Faktor Stress Pada Bumil

Bismillah Ketika tiba masa kehamilan merupakan moment yang tidak pernah bisa dilupakan oleh setiap moms, moms akan hidup bersama bayi yang ada [...]

Secepat ini dirimu hadir, Nak...

Secepat ini dirimu hadir, Nak... Setiap bulan selalu pantengin kalendar, ini udah resiko sebagai seorang Ibu tanpa KB. Cuma mengandalkan [...]

Payudara Membengkak Saat Hamil Muda, Apakah Wajar?...

Payudara Membengkak Saat Hamil Muda, Apakah Wajar? Hai moms semua, sudah lama nih aku tidak sharing di babyo. Kangen sekali rasa nya. Sudah [...]

Rekomemdasi Pompa Asi BERDEE S2 Design ergonomis yang mewah dan compact

Hallo teman-teman, saya mau merekomendasikan Pompa ASI Berdee S2 kpd teman2 tercinta ku, ini foto diambil sudah lama 😆 dan semuanya skrg sudah m [...]

Proses Persalinan yang Tidak Terduga

Aku inget betul waktu itu hari rabu, 18 oct 2017 pagi, usia kandungan sudah 37 minggu. entah kenapa hari itu tiba-tiba malas bangun padahal [...]

My First Pregnancy Apa gejala kehamilanku? Dan bagaimana cara mengatasinya?

Mau sharing sedikit tentang kehamilan pertamaku.. Apa aja sih yang aku alami dari mulai tau aku hamil sampai sekarang menginjak hampir 8 bulan? [...]